"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Rabu, 28 Juni 2017

Gaji Presiden dan Wakil Presiden Tidak Naik Sejak 2001

 

Adanya kabar yang menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo mendapatkan kenaikan gaji adalah tidak benar. Hingga saat ini, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla masih menerima gaji sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden. 

Dalam pasal 2 Undang-Undang tersebut, tercantum bahwa gaji pokok Presiden adalah enam kali gaji pokok tertinggi pejabat di Indonesia selain Presiden dan Wakil Presiden. Sementara gaji pokok Wakil Presiden adalah empat kali gaji pokok tertinggi pejabat selain Presiden dan Wakil Presiden.

Selanjutnya, menurut Peraturan Pemerintah No. 75 Tahun 2000, gaji pokok tertinggi pejabat negara (Ketua DPR, MA, BPK) adalah sebesar Rp. 5.040.000 per bulan. Dengan demikian, besarnya Gaji Pokok Presiden setiap bulannya adalah enam kali gaji tersebut, yaitu Rp. 30.240.000. Sedangkan Gaji Pokok Wakil Presiden setiap bulannya adalah empat kali dari gaji tersebut yakni Rp. 20.160.000.

Adapun besarnya tunjangan jabatan yang diterima Presiden dan Wakil Presiden setiap bulannya sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 68 Tahun 2001 yaitu sebesar Rp. 32.500.000 untuk Presiden dan Rp. 22.000.000 untuk Wakil Presiden.

Dengan demikian, besaran penghasilan yang diterima oleh Presiden dan Wakil Presiden tidak mengalami perubahan sejak tahun 2001.

Surakarta, 28 Juni 2017
Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
by Facebook Comment

Ini Jejak Barrack Obama di Yogyakarta. #ObamaPiknikkeJogja

 

Sumber: Caramudah.id 


Tidak banyak yang tahu kalau Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama pernah menghabiskan masa kecilnya di Yogyakarta. Ya, Obama sering menghabiskan masa liburan saat kecilnya di rumah pamannya, Prof Drs Iman Sutiknyo yang bertugas di UGM. Di sebuah kamar terletak di perumahan dosen UGM, Blok D 7, Bulaksumur, Jogja banyak tersimpan kenangan masa kecil Barrack Obama yang kini menjadi Presiden ke 44 Amerika Serikat.

Obama kecil sering menghabiskan waktu liburannya di tempat ini karena ayah tiri Obama, Lolo Soetoro adalah orang Jogja asli. Orang tua beliau berasal dari Ngasem, sedangkan istri Iman Sutiknyo adalah kakak kandung Lolo Soetoro. Bersama dengan ibunya Ann Dunham dan ayah tirinya Soetoro Obama kecil sering menghabiskan waktu liburannya di rumah ini

Sejarah masa lalu Obama ini terungkap saat adik Obama yang bernama Maya mendatangi rumah ini saat menjadi pembicara pada acara education of peace di UGM tahun 2013 silam. Kini rumah ini dijadikan Museum UGM.

Keberadaan Museum UGM ini sebenarnya sudah digagas sejak lama, namun baru beberapa tahun ini rencana ini benar benar direalisasikan. Museum ini diharapkan menjadi sumber inspirasi utama para kaum muda terutama mahasiswa di Yogyakarta dan UGM.

Museum ini tidak hanya menjadikan kamar tidur Obama sebagai sumber inspirasinya, melainkan juga benda benda yang banyak dipakai pada awal perkuliahan yang dulunya dilakukan di Pagelaran Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Mulai dari kursi hingga alat alat penunjang perkuliahan lainnya, selain itu banyak juga para alumni yang ikut menyumbang benda benda yang berhubungan dengan kampus UGM. Ini dimaksudkan supaya para mahasiswa dan kaum muda terus mengingat masa lalu yang menjadi pondasi utama sekarang dan di masa mendatang.

Seperti yang tertulis jelas di dinding dekat kamar Obama yang bertuliskan

Masa lampau, pastilah berlalu. Namun, jangan lupakan keluhuran nilainya. Jadikan bekal menentukan masa kini untuk menyongsong masa depan gemilang agar berakar kuat, menjulang tinggi.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, Museum ini sendiri bertempat di Kompleks rumah dinas Bulaksumur D6 dan D7. Buka setiap hari mulai Senin hingga Minggu pukul 08.00 hingga pukul 15.00. Selain menggunakan kendaraan pribadi, anda juga bisa menggunakan kendaraan umum yang melewati kampus UG< di Bulaksumur. Setelah turun di bundaran UGM anda bisa berjalan kaki menuju museum.

Selain kamar tidur Obama, museum ini memiliki lima ruangan koleksi lainnya. Ruangan pertama berisikan sejarah berdirinya UGM dan pengaruhnya terhadap perkembangan politik Indonesia. Ruangan kedua berisikan koleksi pribadi Prof Dr Sardjito, rektor pertama UGM. Ruangan ketiga berisikan foto foto dan koleksi pribadi tokoh penting UGM lainnya. Sedangkan ruangan keempat dan kelima berisikan foto-foto rektor UGM dari masa ke mas, serta sejumlah foto Presiden Amerika Serikat Barack Obama.  (Sumber: Caramudah.id) 

 
by Facebook Comment

Yuk, Ikuti Lomba Foto Instagram Pesta Kesenian Bali 2017 Sampai Tanggal 30 Juni. #InstaPKB2017

 
 
BALI - Tinggal 2 Hari lagi! Bagi Anda yang ingin mengikuti Lomba foto Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 masih punya waktu. Para nitizen yang doyan selfie dan mengabadikan keindahan PKB 2017 masih punya peluang menjadi jawara. Pasalnya, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Panitia PKB baru akan menutup lomba pada tanggal 30 Juni 2017.
 
”Ayo yang belum kirim fotonya, masih punya peluang. Karena event ini dibuka dari tanggal 10 Juni hingga 30 Juni 2017. Panitia sudah berkoordinasi dengan kami bahwa batas mengunggah foto sampai tanggal 30 Juni 2017 jam 24:00 Wita.  Penjurian berlangsung 1 Juli sampai dengan 3 Juli 2017,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Bali AA Yuniartha Putra. 
 
Seperti diketahui, PKB 2017 dilaksanakan sejak tanggal 8 Juni hingga 10 Juli 2017 di 
di Taman Budaya, Denpasar. Kemenpar dan panitia PKB 2017 telah mempersiapkan hadiah sebesar Juara I    : Rp7 Juta, Juara II   : Rp 5 Juta, Juara III  : Rp3 Juta, Juara Harapan   : 10 pemenang @ Rp2.5 Juta, Hadiah Hiburan : 20 set hadiah. 
 
Pria yang biasa disapa Agung itu mengatakan, lomba berlaku untuk seluruh Warga Negara Indonesia kecuali Panitia Pesta Kesenian Bali 2017, tidak dipungut biaya dalam mengikuti lomba ini, pemotretan dapat dilakukan dengan menggunakan Ponsel, Tablet, dan Kamera Digital, foto diunggah ke Instagram. ”Wajib follow dan mention ke@pestakesenianbali2017 dan diberi hastag #lombafotopkb2017 #PesonaIndonesia #pkbulundanu2017 #WonderfulIndonesia,” ujar dia. 
 
Caranya ? gampang banget. Kata Agung, foto yang diunggah disertai dengan Nama Peserta, Domisili, Judul Foto, narasi foto berupa uraian ringkas/informasi pagelaran. ”Selain itu, Foto milik sendiri dan belum pernah atau tidak sedang diperlombakan di tempat lain, peserta dapat mengirimkan lebih dari satu foto, foto tidak mengandung unsur SARA dan Pornografi, rekayasa digital hanya diizinkan dalam bentuk: cropping, highlight, shadow, tidak boleh menggabungkan dua atau lebih objek foto dan menambah atau mengurangi objek foto,”jelas pria asli Bali itu. 
 
Lebih lanjut Agung menjelaskan, Kemenpar juga nantinya berhak menggunakan foto-foto pemenang sebagai bahan publikasi. ”Penilaian juga dilakukan oleh juri yang kompeten, yakni Bapak Moh. Noer Sadono, A.A. Ngurah Anom Manik Agung, Ssn,A.FPSI, Tjandra Hutama Kurniawan, dan Agung Parameswara,”beber Agung.
 
Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap lomba ini bisa mendunia. Kata Menpar Arief, dari 250 juta penduduk Indonesia, 63 juta terkoneksi dengan internet aktif dan 95% di antaranya memiliki akun media sosial. Indonesia menempati nomor empat pengguna Facebook terbesar dunia, setelah USA, Brazil, dan India. Pemilik akun Twitter ada 19,5 juta atau terbesar kelima dunia  setelah USA, Brazil, Jepang, dan Inggris.

"Yang sedang ngetop saat ini adalah platform Instagram di Indonesia dengan pertumbuhan 14 juta akun. Sudah tepat memilih Instagram,”ujar pria asli Banyuwangi itu. Seperti diketahui, Lomba foto Instagram ini merupakan lomba yang kedua kalinya yang dilakukan dan didukung oleh Kemenpar. PKB sendiri sudah berlangsung ke-39 sejak tahun 1979. Nantinya, foto PKB 2017 akan diseleksi oleh tim juri yang profesional.

Instagram kini menjadi media sosial yang sangat digandrungi di dunia, khususnya bagi anak muda.  Faktanya, ada sekiatr 400 juta pengguna Instagram di dunia. Di Indonesia, 97% pengguna Instagram menulis komentar dan menandai teman-temannya dengan fitur Like.

Selain itu, 85% pengguna Instagram di Indonesia juga membuat link akunnya ke platform media sosial lainnya, seperti Facebook, Path, dan Twitter.

"89% instagrammers adalah anak-anak muda 18-35 tahun. Karena itu, kita tunggu karya-karya anak muda di PKB 2017 dan para pemenangnya," kata Menpar Arief Yahya.(*)
by Facebook Comment

Main Lumpur, Gerobak Sapi dan Sayur Lompong, Andalan Omah Kecebong #ObamaPiknikdiJogja

 

SLEMAN - Salah satu kerinduan mantan Presiden AS Barack Obama terhadap Indonesia adalah bermain lumpur di sawah. Kenangan semasa kecil itu membawanya berliburan ke Bali, Jogja dan Jakarta, sejak 23 Juni lalu. Tanggal 28 Juni ini, Obama bersama keluarga menuju Jogja. Akankah Obama "bermain" lumpur di sawah saat di Jogja? Di mana tempat "bermain lumpur" yang asyik di Jogja?

Salah satu tempat asyik bermain lumpur di sawah adalah Omah Kecebong. Omah Kecebong adalah Rumah Budaya dengan guest house, resto tradisional, serta kebun hortikultura ini berlokasi kawasan Sendari, Sleman. Di tempat ini, Anda bisa menikmati berbagai permainan tradisional serta kehidupan khas pedesaan. Omah Kecebong menempati lahan seluas 1,2 hektare. Salah satu bagian berupa persawahan. 

"Sawah ini biasa dipakai para tamu atau wisatawan yang berkunjung ke sini. Anak-anak sekolah paling seneng bermain lumpur saat mengenal cara bercocok tanam. Wisatawan asing juga," terang Hasan, pemilik Omah Kecebong.

Para tamu yang berkunjung ke Omah Kecebong, begitu sampai lokasi akan mendapati suasana hijau persawahan. Bisa berfoto-foto di tengah sawah. Sebuah spot foto, berupa "jembatan kayu" disediakan "membelah" tanaman padi di sawah itu. Sehingga yang hanya sekadar berfoto, alas kakinya tidak akan kotor. Padahal pada hasil fotonya benar-benar terlihat di tengah-tengah sawah.

Suasana desa juga sangat terasa di dalam bangunan dan interior homestay untuk tamu menginap serta restoran. Bangunan-bangunannya terbuat dari gebyok kayu jati dan joglo atau limasan kuno (lawasan). 

Tidak hanya itu, aneka alat permainan tradisional khas desa juga tersedia di Omah Kecebong. Ada egrang, bakiak atau terompah panjang, ayunan kayu dan sebagainya. Seperangkat gamelan Jawa juga tersedia. Tersedia juga layanan gerobak sapi. "Kami bisa menyediakan puluhan gerobak sapi. Kami punya komunitas gerobak sapi di sekitar wilayah sini," terang Hasan yang pernah didatangi Menpar Arief Yahya itu. 

Pernah satu waktu, seorang karyawati sebuah perusahaan menelepon Hasan. Ia meminta disediakan 20 gerobag sapi karena akan berkunjung dengan teman-teman satu kantor. Rupanya, mereka hanya ingin berfoto-foto di atas gerobag dengan mengenakan pakaian tradisional. "Jadi, mereka ingin bernostalgia sebagai perempuan desa masa lalu. Pagi-pagi mereka berkeliling kampung dengan gerobag dan pakaian tradisionalnya," tambah Hasan.

Sejumlah tamu instansi penting pernah berkunjung ke Omah Kecebong. Ada rombongan dari Kejaksaan Agung yang  dipimpin oleh Jaksa Agung. Ada pula rombongan biksu dari berbagai tempat.  Mereka begitu menikmati suasana dan sajian makanan khas Omah Kecebong. Salah satu menu khas Omah Kecebong adalah sayur lompong. Menu sayur khas lainnya adalah oseng Mbang Kates (daun pepaya), oseng tempe, bakmi Jawa dan sayur lodeh. Ada pula menu lainnya.

Hasan bercerita, pernah ada seorang ibu dari Surabaya yang datang ke Omah Kecebong marah-marah. Pasalnya, sayur lompong kesukaannya habis. Ibu tersebut datang tanpa reservasi terlebih dahulu. "Memang, setiap hari Omah Kecebong buka untuk umum. Bisa langsung datang. Resikonya, bisa kehabisan menu yang disukai. Maka, saya sarankan sebaiknya reservasi terlebih dulu. Jumlah rombongan berapa, mau datang kapan, dan apa saja yang diinginkan," tandas Hasan.

Hasan mengatakan selepas libur lebaran, 24-25 Juni, Omah Kecebong sudah mendapat booking-an dari berbagai instansi. "Alhamdulillah mulai buka lagi 26 Juni sampai September sudah ada booking-an."

Hasan mengaku sangat bersyukur, apa yang ditekuninya berkembang cukup bagus. Kamar untuk tamu yang awalnya hanya tiga, sudah bertambah. Begitu pula pendopo atau limasan untuk resto-nya. Ke depannya, Hasan ingin "meluaskan kebunnya" dengan menyewa sawah yang ada di samping Omah Kecebong. 

"Saya ingin tambah dua hektare lagi untuk saya jadikan kebun buah. Jadi, tamu bisa sekalian wisata buah ke Omah Kecebong," ujar Hasan yang lokasinya pernah digunakan untuk kegiatan GenPI Jogja itu. 

Oh iya, untuk saat ini, tamu bisa berkeliling kampung dengan sepeda ontel. Para tamu bisa request sepeda angin ini untuk menuju sejumlah tempat yang menarik di sekitar Omah Kecebong. Bisa ke arah Timur ke kawasan Ketingan. Ini adalah tempat "bermukimnya" ratusan atau mungkin ribuan burung bangau atau kuntul. Atau ke arah Barat ke tempat perajin bambu di Sendari. Berbagai produk dari bambu dibuat di tempat ini. Meja, kursi, sofa, meja makan, lampu dan sebagainya.

Lokasi Omah Kecebong tak begitu jauh dari pusat kota Yogya. Sekitar 7 km dari Monumen Tugu dan Jalan Malioboro, 20 km dari Bandara Adisucipto. Setiap kamar di Omah Kecebong dilengkapi dengan TV layar datar, dan Wi-Fi gratis. 

Restoran di Omah Kecebong dapat dikunjungi tanpa harus menginap. "Kalau wisatawan asing kebanyakan menginap. Karena mereka ingin mengeksplorasi lebih banyak hal-hal yang ada di sekitar Omah Kecebong," tegas Hasan.

Akhir Ramadhan kemarin, misalnya, ada tiga wisatawan asal Spanyol yang tinggal selama 3 malam di Omah Kecebong. Mereka melakukan berbagai aktivitas termasuk berinteraksi dengan warga sekitar. (*)
 
by Facebook Comment

Setelah Obama, Kini PM Malaysia Najib Tun Razak Pun Berlibur ke Pulau Dewata Bali

 

BALI - Tidak ada kata-kata lagi yang lebih dahsyat untuk mengungkapkan kehebatan Pulau Dewata, Bali. Setelah Raja Arab Saudi Salman Abdul Azis dan Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama berlibur ke Bali, kini Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Tun Razak diam-diam memilih Bali untuk menikmati liburan Idul Fitri 2017 bersama keluarga.
PM negara tetangga tersebut mendarat di Bali pada Senin (26/6/2017), tiba pukul 12.53 Wita dan disambut langsung Gubernur Bali I Made Mangku Pastika. Selain Gubernur Bali, Kapolda Bali Irjen Petrus Golose, Danlanud Pangdam IX Udayana Mayjen Komarudin Simanjuntak serta Danlanud Ngurah Rai Kolonel Penerbang Wayan Superman juga ikut menyambut tamu istimewa dari Negri Jiran ini.
”Beliau juga ternyata menginap di Hotel St Regis Nusa Dua. Hotel ini sebelumnya juga digunakan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis Al Saud saat berlibur ke Bali beberapa waktu lalu. Selain hotel yang sama, ternyata Najib Tun Razak juga menempati kamar yang dipakai Raja Salman. Kamarnya sama dengan Raja Salman kemarin, President Suites," ujar Kepala Dinas Pariwisata Bali Anak Agung Yuniartha Putra.
Kata pria yang biasa disapa Agung itu, Kamar ini memang cukup spesial bagi para tamu VVIP karena menyajikan pemandangan ke laut lepas. St Regis disebut sebagai penginapan paling mahal di kawasan Nusa Dua. Dikutip dari laman St Regis Bali, resort ini cuma memiliki jenis kamar suite dan villa dengan akses langsung ke pantai pasir putih terbaik di Nusa Dua.
The St. Regis Bali Resort adalah tempat yang tepat untuk menikmati romantisme Bali. Hotel ini tak hanya menyajikan pemandangan pantai yang menenangkan dan panorama alam yang menyeujikan mata, namun juga suasana romantis yang siap memanjakan setiap pasangan.
”Untuk kamar yang digunakan PM Malaysia ini adalah President suite, ukuran kamarnya 374 meter persegi. Dinamakan Grande Astor Suitesetelah keluarga Astor, kamar termewah dengan dua kamar tidur yang indah, mengundang tamu menikmati kemewahan dan kenyamanan dalam gaya Pulau Bali,” ujar Agung.
Dari pantai yang menyapu indah dan pemandangan taman dan mural yang dilukis pada tangan penari Bali hingga ke kamar mandi marmer Travertino Crema Antico Italian, semuanya mencerminkan kenikmatan hidup. Balkon yang mengarah ke dek luar dengan Kolam Infinity yang menawarkan pandangan yang menakjubkan dari Samudra Hindia dan juga fitur kursi santai dan ruang makan terbuka pribadi.
Ada juga yang berbentuk villa, ukurannya 131 meter persegi hingga 157 meter persegi. St Regis Bali Resort sendiri memiliki 123 kamar berpenyejuk udara yang dilengkapi dengan lemari es dan stasiun docking iPod. Tempat tidur dilengkapi dengan selimut bulu angsa dan seprai katun mesir. Kamar mandi dengan bathtub dan shower terpisah memiliki bathtub besar.
”The St. Regis Bali Resort juga diakui dalam daftar bergengsi Condé Nast Traveler Gold List 2016 sebagai salah satu Resor Favorit di Dunia dan Resor Terbaik untuk Keluarga dalam Condé Nast Johansens Awards for Excellence 2016,” kata Kadispar sambil berpromosi.
Tercatat, Penyanyi dan artis Hollywood papan atas asal Amerika Serikat, Ashlee Simpson juga sempat menikmati honeymoon bersama Evan Ross di The St. Regis Bali Resort. Mereka berdua menikmati makan malam pribadi yang romantis di tepi pantai. 
Super star penyerang andalan Real Madrid Cristiano Ronaldo juga sudah membubuhkan tanda tanggannya di lobby Hotel mewah ini. Semakin banyak bintang dan tokoh kenamaan dunia yang nyaman dan aman berada di Pulau Dewata. 
Bagi Menteri Pariwisata Arief Yahya, PM Malaysia bisa menjadi endorser yang istimewa buat wisatawan asal Malaysia. Seorang  pemimpin dan panutan negara, orang nomor satu yang semua perilakunya pasti akan ditiru oleh rakyatnya. ”Dan Alhamdulillah, beliau memilih ke Bali,. Terima kasih Bapak Tun,” kata Arief.
Menteri asal Banyuwangi itu mengatakan, kunjungan PM Najib Tun Razak ini menjadi momen tepat bagi Indonesia untuk menggaet wisman asal Malaysia. Selama ini, wisman dari negeri serumpun ini jumlahnya bergerak dinamis dan cenderung menurun. Jumlah wisatawan dari Malaysia mencapai 1,43 juta orang pada tahun 2013,  turun sekitar 10 persen menjadi 1,27 juta orang pada tahun 2014 dan tahun 2015, wisatawan Malaysia turun menjadi 1,24 juta orang atau sekitar 2,26 persen penurunan dan  2016 jumlah wisman Malaysia sekitar 1,18 juta dan tahun 2017 target wisman malaysia ke Indonesia sekitar 1.3 juta orang
“Dengan kesan yang baik, liburan yang menyenangkan PM Malaysia yang akan menjadi bahan diliput banyak media di sana. Tentu ini akan memberi keuntungan tersendiri bagi pariwisata Indonesia. InsyaAllah target wisman Malaysia semakin meningkat dan mencapai target kenaikan yang signifikan,” harap Arief Yahya. 
Mantan Dirut Telkom ini juga menambahkan bahwa  yang harus dilakukan untuk merawat kepercayaan wisatawan dari Malaysia dan ASEAN serta Asia adalah mempromosikan tujuan wisata yang lebih variatif. Bali tentu saja masih selalu menjadi destinasi favorit, akan tetapi menjadi penting untuk mengenalkan tujuan wisata yang lain dengan lebih gencar dan massif.
”Ini penting agar wisatawan ASEAN dan Asia, yang jarak tempuhnya relatif dekat, dan sudah akrab dengan Indonesia, tidak melulu disodori tujuan wisata yang itu-itu saja. Dengan jarak yang dekat, opsi bagi turis-turis ASEAN menjadi lebih banyak,” tandasnya. (*)
by Facebook Comment

Mudik Seru Menpar Arief Yahya Berujung Manis di Diaspora Banyuwangi #MudikPenuhPesona

 




BANYUWANGI - Menteri Pariwisata Arief Yahya memanfaatkan momen mudik seru sebagai ajang untuk memajukan pariwisata di kampung halaman. Mulai dari menghadiri parade Barong Ider Bumi, Diaspora Ikawangi (Ikatan Keluarga Banyuwangi), juga menikmati kuliner khas kota paling ujung di provinsi Jawa Timur ini.

Menghadiri Diaspora Ikawangi, Putra Bumi Blambangan ini dalam sambutannya memberikan kunci dalam pengembangan industri atau usaha pariwisata.

 "Selalu ada yang heboh, selalu ada yang bisa di-share untuk kemajuan bersama, terutama juga potensi MICE (Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition)," katanya di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Selasa (27/6).

Menpar Arief Yahya mengatakan, potensi wisata MICE di Banyuwangi sangat besar. Tersedia Ballroom berkapasitas 1.300 orang, dengan harapan MICE dapat menghasilkan ARPU dua kali lebih tinggi. Dalam artian, bujet yang dikeluarkan wisman sebesar USD 2.500 ke depan akan menghidupkan kota dari sisi perdagangan dan investasi.

"Bidding events MICE, harus Banyuwangi Incorporated  maju, jangan eL Royale sendirian. Stakeholders ABGCM Banyuwangi harus bersatu untuk memenangkan persaingan," ujar mantan Direktur Utama Telkom ini.m

Menpar Arief Yahya menambahkan, kota MICE akan hebat karena pengaruh dari event tersebut. Dia mencontohkan, Banyuwangi semakin sering menyelenggarakan MICE tentang perikanan, maka sektor perikanan di Banyuwangi akan semakin untung.
 
"Yang terpenting dari semua itu, Banyuwangi bisa maju karena komitmen pada pariwisata, dan itu  komitmen dari CEO, Pak Bupati Azwar Anas," ujar Menpar. 

Seperti diketahui, Diaspora Ikawangi merupakan halal bi halal para perantauan asal Banyuwangi di seluruh Indonesia dan dunia. Event mudik ini sudah digelar sejak empat tahun terakhir ini bahkan menjadi ajang kumpul untuk berbagi dan saling membantu mempromosikan Banyuwangi.

Turut hadir dalam Diaspora Banyuwangi, di antaranya Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas, Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, Kepala Kejaksaan Negeri AA Sayang Adnyana, Ketua DPRD Banyuwangi I MD Cahyana Negara, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Ekowisata, Kementerian Pariwisata David Makes.

"Perantau kita jamu sangat spesial dengan beragam atraksi seni dan kuliner khas Banyuwangi. Kita ingin menguatkan ikatan persaudaraan ini karena mereka adalah 'duta besar' Banyuwangi bagi dunia luar," ucap Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

Sehari sebelum Diaspora Banyuwangi, Arief Yahya menyaksikan parade Barong Ider Bumi di Desa Wisata Kemiren, Banyuwangi. Bersama Bupati Banyuwangi , Menpar melepas burung merpati sebagai simbolisasi kesetiaan tiada akhir.

Arief turut melempar koin receh sebagai tanda kemakmuran, dan kesejahteraan, sebelum turut dalam parade Barong dengan menaiki kuda.Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda mengatakan, Barong Ider adalah sebuah tradisi dan ritual adat unik yang hanya ada di Banyuwangi, tepatnya di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Ritual itu berlangsung setiap tanggal 2 Syawal atau hari kedua Idul Fitri.

Masyarakat setempat percaya, arak-arak Ider Bumi maka Kampung Kemiren akan terhindar dari segala keburukan. Acara ini cukup kuat menyedot perhatian publik.

Tentu juga akan menaikkan minat wisatawan mancanegara maupun lokal untuk berkunjung ke Desa Adat Kemiren.

"Barong Ider Bumi Kemiren tepatnya adalah upacara adat oleh leluhur masyarakat Suku Using Kemiren, dimana tujuan ritual ini adalah sebagai media tolak bala, melindungi kampung dari segala hal yang negatif, hama tanaman, wabah penyakit, dan serakat yang ada di Kemiren,” ujar Bramuda.

Arief Yahya tampak terkesima dengan tradisi adat masyarakat asli suku Using Banyuwangi ini, di mana masih kental menjunjung tinggi nilai tradisi dengan melestarikan budaya dan kesenian para leluhur. 

Dia takjub dengan penampilan balita Akbar dan Killa  berusia 4 tahun saat membawakan tari Jaran Goyang."Ini bentuk pelestarian sejak dini. Anak balita bisa menari seluwes itu. Kita harap ada pelestarian lahir dan terus berkembang di tempat ini," tutur Arief.

Arief Yahya sempat menikmati santapan kuliner pecel pitik di Desa Kemiren di akhir acara. Makanan khas Banyuwangi itu menggunakan bahan utama ayam kampung muda.

Setelah disembelih, ayam kampung dibersihkan lalu dipanggang secara utuh di perapian. Bumbu-bumbu sangat sederhana, yaitu kemiri, cabai rawit, terasi, daun jeruk, dan gula. Setelah dihaluskan, bumbu dicampur dengan parutan kelapa muda. 

Ayam yang telah dipanggang lantas disuwir menggunakan tangan. Kuliner khas Banyuwangi lainnya ada rujak soto, nasi cawuk, lontong sayur, sampai sayur kelor sambal sereh.

"Jadi tunggu apalagi, Ayo ke Banyuwangi, nikmati wisatanya, rasakan kulinernya. Anda pasti ingin kembali. Jangan lupa foto-foto lalu posting dengan hashtag #MudikPenuhPesona, #MajesticBanyuwangi, #PesonaIndonesia," ajak Arief Yahya.

Nyatanya, para wisatawan kini semakin mudah berkunjung ke Banyuwangi. Saat ini telah ada penerbangan langsung rute Jakarta-Banyuwangi setiap hari. Selain itu, ada tiga penerbangan yang melayani rute Surabaya-Banyuwangi tiga kali dalam sehari. Fasilitas untuk wisatawan kian lengkap, ada homestay sampai hotel bintang empat.(*)
by Facebook Comment

Obama Kunjungi Pura Tirta Empul Tampaksiring Bali. #ObamaPiknikdiBali

 

BALI - Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan keluarga telah mengunjungi sejumlah tempat wisata di Bali. Di hari kelimanya, Obama mengajak keluarganya ke Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar, Bali.

Pria yang dua periode menjadi Presiden Amerika itu mengunjungi Pura Tirta Empul itu selama 30 menit. Di Pura Tirta Empul, Presiden AS ke-44 tersebut berada di pura bersejarah dengan memasuki area kolam ikan di depan gerbang pura mata air suci ditemani istri dan dua putrinya yang telah mengenakan sarung. 

"Beliau senang sekali walau hanya sebentar dan di kolam, sementara istrinya masuk ke dalam," kata Bendesa Adat Tirta Empul, Made Mawiarnata.

Memang, saat Obama masih berada di pura, ratusan wisatawan asing bersama dengan  masyarakat yang hendak beribadah, mengikutinya. Pasalnya, tidak ada penutupan di area pura.

Sebelumnya, Obama juga menikmati destinasi wisata budaya di Bali, yakni Agung Rai Art Museum (Arma) di Desa Pengosekan, Ubud, Gianyar. Setelah mengunjungi Museum Arma, Obama beserta rombongan melanjutkan pelesirannya ke salah satu warisan budaya dunia, yakni area persawahan terasering Jatiluwih di Kabupaten Tabanan. Keesokan harinya, Obama bersama rombongan tampak ayik mengarungi arung jeram di Sunga Ayung.

"Satu lagi destinasi wisata dikunjungi Barrack Obama, Pura Tirta Empul ini juga destinasi wisata world class di Bali. Eksplorasi destinasi wisata Bali tidak akan ada habisnya. Itulah yang membuat Pulau Dewata senantiasa hidup sustainable, termasuk budaya dan keindahan alam di Jatiluwih yang menjadi warisan budaya dunia. Selamat menikmati Wonderful Indonesia, Mr President," kata Menpar Arief Yahya.

Pura Tirta Empul Gianyar sendiri berada di sebuah lembah, di Desa Manukaya, Kabupaten Gianyar, tepat di sebelah bawah Istana Tampak Siring, istana kepresidenan yang ada Bali. Lokasi Pura Tirta Empul Gianyar berada cukup jauh dari tempat parkir kendaraan dan terdapat patung arca di puncak candi kecil dekat tempat parkir. Patung arca ini menggambarkan Dewa Wisnu yang memegang Tirta Amarta atau air kehidupan.

Kemudian, terdapat gapura Candi Bentar dan memasuki sebuah tanah lapang luas dengan pendopo cukup besar berada di sisi sebelah kanan. Halaman luas dengan bale besar ini berada di area tepat sebelum masuk ke lokasi kolam Pura Tirta Empul Gianyar.

Candi Bentar sebagai gerbang masuk, yang diapit oleh dua pelinggih, tampak berada di ujung halaman. Di sebelah kiri halaman ini terdapat sebuah Kori Agung yang sangat indah dengan latar belakang Istana Kepresidenan Tampaksiring.

Sepasang raksasa bermahkota di kepalanya terlihat berjaga di depan pintu berukir halus dengan sapuan warna keemasan, dan bagian atas pintu terdapat ukiran Kala dengan kedua taring mencuat ke atas. Berbeda dengan kebanyakan Kala, pada Kala di Kori Agung Pura Tirta Empul Gianyar ini terdapat sepasang tangan dengan jari terkembang.

Di ujung halaman terdapat prasasti dengan huruf latin dan Bali, berisi tata cara kunjung ke tempat suci ini. Di balik dinding terdapat kolam persegi panjang dengan deret pancuran tempat orang melukat atau membersihkan diri secara spiritual. Terdapat dua kolam di Pura Tirta Empul, dengan 30 buah pancuran menghadap ke selatan.

Kompleks Pura Tirta Empul Gianyar diperkirakan berdiri tahun 960 M semasa Chandra Bhayasingha, raja keempat Wangsa Warmadewa yang berkuasa di Pulau Bali pada abad ke 10-11. Pendirinya adalah Sri Kesari Warmadewa, yang disebut dalam prasasti Blanjong di Sanur. Airlangga, Raja Kahuripan, adalah keturunan ke-8 wangsa ini.

Sementara, mengenai sejarah adanya Pura Tirta Empul ini dikisahkan lebih dari 1.000 tahun lalu hidup seorang raja jahat sakti bernama Mayadenawa yang bisa mengubah dirinya menjadi bentuk apa saja. Pendeta Sang Kulputih memohon Batara Indra untuk membunuh Mayadenawa. 

Pasukan Mayadenawa pun berhasil dikalahkan oleh pasukan Batara Indra dan sisanya melarikan diri. Malam itu, dengan memiringkan telapak kakinya agar tidak meninggalkan jejak, Mayadenawa berjalan menyusup ke dalam kemah pasukan Batara Indra untuk membuat mata air cetik (racun). Peristiwa ini menjadi asal nama Tampaksiring, yang berarti tanpa jejak. Esoknya banyak pasukan Bhatara Indra ditemukan mati setelah minum air Cetik.

Bhatara Indra pun menancapkan tombak pusakanya ke tanah, dan terpancarlah air suci yang menghidupkan kembali seluruh pasukan. Mata air ini disebut Tirta Empul, atau air bergelembung. Mengetahui usahanya gagal, Mayadenawa lari seraya merubah bentuk berkali-kali, namun tidak bisa menipu Batara Indra yang terus mengejarnya.

Ketika Mayadenawa berubah menjadi batu, ia dipanah Batara Indra dan dari batu itu mengalir deras cucuran darah yang menjadi Sungai Petanu. Selama seribu tahun air Sungai Petanu dikutuk, membuat padi tumbuh cepat namun darah keluar ketika padi dipanen dan tersebar bau anyir. Kematian Mayadenawa diperingati setiap 210 hari sesuai Kalender Pakuwon Bali sebagai kemenangan kebaikan (dharma ) atas kejahatan (adharma), dan hari itu dikenal sebagai Hari Raya Galungan.

Apa yang diduga Menpar Arief Yahya soal napak tilas perjalanan liburan keluarga Barack Obama ke Bali, bakal heboh, sudah terjadi. Mulai 26-27 Juni, setelah Obama trekking di ricefield di Jatiluwih, Tabanan, kini mulai diburu orang untuk mengikuti jejak mantan presiden negara adi kuasa itu. "News Value nya sudah pasti top, dan Bali Indonesia akan makin ngetop," jelas Menpar Arief Yahya. 

Foto-foto Obama dan keluarganya saat berlibur dan menikmati arung jeram di Sungai Ayung juga sudah beredar meluas. Bukan hanya fi netizen, yang paling rajin up date apa saja yang dilakukan Obama di Bali, tetapi juga media-media dunia. "Thanks Mr Obama! Kami sangat terbantu dengan promosi yang meluas," kata Arief Yahya. 

Foto dan berita Obama memang telah tersebar di berbagai media luar negeri. Laman media mancanegara dari Eropa, Australia, Asia dan AS memajang foto-foto Obama beserta istrinya, Michelle dan kedua putrinya saat mendayung di sungai yang melintas di Kabupaten Gianyar dan bermuara di perairan Selat Badung itu.

Di Great Britain UK, laman Daily Mail memajang kegiatan Obama saat berarung jeram.  “White water briefing! The Obamas take some time away from their luxury $2,500-a-night Indonesian resort to enjoy some rafting with the whole family,” tulis Daily Mail lengkap dengan fotonya.

Laman Independent juga mengabarkan hal serupa. “Barack Obama and family go river rafting on holiday in Indonesia,” demikian tertulis dalam salah satu judul di salah satu media terkemuka di Inggris itu.

Di Amerika Serikat, The Post atau Washington Post juga memberitakan Obama menikmati rafting bersama keluarganya dalam rangka liburan. “The Obamas go rafting in Bali on the latest stop on their worldwide vacation tour,” ujar media yang berbasis di ibu kota AS itu.

Sedangkan di New York, ada New York Daily News yang mengutip Associated Press (AP), kantor berita resmi Amerika Serikat untuk mengabarkan liburan Presiden AS ke-44 itu dengan rafting di Sungai Ayung.  “Obama and family go river rafting during Indonesia vacation,” demikian tertulis di laman media yang berbasis di salah satu ibu kota keuangan dunia itu.

Bagaimana dengan media di Asia? Ada laman The Star Malaysia yang juga memberitakan betapa rileksnya Obama dalam liburannya di Bali.

The Star memajang artikel tentang kegiatan Obama saat menikmati liburannya di Pulau Dewata bersama keluarganya “Obama visits museum, rice terraces and goes white water rafting in Bali,” tulis The Star.

Di Australia, dua media menurunkan berita yang sama tentang aksi Obama berarung jeram menantang derasnya arus air di Sungai Ayung. “The Obamas continue to live their best lives on holiday in Bali,” tulis laman The Age dan Sydney Morning Herald.(*)
by Facebook Comment

Byur…. Dayungan Obama Bikin Sungai Ayung Mendunia #ObamaPiknikdiBali

 

BALI - Prediksi Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya tentang mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama akan menjadi endorser penting bagi turisme tanah air akhirnya terbukti. Liburan Obama dan keluarganya di Bali ternyata memang memunculkan efek luar biasa bagi pariwisata tanah air, khususnya Pulau Dewata.

Seperti diketahui, Arief berkali-kali menyodorkan vedia value dari kunjungan tokoh penting yang memilih Indonesia sebagai lokasi berlibur. Setelah liburan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis Alsaud di Bali yang menimbulkan gema luar biasa di media-media Timur dahsyat di media seantero jagat.

“Hadirnya Barack Obama dengan tujuan berlibur atau berwisata memiliki news value yang sangat besar bagi promosi Wonderful Indonesia,” ujar Arief. 

Menurutnya, Obama merupakan salah satu tokoh dunia yang fenomenal. Bahkan saat lengser dari kursi kepresidenan pun masih tetap dipuji dan dicintai publik. “Barack Obama adalah endorser strategis,” ulasnya. 

Sebelumnya, menteri asal Banyuwangi itu memang sudah menyiapkan strategi untuk memanfaatkan pemberitaan liburan Obama di Bali sebagai ajang promisi pariwisata tanah air. Menurutnya, liburan Obama di Indonesia merupakan saat yang paling bagus untuk menggenjot promosi tentang Bali di mancanegara. 

“Karena itu pula saya porsikan budget besar promosi di Time Square Amerika untuk menyambut Barack Obama. Kami genjot sejak kehadirannya ke Bali, Yogyakarta dan Jakarta,” ujar menteri yang dikenal sebagai kampiun marketing itu.

Bali memang sudah dikenal dunia. Ubud yang menjadi lokasi menginap Obama dan keluarganya pun sudah kondang di kalangan wisatawan mancanegara.

Tapi kali ini yang memperoleh tuah dari kunjungan Obama adalah Sungai Ayung. Mantan Presiden AS yang sering mengaku sebagai ‘Anak Menteng’ itu berkontribusi besar mengangkat nama sungai untuk arung jeram tersebut tambah dikenal hingga mancanegara.

Kini, foto-foto Obama dan keluarganya saat berlibur dan menikmati arung jeram di Sungai Ayung telah tersebar di berbagai media luar negeri. Laman media mancanegara dari Eropa, Australia, Asia dan AS memajang foto-foto Obama beserta istrinya, Michelle dan kedua putrinya saat mendayung di sungai yang melintas di Kabupaten Gianyar dan bermuara di perairan Selat Badung itu.

Di Inggris, ada laman Daily Mail yang megabarkan kegiatan Obama saat berarung jeram.  “White water briefing! The Obamas take some time away from their luxury $2,500-a-night Indonesian resort to enjoy some rafting with the whole family,” tulis Daily Mail lengkap dengan fotonya.

Laman Independent juga mengabarkan hal serupa. “Barack Obama and family go river rafting on holiday in Indonesia,” demikian tertulis dalam salah satu judul di salah satu media terkemuka di Inggris itu.

Di Amerika Serikat ada Washington Post yang memberitakan Obama menikmati rafting bersama keluarganya dalam rangka liburan. “The Obamas go rafting in Bali on the latest stop on their worldwide vacation tour,” ujar media yang berbasis di ibu kota AS itu.

Sedangkan di New York, ada New York Daily News yang mengutip Associated Press untuk mengabarkan liburan Presiden AS ke-44 itu dengan rafting di Sungai Ayung.  “Obama and family go river rafting during Indonesia vacation,” demikian tertulis di laman media yang berbasis di salah satu ibu kota keuangan dunia itu.

Bagaimana dengan media di Asia? Ada laman The Star Malaysia yang juga memberitakan betapa rileksnya Obama dalam liburannya di Bali.

The Star memajang artikel tentang kegiatan Obama saat menikmati liburannya di Pulau Dewata bersama keluarganya “Obama visits museum, rice terraces and goes white water rafting in Bali,” tulis The Star.

Di Australia, dua media menurunkan berita yang sama tentang aksi Obama berarung jeram di Sungai Ayung. “The Obamas continue to live their best lives on holiday in Bali,” tulis laman The Age dan Sydney Morning Herald.(****)
by Facebook Comment

Lima Tempat Sejarah Menarik Sekitar "Old Town" Semarang #PiknikLebaran

 

SEMARANG - Tepat sekali pesan Menpar Arief Yahya. Jika Anda mudik jangan lupa mampir ke tempat-tempat sejarah. Salah satu kepingan peninggalan sejarah yang menarik adalah Kota Lama (Old Town) di Semarang. Ada beberapa spot sejarah menarik di sekitar Kota Lama yang dulu menjadi pusat ekonomi Semarang iu.

Bangunan vintage tersebut kini menjadi objek wisata dan spot kesukaan penggemar fotografi. Apa saja? H+2 libur #PesonaLebaran ini banyak netizen yang memposting destinasi wisata selama Lebaran yang perlu dikunjungi, dengan hastag #PiknikLebaran. 

1. Pabrik Rokok Praoe Lajar
Ditengah gempuran korporasi industri rokok di Indonesia, Praoe Lajar masih bertahan sebagai salah satu pabrik roko indie. Hal ini patut diacungi jempol karna sangat jarang dijumpai di Indonesia. Kita mungkin tak pernah melihat iklan rokok ini di media-media seperti halnya beberapa merk rokok nasional. Namun, eksistensi Praoe Lajar merupakan sebuah milestone tersendiri.
Pabrik Rokok Praoe Lajar telah berdiri sejak jaman kolonial Belanda. Tepatnya di Kawasan Kota Lama di Jl Merak No 15 Tanjungmas. Sebagai merk rokok indie, segmen Praoe Lajar memang cukup terbatas yakni kalangan menengah kebawah. Mereka menyebut diri mereka sebagai Rokoknya Para Nelayan. Pemasaran produk ini adalah beberapa kota di Jawa Tengah seperti Pemalang, Tegal hingga Pekalongan. Gedung pabrik yang vintage merupakan daya tarik tersendiri di kawasan Kota Lama

2. Stasiun Tawang
Jika di kawasan Kota Tua Jakarta ada Stasiun Kota yang berusia cukup tua, maka di Kawasan Kota Lama Semarang ada sebuah stasiun yang usianya juga cukup tua. Yaitu Stasiun Tawang. Stasiun ini merupakan stasiun induk di Semarang dan cukup menarik karna memiliki bangunan dengan gaya vintage
Bangunan ini sudah ada sejak jaman Belanda. Pembangunannya dilakukan oleh Nederlandsche Indische Spoorweg Maatschsrij pada periode 16 Juni 1864 hingga 10 Februari 1870 (6 tahun). Sejak pertama kali berdiri hingga sekarang, tidak banyak perubahan yang terjadi dengan stasiun ini. Menjadikannya salah satu stasiun tua terbesar di Indonesia selain Stasiun Kota di Jakarta

3. Persimpangan 
Ada satu kawasan persimpangan yang menarik di kawasan Kota Lama. Persimpangan tersebut berada di tengah-tengah Kota Lama. Mempertemukan Jalan Glatik, Jalan Garuda dan Jalan Jend Soeprapto. Di kawasan persimpangan ini terdapat bangunan-bangunan tua yang dibiarkan begitu saja tanpa adanya renovasi. Sangat vintage namun menarik untuk dipandang. Beberapa becak yang sedang parkir di sekitar kawasan ini juga membuat pemandangan di sekitar sana menjadi semakin menarik untuk dijadikan objek foto. Saat sore hari, biasanya ada beberape penggemar fotografi yang hunting foto di kawasan ini

4. Gereja Blenduk
Nama asli gereja ini sebenarnya adalah Gereja GPIB Immanuel. Blenduk sendiri merupakan nama pemberian dari masyarakat yang memiliki arti kubah. Bangunan ini merupakan salah satu landmark paling ikonik di Kawasan Kota Lama. Dengan ciri khas bangunannya yang bercat putih serta warna kubah yang merah kecoklatan, Gereja Blenduk menjadi salah satu tempat yang menarik di Kawasan Kota Lama Semarang. Apalagi, status dari bangunan ini yang merupakan gereja kristen tertua di Jawa Tengah. Konon, kubah gereja ini dilapisi oleh perunggu

5. Polder Air Tawang
Tempat menarik lain yang berada di Kawasan Kota Lama Semarang adalah Polder Air Tawang. Tempat ini berada di depan Stasiun Tawang dan merupakan sebuah kolam multi fungsi. Selain sebagai tempat rekreasi, kolam ini juga berfungsi untuk memproteksi air limpahan dari luar kawasan dan mengendalikan muka air di dalam Kota Lama. Dengan kata lain, kolam ini juga berfungsi untuk mengantisipasi banjir. Di pinggiran kolam telah dibangun semacam trotoar serta terdapat tempat duduk. Menikmati sore di tempat ini akan menjadi pilihan yang cukup menarik saat sedang berada di Kawasan Kota Lama. (*)
by Facebook Comment

Senin, 26 Juni 2017

Mudik, Presiden Bagikan Paket Sembako dan Sapa Warga Solo. #MudikPenuhPesona #MudikJogloSemar

 

Mengawali kegiatannya di Surakarta, Presiden Joko Widodo pada Senin sore, 26 Juni 2017, menyaksikan pembagian paket sembako di pelataran parkir Graha Saba Buana, Surakarta. Sebanyak 4.000 paket sembako dibagikan dan pembagian ini dimulai sejak pukul 15.00 WIB.

Pukul 15.40 WIB, Presiden berjalan kaki dari kediaman pribadinya menuju lokasi pembagian paket sembako yang hanya berjarak 250 meter. 

Presiden yang mengenakan kemeja warna putih lengan panjang disambut antusias oleh warga sekitar. Banyak warga yang berusaha bersalaman atau sekedar menyapa sang Kepala Negara.

Presiden pun dengan senang hati menerima ajakan bersalaman dan berswafoto dengan warga sekitar sambil  berjalan menuju Graha Saba Buana.

Setibanya di lokasi pembagian paket sembako, Presiden menyaksikan langsung pembagian paket sembako sambil menyapa masyarakat yang tengah antri.

Salat Presiden menyapa masyarakat yang mengantri sembako, beberapa di antaranya mengaku berasal dari luar Surakarta, yakni dari Purwodadi dan Karanganyar.

Tak berapa lama, Presiden kembali ke kediamannya dengan berjalan kaki.


Surakarta, 26 Juni 2017
Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
 
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!