"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Rabu, 19 April 2017

Baru Tiga Bulan, Wisman ke Manado Sudah Capai Setengah Jumlah Kunjungan Tahun Lalu

 


Kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) di Kota Manado makin terlihat seksi. Di periode Januari-Maret 2017 saja, angkanya sudah menembus 21.208 wisman, hampir mendekati setengah kunjungan wisman di 2016 silam.

“Angka kunjungan Wisman tahun 2016 lalu mencapai 50.208 orang. Tapi, di 2017 baru tiga bulan sudah mencapai 21.208 kunjungan wisman. Hampir setengah dari kunjungan tahun lalu," ujar Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Manado, Hendrik Warokka, Selasa (18/4).

Dari paparan Hendrik, peningkatan basis kunjungan turis wisman itu tidak terlepas dari kebijakan pemerintah. Di antaranya kebijakan Bebas Visa Kunjungan ke Indonesia untuk 169 negara.

Ditambah lagi, ada dukungan promosi, hard selling dan kemudahan akses udara dari Kementerian Pariwisata, Angkasa Pura, AirNav dan sejumlah maskapai.

“Sekarang Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado sudah buka 24 jam. Jumlah penerbangan dan arus keluar masuk barang jadi meningkat,” katanya. 

Ucapan Hendrik tadi disokong data akurat. Sepanjang 2016 lalu, Bandara Sam Ratulangi Manado menunjukkan capaian positif. Sebanyak 96.204 penumpang internasional masuk-keluar di bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I (Persero) tersebut. Angka ini naik pesat sebesar 80 persen.

Pada 2015, tercatat hanya 42.788 penumpang. Untuk traffic pesawat sepanjang 2016, ada 25.494 pergerakan untuk domestik dan 868flight internasional atau naik 86 persen jika diakumulasikan.

“Target Pemkot Manado tahun 2017 ini tidak banyak-banyak, hanya 51 ribu kunjungan wisman. Kami optimistis bisa mencapai target ini, bahkan bisa melampaui," katanya.

Dominasi kunjungan wisman ke Manado, menurut dia, masih didominasi Cina, Jerman dan Singapura. "Kalau Wisman dari Tiongkok datang di Manado selama enam hari. Mereka umumnya berwisata bahari mayoritas tertarik dengan Bunaken, Danau Tondano dan Danau Linow. Nomor duanya suka wisata budaya dan city tour karena turis Cina itu suka berbelanja di Mantos, mengunjungi patung Tuhan Yesus di Citraland, ke kawasan Kampung Cina dan jalan-jalan di area Boulevard," ujarnya.

Lantaran didominasi turis Negeri Tirai Bambu, Dispar Kota Manado berencana akan memperkuat pemasaran pariwisata ke Cina. Caranya? Dengan join ke Kementerian Pariwisata untuk mempromosikan pariwisata di Manado langsung ke Cina.

"Untuk menambah kunjungan Wisman, Dispar juga akan membenahi objek wisata di Manado, kebersihan dan keamanan Kota Manado harus tetap dijaga agar Wisman nyaman datang dan tinggal di sini," katanya. 

Realita tadi membuat Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya makin bersemangat menjadikan Kota Manado sebagai HUB Pariwisata dari pasar Pasifik, seperti CIna, Hong Kong, Macau, Taiwan, Jepang dan Korea Selatan.

“Atraksi pariwisata di Manado kita acungkan jempol. Makanya kita buat Beyond Manado untuk menjadi hub pariwisata,” kata Menpar Arief Yahya.

Salah satu komitmen Menpar Arief Yahya dengan Board of Directors (BoD) Sriwijaya Air yang dipimpin Chandra Lee di Roadshow, 17 April 2017 lalu adalah menambah frequensi terbang ke Manado dari pasar China. Destinasi baru yang akan diterbangi Sriwijaya adalah Ternate, Ambon, Makassar, Manado, Lombok, Tarakan, Bangka dan Belitung.

Menpar bersama Gubernur Sulawesi Utara juga berencana meningkatkan fasilitas pariwisata lain seperti memperbaiki akses transportasi laut dari dan ke Manado dan amenitas.

“Ini adalah bagian dari CEO Commitment atau keseriusan Gubernur Olly Dondokambey bersama seluruh jajarannya. Kalau pimpinan daerahnya serius, pasti akan tercapai target kunjungan tersebut, begitu pun sebaliknya,” ujar Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

by Facebook Comment

Anindya Putri Ajak Mahasiswa UI Medsoskan Wonderful Indonesia

 


JAKARTA - Putri Pariwisata Indonesia 2015 Anindya Kusuma Putri tampil berapi-api penuh semangat. Dia tidak sedang berkampanye politik, atau orasi kebangsaan di Fisip Universitas Indonesia (UI), 18 April 2017. Dia mengajak mahasiswa UI untuk mempromosikan Wonderful Indonesia melalui media sosial. 

"Kalian bisa menggunakan Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, menjadi Blogger atau Video Blogger, untuk mempromosikan pariwisata Indonesia!" ajak Anindya, yang lahir di Semarang 3 Februari 1992 itu. 

Peraih Mahkota Putri Indonesia 2015, yang sanggup menembus 15 besar dunia di ajang Miss Universe 2015 itu gemes. Indonesia jauh lebih kaya, lebih indah, lebih keren dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara. Tetapi jumlah kunjungan Wisman masih kalah dari Malaysia, Singapore dan Thailand. "Kalau mau bantu Indonesia menjadi lebih hebat dari negara-negara itu, ayo kita promosikan destinasi kita di medsos!" lagi-lagi ajak Anin. 

Wakil Jawa Tengah di Putri Indonesia 2015 yang mengenakan baju krem dan sepatu sporty itu merasa yakin, Indonesia bisa menjadi yang terbaik di pariwisata. "Saya sudah jalan ke mana saja, di negara-negara Asia Tenggara! Saya pernah lihat culturenya Jepang! Saya tetap cinta Indonesia," aku Anin, yang disambut tepuk tangan riuh. 

"Kalian boleh coba underwater di Meksiko, Equador, Fiji, dimana saja! Raja Ampat dan Indonesia Timur jauh lebih hebat! Indonesia is the best," sebut Anindya yang hobi menyelam dan bola basket itu. Ajakan untuk menghebohkan pariwisata Indonesia di medsos itu rupanya cukup menarik perhatian para mahasiswa. 

Statemen Anindya Putri itu dibenarkan Don Kardono, Staf Khusus Menpar Bidang Komunikasi yang sama-sama di forum Pekan Komunikasi 2017, dalam Seminar PR-Vaganza oleh HMIK - Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisip UI itu. "Anin benar! Raja Ampat adalah ranking 1 untuk destinasi snorkeling dunia versi CNN Travel," sebut Don Kardono. 

"Nomor 2, masih juga Indonesia, dengan Labuan Bajo Komodo! Nomor 3 baru Kepulauan Galapagos, di Samudra Pasifik Equador. Tahun 2017 ini, The Best Destination pilihan travellers di TripAdvisor adalah Bali. Mengalahkan London, Paris, New York, Roma, yang menjadi ikon pariwisata dunia!" jelas Don. 

Don Kardono setuju 1000% dengan Anin, untuk membuat Wonderful Indonesia dikenal dan menjadi top of mind, harus dipromosikan. Channel promosi yang paling efektif saat ini, media digital. Cara yang paling murah dan mudah menguasai content digital, adalah melibatkan semua pihak untuk promosi gratis di Media Sosial. 

Tahun pertama 2015, menurut Don, 80% promosi Winderful Indonesia diarahkan ke branding. Memperkenalkan produk destinasi Indonesia ke seluruh penjuru dunia. "Anda ke mana saja, melihat media apa saja, pasti ketemu Wonderful Indonesia!" jelas Don, sambil menunjukkan dokumen dan liputan media di London, Paris, New York, Berlin, Amsterdam, Tokyo, China, Singapore, KL, dan lainnya. 

Semua media digital yang menjadi trend setter dunia juga selalu bertemu dengan Wonderful Indonesia. "Dari Google, Youtube, TripAdvisor, Baidu, Ctrip, dan lainnya selalu berjumpa dengan national branding Indonesia! Mengapa harus menguasai digital? Sekarang orang search, share, book, sampai payment sudah melalui smart phone, sangat digital!" kata Don Kardono. 

Tema seminar yang dimoderatori Izzaty Zephaniah itu sendiri sebenarnya adalah "The Art of Storytelling: Escalating Indonesia's Tourism to The Next Level." Don mencontohkan bagaimana New Zealand mendongkrak pariwisatanya melalui The Hobbit Village dengan cerita The Lord of The Rings. Lalu Belgia dengan patung Manneken Piss, Inggris dengan Stonehenge. 

Phiphi Island Thailand dengan James Bond 2011. Petronas Twins Tower KL Malaysia dengan Tom Cruis Mission Impossible 2013. Korea Selatan dengan drama Sonata Winter 2009. "Kita punya success story di Belitung, dengan novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata yang booming saat difilmkan," jelas Don Kardono. 

Terakhir, film Ada Apa Dengan Cinta (AADC-2), yang mempopulerkan destinasi baru di Gunung Kidul Jogjakarta. Semua karena kekuatan storyline. "Kunjungan Raja Salman Arab, belum lama, itu juga membangun story baru bagi travellers Arab Saudi, dan sekarang sedang kita promosikan di Arab, dengan tema Napak Tilas Raja Salman di Jakarta, Bogor, Bali dan sekitarnya," kata Don Kardono. 

Nara sumber lain yang tampil adalah Benny S ButarButar, VP Corporate Communication  PT Garuda Indonesia. Dia menyebutkan maskapai penerbangan full service ini akan support pariwisata Indonesia, karena pariwisata sudah ditetapkan Presiden Jokowi sebagai core economy bangsa dan leading sector. 

Industri penerbangan, kata dia, tidak bisa berdiri sendiri. Daerah yang punya destinasi juga harus menggelar banyak atraksi dan kegiatan untuk pariwisata. Sehingga ada keinginan orang untuk berwisata. 

Sesi kedua, seminar itu menampilkan Marianne Admardatine, Ogilvy Public Relations Indonesia, Edwin Pieroelie, Klirkom Public Relations, Laura Kemp, Australian Embassy Jakarta.(*)
by Facebook Comment

Jadi Destinasi Wisata Cross Border, Talaud Mulai Bersolek

 

TALAUD - Sejak ditetapkan sebagai destinasi wisata daerah perbatasan (cross border), Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, mulai membenahi pariwisatanya. Dari mulai calender of event, promosi, infrastruktur fisik hingga peninjang wisata, semua mulai ditata dengan berpatokan pada standar dunia.

"Talaud sudah ditetapkan sebagai destinasi wisata perbatasan oleh Kementerian Pariwisata dua minggu lalu. Karena itu kita akan benahi
pariwisatanya. Kami juga akan menyiapkan calender of event untuk 2017 yang mungkin dimulai Mei," jelas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Talaud Ronal Izak, Rabu (19/4).

Ya, Talaud memang istimewa. Sangat pas ditetapkan menjadi destinasi wisata perbatasan. Daerahnya berbatasan langsung dengan Filipina. Untuk crossborder tourism, sangat oke mengingat pesona alam bibir
Pasifik yang indah tersaji di sana.

Sebutannya saja Bumi Porodisa, bahasa yang diserap dari kata paradise. Kepingan surga. Konon sebutan ini selalu diungkapkan pelaut Portugis ketika melakukan pelayaran sepanjang Kepulauan Sangir – Talaud.

"Kemenpar sudah berkomitmen akan bantu memajukan wisata Talaud, khususnya mempromosikan keindahan pulau-pulau dan pantai yang bersih dan masih natural di sini. Jadi kami di daerah pelan-pelan mulai
membenahi promosi, infrastruktur fisik dan penunjang pariwisata," jelas Ronal.

Soal keindahan destinasi wisata, Ronal mengaku tak khawatir. Destinasi wisata di Talaud banyak menebarkan pesona alam yang yahud. Pulau Karakelang misalnya. Banyak surga tersembunyi yang bisa ditemui di
sana. Dengan bantuan promosi dari pusat, Ronal yakin wisata kepualauan Talaud akan makin dikenal di seluruh Indonesia dan mancanegara.

"Dengan terobosan-terobosan yang dilakukan Bupati kami Ibu Sri wahyumi Maria Manalip dan dukungan pusat, sangat memberikan dampak positif bagi pariwisata Kabupaten Talaud," kata Ronal.

Penetapan Talaud sebagai salah satu destinasi pariwisata perbatasan andalan tak lepas dari dukungan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuty dan Asisten Deputi
Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar Vinsensius Jemadu.

Esthy mengatakan, setelah ditetapkan sebagai salah satu destinasi pariwisata perbatasan andalan, banyak tugas yang menanti kepala daerah bersama tim untuk memajukan pariwisata di daerah tersebut.

Tugas utama yang dikejarnya adalah melakukan pembenahan berbagai sarana dan infrastrtuktur pendukung lainnya di Talaud lsupaya terlihat ada perbedaan dalam penataannya.

"Pembenahan mendesak dilakukan supaya bisa membuat Talaud menjadi lebih baik dari sisi fisik. Wisatawan yang datang ke Talaud harus
dibuat betah," ujar Esthy.

Kebetulan, Talaud punya banyak destinasi wisata yang keren. Selain wisata alam pantai dan air terjun, ada juga wisata petualang goa dan desa wisata. Yang cukup dikenal antara lain Pantai Pesisir Timur pulau Karakelang, Pantai Lobbo, Goa Weta, Air Terjun Ampadoap, dan Desa Adat Bannada.

Di pesisir Timur, wisatawan bisa menikmati hamparan pasir halus sepanjang 12 kilometer. Pantainya berhadapan langsung dengan lautan
pasific dan memiliki lebar sekitar 60 hingga 80 kilometer jika sedang surut.

Pantai Lobbo di Kecamatan Beo Utara juga tak kalah okenya. Apalagi saat sunset. Pancaran oranye matahari di ufuk barat bumi semakin indah saat pulau Nusa Tofor dan Nusa Dolong membentuk siluet di bawahnya.

Hamparan pasir hitam halus yang luas, serta deburan ombak bertingkat semakin menambah nikmatnya menghabiskan senja di pantai yang masih perawan ini.

Pualu Karakelang juga punya pesona Goa Weta dengan stalaktit dan stalakmitnya. Goa ini mempunyai panjang sekitar 400 meter dan tembus ke ujung goa lainnya di perbukitan.

Air Terjun Ampadoap juga punya keunggulannya sendiri. Dua buah air
terjun yang saling berhadapan ini tak tinggi, masing-masing hanya setinggi lima meter. Kedua air terjun ini jatuh di antara bebatuan dan aliran airnya bertemu di satu titik, lalu mengalir bersama menuruni anak sungai.

Sementara, Desa Bannada ditetapkan sebagai desa adat karena kearifan lokal kerajaan Talaud atau Porodisa yang tetap terjaga hingga saat
ini. Para petua adat, masih menyimpan barang-barang peninggalan sejarah kerajaan Porodisa terdahulu. Desa ini sangat tradisional, perkembangan zaman tak mampu menggerus budaya yang telah turun temurun dipelihara.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan cross border tourism di Talaud, selain dimaksudkan untuk menggarap potensi wisata mancanegara di daerah tersebut, juga bertujuan menggeliatkan perekonomian
masyarakat setempat. "Potensi border tourism itu besar. Masyarakat di sana juga harus mendapatkan benefit dengan lebih banyak event, sehingga banyak orang berdatangan," ujar Menpar Arief Yahya.

Menurut Arief, cross border tourism sesuai dengan fokus Presiden Joko Widodo yang ingin menggairahkan daerah perbatasan. Presiden Jokowi sejak awal menaruh perhatian serius kepada warga masyarakat Indonesia
yang berada di pulau terluar, perbatasan dan  daerah terpencil. Saking seriusnya, Presiden ketujuh Indonesia itu tak ragu mengubah sebutan daerah perbatasan dari pulau terluar menjadi pulau terdepan. Karena itu, serangkaian border tourism digelar dari Atambua, Dili, Papua, Aruk, Entikong, sampai ke Batam-Bintan.

"Kami akan terus pelajari dan evaluasi, seberapa efektif untuk menggairahkan ekonomi masyarakat. Termasuk seberapa bagus menarik wisatawan dari negara tetangga," kata menteri asal Banyuwangi itu. (*)
by Facebook Comment

Yuk ke Samosir, Intip Uniknya Ajang Cari Jodoh di Festival Gondang Naposo

 

SAMOSIR – Anda belum pernah menyaksikan festival cari jodoh yang unik? Berhadiah total Rp 20 juta? Di Pulau Samosir, lokasi wisata kelas dunia yang merupakan ‘jantungnya’ Danau Toba? Nah, bagi yang penasaran, silakan datang ke Samosir. Ada Festival Gondang Naposo, ajang cari jodoh yang siap digelar, 29-30 April 2017. Ritual ini bagaikan acara ‘Take Me Out’ yang kerap ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta.

“Ini sangat unik. Gondang Naposo merupakan ritual etnis Batak sebagai media perkenalan dan tegur sapa, berbalas pantun antar pemuda dan pemudi sampai melangkah ke jenjang perkawinan. Pemerintah daerah juga menyediakan hadiah total Rp20 juta. Silakan datang ke Samosir untuk menyaksikan festival tak biasa ini,” papar Kepala Dinas Pariwisata, Seni, dan Budaya Kabupaten Samosir, Ombang Siboro, Rabu (19/4).

Bagi yang penasaran, ingin tahu, tak ingin melewatkan momen langka ini, silakan arahkan langkah ke  Pantai Pasir Putih Parbaba, Kecamatan Pangururan, 29-30 April 2017. Di kawasan yang bakal segera disulap menjadi ’10 Bali Baru’ itu, Anda bisa menyaksikan 12 sanggar tari dari Samosir, Dairi, Tapanuli Utara, Tobasamosir, Pematangsiantar, Medan dan lainnya yang mengikuti ajang tersebut. 

Dari mulai utusan instansi pemerintah baik provinsi maupun kabupaten dan kota, lembaga pendidikan tinggi negeri dan swasta, lembaga pendidikan menengah negeri dan swasta, utusan gereja, lembaga seni budaya, komunitas seni budaya, lembaga sosial maupun organisasi sosial, semua berbaur jadi satu. Yang penting, usia peserta minimal 16 tahun atau belum menikah. Masing-masing tim berjumlah minimal 25 orang dan maksimal 30 orang. Dan setiap tim harus memiliki paminta gondang, serta menampilkan formasi gondang mula-mula, somba, hata sopisik, kreasi dan hasatan sitio-tio. 

“Keseluruhan rangkaian gondang yang ditampilkan bebas untuk dikreasikan namun tidak mengurangi makna dan tujuan akhir dan harus diiringi pargossi yang disiapkan panitia penyelenggara. Sinopsis gondang kreasi harus sudah diserahkan kepada panitia paling lambat 27 April,” kata Ombang. 

Ombang menambahkan, peserta dapat mendaftar langsung ke kantor Dinas Pariwisata Samosir pada jam kerja atau mengirim formulir melalui email parsenibud.kabsamosir@yahoo.com, atau melalui facebook Dinas Pariwisata Samosir. “Untuk pendaftaran terakhir peserta pada 27 April jam 12.00 WIB, dengan kriteria penilaian meliputi, ketepatan tortor, penggunaan ulos, wiraga, wirasa dan wirama, komposisi atau pola lantai, etika atau disiplin, maupun inovasi gerak laku pada tortor kreasi,” ujarnya. 

Festival Gondang Naposo merupakan ajang resmi yang telah mendapat persetujuan dari orang tua bagi anaknya untuk mencari jodoh. Dan dalam konteks dunia modern, agendanya mirip dengan ‘Take Me Out by Ancient Batak People’. “Rangkaian kalender pariwisata ini, kami harapkan juga menjadi sarana pertunjukan dan hiburan bagi wisatawan dan masyarakat,” kata Ombang.

Yang perlu dicatat, tahun ini evennya dikemas beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di edisi 2017, penyelenggara akan menampilkan para muda-mudi dengan aksesoris khas Batak. “Tarafnya sudah internasional. Nanti akan ditampilkan berbagai tortor muda-mudi yang ceria, sekaligus sarana muda-mudi asal Batak untuk mencari jodoh. Ini dibuat untuk mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Samosir, yang  merupakan jantung-nya Danau Toba," ungkap Ombang.

Festival yang digelar di Pasir Putih Parbaba ini akan dimeriahkan dengan hiburan rakyat, serta grup  band terkenal di tanah Batak yaitu Stelfoise, dan grup-grup band musik tradisonal lainnya. Tidak hanya itu, Festival yang digelar selama dua hari ini, rencananya akan diselenggarakan event sport tourism bertajuk Jelajah Sepeda Internasional (OKBA Internasional), serta yang tak kalah menarik Open Dragon Batt di Danau Toba juga akan disiapkan.

Reapon Bupati Samosir Rapidin Simbolon? Sangat positif. Dia pun langsung menempatkan posisi di barisan yang sama dengan Ombang. "Ini sangat bagus. Target kita sekitar 5.000 hingga 10.000-an wisatawan berkunjung ke Samosir, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan manca negara," tutur Bupati Samosir Rapidin Simbolon.

Rapidin juga berpesan, untuk semua orang yang peduli dan  ingin belajar tentang Budaya Batak Tartor Muda-mudi agar datang ke Festival Gondang Naposo 2017.

“Bagi wisatawan yang ingin menikmati Tradisi Budaya Batak yang sangat Langka ini, datanglah ramai-ramai ke Samosir untuk menyaksikan dan sembari berlibur. Nikmati budayanya, nikmati hiburannya dan nikmati keindahan alamnya," pungkasnya.

Beragam keunikan tadi ikut disimak Menpar Arief Yahya. Alhasil, menteri asal Banyuwangi itu mengapresiasi agenda yang sudah dirancang Samosir tersebut.. “Maju terus Samosir dan Danau Toba,” kata Menpar Arief Yahya. 

Kebetulan, suasana industri pariwisata saat ini sedang bergairah. Semua lini bergerak. Lewat festival unik tadi, mantan Dirut Telkom itu mengaku makin pede dalam mengejar target 2017, yakni sebesar 15 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 265 juta pergerakan wisatawan nusantara. “Delapan kabupaten di Danau Toba Sumut saya lihat makin kompak, makin kreatif, dan semoga makin peduli akan kelestarian Danau vulkanik terbesar dunia dan sekaligus terdalam dunia itu,” kata Menteri Arief Yahya. (*)
by Facebook Comment

Jogja Puaskan Reunian Diaspora Keturunan Jawa

 

JOGJA - Rangkaian kegiatan Seni Budaya yang disediakan panitia Javanese Diaspora Event (JDE) III mampu memuaskan peserta. Ratusan orang keturunan Jawa yang berasal dari Suriname, Kaledonia Baru, Belanda, Singapura, Malaysia, Thailand, Sulawesi dan lainnya, antusias mengikuti rangkaian acara.

Sejak dibuka pada Senin (17/4/2017) atau 20 Rejeb 1950 Tahun Saka, JDE III diisi dengan sejumlah acara pengenalan budaya Jawa. Pusat kegiatan hingga tanggal 23 April berada di Museum Beteng (Beteng Vredeburg) Jogja.

Ada 19 kegiatan seperti bazar, pameran karya seni dari diaspora Jawa. Ada diskusi dan pertunjukan wayang kulit dengan menghadirkan Ki Warsena Slank, ada stand up comedy berbahasa Jawa dengan tema "Waton Njeplak", dan pemaparan materi Filosofi Jawa. Kemudian ada workshop membatik, pelajaran bahasa dan huruf Jawa Hanacaraka serta pemutaran film Jawa. Ada pula kunjungan ke museum, ke sekolah SD Taman Muda Ibu Pawiyatan Tamansiswa, dan sebagainya.

Saat workshop membatik, para peserta dengan tekun mengikuti arahan pembimbing. "Para peserta semangat sekali. Rasa ingin tahunya begitu tinggi. Kami pun jadi semangat pula," ujar Podang Suroto dari Batik Keris Solo yang menyediakan materi workshop.

Forum berkumpulnya orang Jawa dari berbagai tempat tersebar  di dunia ini bertema "Ngumpulke Balung Pisah". Menariknya, kendati mereka belum pernah bertemu, komunikasi bisa lancar. "Nganggo boso Jowo ngoko," ujar Yakiem Asmowidjojo, Rabu (19/4).

Yakim keturunan Jawa Suriname sekarang bermukim di Belanda. Ia merupakan Kordinator Diaspora Nedherland dan Suriname. Dalam acara kali ini ia membawa rombongan besar. "Petang puluh seka Londo, selikur seka Suriname (Empat puluh dari Belanda dan dua puluh satu dari Suriname)," urainya.

Pria yang memiliki kakek asal Nganjuk dan nenek Blitar, Jawa Timur ini menjelaskan teman-temannya sangat senang bisa sampai Jogja. "Seneng iso mulih Njawa. Simbah mbiyen ora iso, merga ora duwe duit, saiki putune iso dolan mrene (Senang bisa pulang ke Jawa. Jika kakek nenek dulu tidak bisa karena tidak punya uang, sekarang cucunya bisa ke sini)," katanya.

Yakiem dan kawan-kawan memanfaatkan kesempatan in untuk berwisata ke sejumlah lokasi wisata di Indonesia. "Sekarang kerja dulu sampai tanggal 23. Tanggal 25 April saya mulai liburan keliling Solo, Madiun, Malang, Bali, Lombok dan Jakarta. Saya akan menikmati liburan," tandasnya memakai bahasa Jawa.

Kepada media lokal, salah satu peserta, Sri Rahayu yang berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara, mengaku sangat emosional saat mengikuti upacara pembukaan, bahkan ia sampai meneteskan air mata saat lagu _Matur Nuwun Simbah_ dinyanyikan. Lagu ini adalah lagu tema Javanese Diaspora Event III.

Baginya, event ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa karena mengingatkan orang-orang kepada leluhur yang telah berjuang sepenuh hati agar anak cucunya bisa hidup dengan sejahtera, di mana pun berada.

Ketua panitia Javanese Diaspora Event III, Indrata Kusuma Prijadi, mengatakan dibandingkan dengan penyelenggaran dua event sebelumnya, Javanese Diaspora Event III diikuti oleh lebih banyak peserta. 

“Diaspora Jawa itu merujuk ke para keturunan orang Jawa yang tidak lagi tinggal di Jawa. Dalam hal ini adalah wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jogja. Mereka hadir, saling bersilaturahmi di Jogja,” jelasnya.

Menurut Indrata, JDE III dihadiri beberapa tokoh diaspora Jawa yang cukup dikenal di negaranya masing-masing. Di antaranya adalah Paul Salam Somohardjo yang merupakan mantan Ketua Parlemen Suriname tahun 2005 silam, Titi Amina Pardi yang adalah dubes Suriname untuk Indonesia, Hariette Mingoen, antropolog serta Ketua Stichting Comite Herdenking Javanese Immigratie Nederland dan Thiery Timan yang merupakan Ketua Persatuan Masyarakat Indonesia dan Keturunannya di New Caledonia.

Sementara itu, Kanjeng Pangeran Haryo Wironegoro mengaku sangat senang bisa menjadi tuan rumah bagi orang Jawa dari seluruh dunia untuk bisa berkumpul dan berbagi bersama. 

Ia mengaku akan berkerja keras untuk memastikan setiap diaspora Jawa yang hadir agar senang dan bahagia selama berjalannya Javanese Diaspora Event III.

Kendati taglinenya "reuni" Diaspora Jawa, event ini juga dihadiri keturunan Batak dan Manado di luar negeri. Ada Norman Pasaribu dan Djintar Tambunan dari Kaledonia Baru. 

Aktivitas reuni dengan mengundang orang ke tanah air itu termasuk MICE. Meeting Incentives Conference Exhibition itu masuk dalam portofolio bisnis pariwisata, yang hitungannya sekitar 5%. "Makin banyak aktivitas MICE, makin bagus bagi industri pariwisata," kata Arief Yahya. 
(*)
by Facebook Comment

Selasa, 18 April 2017

Roadshow Airlines, Menpar Dapat Jaminan Dua Direct Flight dari Air Asia

 

TANGERANG - Menpar Arief Yahya langsung menindaklanjuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) I tahun 2017 tentang air connectivity di Hotel Borobudur, Jakarta lalu. Senin, 17 April 2017, Mantan Dirut PT Telkom itu roadshow ke tiga airlines --Garuda Indonesia, Air Asia, Sriwijaya Air-- dan Angkasa Pura II di kawasan Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten. 

Menteri Arief menyadari betul, air transport infrastructure, ground and port infrastructure, tourist service infrastructure adalah point yang  menentukan daya saing pariwisata Indonesia. Indeks itu dinilai oleh World Economic Forum (WEF) Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI). 

Kunjungan pertama, ke kantor Air Asia Indonesia di Jalan Marsekal Suryadarma, Selapajang, Tangerang. "Air Asia bulan depan akan terbang ke India, lalu ke China!" ucap Menpar Arief Yahya didampingi Dendy Kurniawan, CEO Air Asia Indonesia. 

Menteri Arief sengaja mengumumkan itu, di depan wartawan, agar Air Asia tidak mundur lagi. Dendy Kurniawan pun mengaggukkan kepala, tanda mengkonfirmasi statemen Menpar Itu. Tanggal 19 Mei 2019, Air Asia membuka jalur Denpasar-Kuala Lumpur-Mumbai, regular 7 kali seminggu dengan pesawat A-330. 

Selain itu, juga rute Bali-Narita Jepang 4 kali seminggu juga dengan pesawat yang sama, A-330. Air Asia juga akan terbang dari Jakarta ke Macau, Pada 17 Agustus 2017. Lalu, Jakarta-Singapore-Shenzen, 17 Oktober 2017 dengan A-320. "Kami selalu terbang dengan dua tipe pesawat A-320 dan A-330 itu," jelas Dendy. 

Menpar Arief dalam roadshow itu didampingi Stafsus Bidang Konektivitas Judi Rifajantoro, Tenaga Ahli Bidang Konektivitas Robert Waloni dan Stafsus Bidang Komunikasi Publik Don Kardono. Kunjungan itu untuk menindaklanjuti air connectivity ke 3A, Airlines, Airport dan Authority, untuk mengejar seats capacity wisman yang masih kurang 4 juta, dari target 15 juta tahun 2017 ini. 

“Kita masih kekurangan 4 juta kapasitas tempat duduk, saya hadir di sini untuk meminta rekan-rekan di Air Asia menambah jumlah penerbangan terutama dari rute-rute yang baru," tutur Arief Yahya. Bisa dari originasi baru, bisa destinasi baru, bisa juga kombinasi keduanya. 

Dia juga menawarkan terbang ke Thailand, terutama di secondary city seperti Chiang Mai, Phuket atau kota lain non Bangkok. Destinasi yang ditawarkan adalah Solo, Jateng, yang bisa eksplorasi ke Borobudur dan Joglosemar. "Skemanya bisa joint promotion, juga bisa dengan insentif lain," kata dia. 

Soal India, Menpar Arief memang sudah gemes. Setahun wisman dari negeri India di Asia Selatan itu sudah 300 ribu. "Saya orang awam, di air transportation, tapi saya tahu itu rata-rata 1000 orang perhari orang India ke Indonesia, pasti naik pesawat kan? Aneh aja kalau tidak direct flight," kata Menpar Arief. 

Arief sudah punya angkanya, 60% wisman itu maunya direct flight. Lalu, 75% wisman yang masuk ke Indonesia itu via udara. "Maka kalau tidak berani mengambil rute baru itu aneh saja! Semoga doa saya "dikabulkan" dan Air Asia menjawabnya dengan terbang ke India langsung," katanya, 

Arief memaparkan, tujuan wisman India sudah jelas, yang pertama ke Bali lalu kedua Jakarta dan yang ketiga Medan. “AirAsia sendiri merupakan penyumbang wisman terbesar dari berbagai airlines, misalkan saya kasih contoh ada sepuluh maskapai di Indonesia, di urutan pertama yaitu AirAsia mencapai 25 persen sumbangan Wisman-nya. Dan yang nomor dua itu separuh dari 25 persennya. Kita masih bergantung kepada rekan-rekan yang ada di Air Asia,” ujar Menpar. 

Sementara CEO Air Asia Group Indonesia Dendy Kurniawan, sangat mengapresiasi kunjungan Menpar Arief Yahya ke kantornya untuk kali kedua. Pihaknya mengatakan akan mendukung program kerja Kementrian Pariwisata untuk pencapaian target kunjungan wisman ke Indonesia yang mencapai 15 juta tahun 2017. 

“Ini merupakan kunjungan ke dua Menteri Pariwisata, dan kami dari Air Asia sangat mendukung programnya Pak Menpar.  AirAsia sendiri secara grup sangat kuat di internasional connectivity dan kontribusi kami sangat signifikan dan sangat siap membantu program-program Menteri Pariwisata. Jika memungkinkan target 2 juta wisman, disumbangkan dari pihak Air Asia,” ujar Dendy.

Dari hasil kunjungan ini, tambah Dendy, Air Asia mengambil langkah cepat untuk mendukung program tersebut dengan menambah armadanya. 

“Kami buktikan dengan langkah konkret, dengan menambah jumlah pesawat dan juga menambah penerbangan ke setiap destinasi-destinasi seperti yang disampaikan, terutama China dan India yang baru direncanakan. Total saat ini armada Air Asia Indonesia memiliki 22 Airbus A320 dan 2 Airbus A330. Dan kami akan menambah dua armada lagi,” pungkas Dendy.(*)
by Facebook Comment

Berwisata Religi ke Masjid "Betawi" KH Hasyim Asyari

 

JAKARTA -  Satu lagi destinasi wisata religi yang dimiliki DKI Jakarta. Masjid KH Hasyim Asyari namanya, yang desain arsitekturnya kental dengan budaya Betawi dan akan mengusung konsep agriculture.

Masjid Hasyim Asyari berlokasi di Jln Daan Mogot, Jakarta Barat. Presiden Jokowi telah meresmikannya, Sabtu (15/4), seraya  mengatakan bila pemberian nama masjid adalah sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh NU, KH Hasyim Asyari. Menurut Jokowi, KH Hasyim Asyari adalah tokoh ulama sekaligus pahlawan Islam moderat yang mencintai NKRI.

"Masjid besar ini dinamakan Masjid Hasyim Asyari bukan tanpa sebab. Hasyim Asyari adalah tokoh, ulama, dan pimpinan NU yang telah metakkan nilai keislaman keagamaan dan mencintai NKRI, mengajarkan keislaman yang moderat," kata Jokowi dalam sambutannya.

Jokowi juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap masjid KH Hasyim Asyari. Pasalnya, mulai dari interior sampai kepada ornamen masjid menampilkan ciri khas Betawi. "Saya senang masjid ini penuh dengan ornamen dan kekhasan betawi," ucapnya.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, Presiden Jokowi memang selalu mengingatkan agar menonjolkan arsitektur nusantara di semua destinasi. Misalnya ada begonjong di Padang, ada joglo di Jawa, yang menonjolkan budaya bangunan lokal. 

Masjid KH Hasyim Asyari sendiri dibangun di atas lahan seluas 2,4 hektar dengan luas bangunan sebesar 16.985,43 meter persegi. Letaknya berdekatan dengan Rusun Daan Mogot.

Masjid tersebut dibangun dengan dua lantai dan satu mezzanin dengan daya tampung hingga 12.500 jemaah.

Sang arsitek Masjid KH Hasyim Asyari, Adhi Moersid, dari perusahaan Atelier 6 Arsitek mengungkapkan bahwa pihaknya merancang masjid dengan mengusung konsep keterbukaan, keragaman, dan kebersamaan. Pemanfaatan masjid bukan hanya untuk ibadah, tapi semua pusat kegiatan bisa ada di dalamnya.

Salah satunya termasuk kegiatan pertanian seperti konsep urban agriculture yang diusung oleh masjid raya ini. Adhi mengaku telah mengusulkan masjid akan dikelilingi hutan tumpang sari, dimana di antara pohon besar akan turut ditanam kopi dan lada sehingga lahan kebun menjadi pertanian. Halaman masjid juga dapat ditanami tanaman obat-obatan, lalapan, dan sayur-sayuran yang bisa segera dipanen.

"Sehingga nanti koperasi yang mengelola ini mempunyai hasil,” kata Adhi.

Pria yang telah mendesain banyak bangunan masjid ini berharap Masjid KH Hasyim Asyari berhasil menjadi contoh masjid pertama yang berkonsep urban agriculture. Selain mengasrikan lingkungan, konsep tersebut juga menjadi salah satu cara mengatasi pemanasan global serta perubahan cuaca yang esktrem.

Kentalnya budaya Betawi juga menjadi ciri khas tersendiri bagi desain arsitektur Masjid KH Hasyim Asyari. Tidak seperti masjid pada umumnya, masjid yang menghabiskan biaya Rp170 miliar ini tidak memiliki kubah melainkan dibangun bercirikan pelana dan limasan di rumah adat Betawi. Dipadukan juga dengan bangunan joglo sebagai ciri bangunan nusantara.

Sementara, atap masjid yang mulai dibangun sejak 2013 saat Jokowi masih menjabat Gubernur DKI Jakarta ini berbentuk huruf "T". Huruf “T” adalah pertemuan garis vertikal (hablumminallah) dan garis horizontal (hablumminannas). Garis tengah memanjang sebagai gedung utama masjid yang menjadi pusat ibadah yang bisa dilihat sebagai “batang” dengan dua “dahan” yang merentang ke kanan dan kiri.

Batang dan dua dahan menyimbolkan iman (aqidah), Islam (ibadah), dan ihsan (akhlak, kebaikan, keluhuran) dalam Islam. Iman adalah batang yang membuahkan Islam (ibadah) dan ihsan (akhlak) seperti halnya bangunan masjid ruang tengah sebagai sarana utama untuk ibadah, sementara bangunan kanan kiri sebagai sarana penunjang untuk kegiatan keumatan; pendidikan, kesehatan, layanan sosial, dan lainnya.

Dengan segala kekhasan desain arsitekturnya, Masjid Raya KH Hasyim Asyari menjelma menjadi destinasi wisata baru bagi masyarakat Ibu Kota maupun luar kota. Sejak diresmikan, rombongan masyarakat tampak mengunjungi masjid ini.

"Saya datang bersama rombongan ibu-ibu pengajian dari Bekasi, penasaran gimana masjidnya. Kemarin lihat di TV bagus, terus besar bener pas diresmiin Pak Jokowi," kata Susi (38), warga Bekasi, saat sedang bersantai di pelataran masjid.

Menurut ibu tiga anak itu, setelah memasuki dan berkeliling mengitari isi masjid, dirinya merasa kagum dengan arsitektur atau bentuk bangunan masjid.

"Kita tadi muter-muter di dalam, berasa mewah banget masjidnya. Enggak nyangka dilihat langsung ternyata bagus bener," ujarnya.

Area parkir pun terlihat dipenuhi bus-bus pariwisata yang berjejer tepat di ruas akses Masjid Raya KH Hasyim Asyari, terutama di hari libur. Selain itu, pedagang kaki lima (PKL) ikut menyemut, mulai dari pedagang es krim, bakso, soto, gado-gado, hingga pernak-pernik.

Dengan lahan parkir yang luas dan daya tampung hingga 12.500 jemaah, Masjid KH Hasyim Asyari siap menjadi tujuan wisata religi bagi warga Jakarta maupun luar kota. Kehadirannya memberi rasa kebanggaan tersendiri untuk upaya pelestarian budaya Betawi. (*)


Dikirim dari iPhone saya
by Facebook Comment

Jarak Ditambah 200 KM, Jadwal Tour de Flores Diubah 14-19 Juli

 

FLORES - Jadwal event sport tourism Tour de Flores 2017 yang semula dijadwalkan 9-14 Mei diubah menjadi 14-19 Juli 2017. Jarak tempuhnya pun yang semula  661,5 kilometer ditambah menjadi 808 kilometer.

Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT) Marius Ardu Jelamu mengatakan, panitia sudah bersepakat mengubah jadwal dan penambahan jarak, lantaran ada perubahan rute baru pada sejumlah titik.

"Kita kemudian memutuskan bahwa Tour de Flores akan digelar mulai tanggal 14 sampai 19 Juli. Di beberapa rute ada perubahan jalur. Semula kan jalurnya hanya lurus, tapi sekarang memutar, khususnya di Kabupaten Nagekeo, Manggarai Timur dan Manggarai, sehingga ada penambahan jarak hampir 200 kilometer," kata Marius, Senin (17/4/2017).

Penambahan jarak tersebut, jelas Marius, berada pada jalur Aigela dan Mbay di Kabupaten Nagekeo dan Borong di Kabupaten Manggarai Timur serta Ruteng di Kabupaten Manggarai.

"Setelah kita lakukan survei sepanjang daratan Flores, mulai dari Kabupaten Lembata,  Ada enam etape mulai dari Larantuka sampai Labuan Bajodengan total jaraknya bertambah yakni 808 kilometer," ucap Marius.

Dalam survei yang dilakukan selama seminggu itu juga melibatkan tim dari Kementerian PUPR sehingga mereka kemudian menghitung biaya untuk melakukan perbaikan jalan mulai dari Larantuka hingga Labuan Bajo.

"Dana yang akan dialokasikan untuk perbaikan dan peningkatan kualitas jalan, berkisar antara Rp 30 miliar sampai Rp 40 miliar," ungkap Marius. 

Sementara untuk balap sepeda, peserta yang sudah mendaftar kini telah mencapai 120 orang yang terbagi dalam 13 tim di mana dalam satu tim terdapat delapan orang. Marius memastikan jumlah peserta akan terus bertambah.

"Semua peserta yang sudah mendaftar itu berasal dari 30 negara yang sebagian besar berasal dari Eropa," kata Marius. 

Menurut Marius, kegiatan Tour de Flores ini bukan hanya berdampak pada arus kunjungan wisatawan yang tinggi, namun ada nilai lainnya yakni diplomasi internasional yang bisa dibangun dengan balap sepeda internasional ini.

Untuk atraksi hiburan yang mendukung Tour de Flores 2017 masih tetap sama. Yakni ada bazaar pameran produk-produk budaya, dan kunjungan destinasi wisata yang dikemas dalam paket-paket wisata. Dan yang terunik digelar Gerakan Sejuta Cagkir Kopi. Dalam event ini semua masyarakat akan bersama-sama meminum kopi dari ujung Flores Timur hingga Manggarai Barat pada jam yang sama di acara penutupan Tour de Flores 2017.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti berharap event ini bisa lebih menarik wisatawan domestik dan mancanegara untuk datang ke NTT.

"Saya setuju dengan side event seperti Gerakan Sejuta Cangkir Kopi tersebut. Kalau main event Tour de Flores kan hanya menarik para riders dan timnya saja, jadi memang harus ada acara lain untuk side event yang bisa menarik wisatawan, dan tentunya lokal konten harus diangkat," ujar Esthy.

Esthy menambahkan, melalui event sport tourism internasional tersebut, diharapkan kabupaten serta provinsi NTT dapat memanfaatkan peluang dan momen ini untuk bisa sebagai daya tarik. "Pak Menpar Arief Yahya mengapresiasi sport tourism dan sport event yang mengundang pembalap asing seperti ini," kata Esthy.

"Untuk menjadi daya tarik tentunya harus jauh-jauh dipersiapkan, dipromosikan, dan dikemas dalam suatu paket dan produk. Harusnya industri juga dapat membantu. Dari sisi pariwisata kita harus ambil peluang karena kita gunakan Tour de Flores sebagai event untuk menarik wisatawan. Tentunya Tour de Flores ini menurut Esty harus dipromosikan sebelum, saat event berlangsung, hingga sesudah event," paparnya. (*)
by Facebook Comment

Yuk Ikut Color KasmaRUN 2017 di Bintan

 
 

JAKARTA-Kementerian Pariwisata terus mengembangkan potensi pariwisata Crossborder. Salah satu buktinya, Kementerian yang dipimpin oleh Arief Yahya itu mendukung acara yang unik dan menarik di Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Color KasmaRun 2017 yang akan dilaksanakan 22 April 2017.
 
”Kami memberikan dukungan di acara ini sebagai usaha untuk terus menarik minat para Wisman di Singapura untuk nyebrang ke Bintan, kami yakin ini berpotensi karena acaranya juga sangat menarik dan sudah terekspose besar di Singapura,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti yang juga didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Alam Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar Hendry Noviardi.
 
Lantas apa unik dan menariknya acara ini ? Hendry mengatakan, Kemenpar sudah berkoordinasi dengan panitia bahwa event ini bakal diadakan di kawasan Plaza Lagoi. Lagoi Bay, Bintan yang terkenal dengan pantainya yang bersih dan indah. ”Menariknya acara sport tourism ini digabung dengan ajang pencarian jodoh. Jadi buat para jomblo bisa mengikuti acara ini sambil menikmati keindahan Bintan,” ujar Hendry sambil tersenyum.    
 
Kata Hendry, rencananya akan ada ada 6 zona yang seru yang bisa dinikmati oleh peserta lari yaitu ; Color Zone (zona tepung warna/Holi Powder), Splash Zone (Zona Air Warna),
Foam Zone (Zona Busa), Kasmarun Box (Zona pencarian jodoh), Run voting
(Zona pemilihan suara untuk slogan cinta), Mellow Rain Zone (Zona Hujan). 
 
”Panitia akan memberikan pelari dengan baju yang bertuliskan status cinta mereka seperti #single, #inrelationship, #complicated, tas, headband, kacamata, tiket doorprize, akses masuk ke Festival Area dan Lagoi Bay Lantern Park. Kita akan tebar branding pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia juga di acara tersebut,” ujar Hendry.
 
Kemenpar juga jeli dan cerdas dalam mendukung acara. Kemasan Sport tourism yang didukung Kemenpar pasti dikombinasikan dengan hiburan musik diantaranya adalah DJ Perfomance, Dance, Live music Band, Games, Photobooth, Doorprize, dan Flashmob. 

”Kita akan buat mereka terkesan dengan branding tanah air kita,”ujar Hendry. Data dari panitia, event ini ditargetkan diikuti 1500 peserta dari wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara.

” Publikasi kami untuk negara-negara tetangga panitia mempromosikan event melalui website Bintan Resort, IG dan Facebook, penyebaran brosur di tanah merah Ferry Terminal, Bandar Bentan Telani Ferry Terminal, juga bekerjasama dengan Hotel di Bintan Resort dan gtravel agent internasional,” kata Hendry.

Hendry memaparkan, kegiatan semacam ini sudah digelar ketiga kali dan selalu mendapatkan animo masyarakat tinggi. Tiket yang dijual selalu ludes di tiap penyelenggaraan. 

"Kegiatan seperti ini tidak hanya mengajak orang untuk hidup sehat, tetapi juga membuat mereka bahagia. Ekspektasi kami adalah bisa menciptakan senyum di wajah para peserta, karena keindahan Bintan dan uniknya acara,” kata Hendry.

Menpar Arief Yahya mengatakan, acara crossborder sukses dilangsungkan di banyak area perbatasan di tanah air sepanjang 2016. Karena itu, Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya bakal melanjutkan program menangkap peluang baru di titik-titik lintas batas dengan negara tetangga. Terutama di Aruk, Kab Sambas, Kalbar yang berbatasan dengan Malaysia, Atambua NTT yang berdekatan dengan Timor Leste, Merauke dan Irian Jaya, Papua yang berimpitan dengan Papua Nugini. 

”Bintan, Batam, Anambas, Tj Balai Karimun juga terus dicarikan program yang bisa menghadirkan wisatawan mancanegara. Karena di mana-mana, crossborder itu bisa menjadi generator baru untuk menembus Wisman. Di Prancis, Spanyol, dan banyak Negara Eropa sudah menempuh cara ini, menaikkan wisman dari crossborder,” jelas Menpar Arief Yahya, di Jakarta.
 
Pertama, konsistensi Festival Crossborder akan terus dilakukan. Kalau selama ini ditangani oleh Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara, I Gde Pitana melalui Asdep Rizki Handayani Mustafa untuk wilayah ASEAN, dan Vinsensius Jemadu untuk Asia Pasifik, maka tahun depan dipindahkan ke Deputi Pengembangan Pemasaran Nusantara.

“Yang sudah sukses, harus terus dioptimalisasi agar lebih konkret menghasilkan wisman dan wisnus. Bagi pelaku bisnis, ini menarik. Mereka pasti sudah mulai berhitung untuk membangun amenitas seperti hotel, resort atau akomodasi, lalu membuat atraksi seperti theme park, seni pertunjukan, dan lainnya. Tujuannya agar Wisman lebih lama tinggal,” kata Menpar Arief Yahya.(*)
by Facebook Comment

Top, Diplomat Bakal Ikut Lambungkan Nama Labuan Bajo di Mancanegara

 

LABUAN BAJO - Upaya mengenalkan destinasi wisata unggulan Indonesia ke dunia internasional bakal semakin masif. Bukan hanya melalui iklan atau viral di media sosial, tapi juga melibatkan para diplomat Indonesia yang bertugas di mancanegara.

Kementerian Luar Negeri RI pada 16-22 April  menggelar kunjungan dalam rangka Diklat Sesparlu di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Lokasi yang dikunjungi adalah destinasi Labuan Bajo dan sekitarnya.

“Destinasi yang dituju adalah Padar, Komodo, Manta Point, Heritage Walk Kampung Ujung, Edukasi Budidaya Mutiara di Pulau Pungu, Kampung Nelayan Papagarang, Pulau Kanawa, Sunset Kalong Rinca, Liang Ndara, Amelia Sea View,” ujar Shana Fatina selaku person in charge Labuan Bajo dari Pokja Destinasi Prioriras Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Para diplomat itu tak hanya  berkunjung dan melihat-lihat. Sebab, ada aktivitas lainnya. “Aktivitasnya meliputi clean up beach, forum pemuda, forum perempuan, forum budaya,” sebutnya.

Yang lebih istimewa, kegiatan itu tidak hanya diikuti diplomat senior Indonesia. Ada pula delapan diplomat asing dari Australia, China, Myanmar, Fiji, Laos, Cambodia dan Papua New Guinea yang andil.

Shana -panggilan Shafa- menambahkan, kegiatan itu diharapkan menjadikan para diplomat memiliki pengetahuan yang cukup  tentang destinasi-destinasi wisata, khususnya di wilayah Indonesia timur. Bahkan, Kemlu mencanangkan tanda pagar (tagar) atau hashtag khusus pada kegiatan itu, takni #sesparlugoestobajo #wonderfulindonesia #pesonaindonesia. 

“Jadi setiap peserta wajib untuk mengunggah kegiatan dalam bentuk vlog, foto, dan kicauan di Twitter,” ujar Shana tentang kegiatan yang didukung Kemenpar itu.

Kemenpar juga sudah berencana memajang Labuan Bajo di ajang  Malaysia International Dive Expo (MIDE) pada 12-14 Mei mendatang di PWTC Kuala Lumpur, Malaysia. Selama ini, MIDE dikenal sebagai pameran wisata minat khusus selam terbesar di Malaysia. 

Karenanya, Kemenpar akan mengirimkan sales mission ke MIDE 2017 untuk mempromosikan wisata selam bawah laut dan komodo. “Singapura dan Malaysia merupakan penyumbang diver visitor terbanyak ke Indonesia untuk negara ASEAN,” sebutnya.

Lebih lanjut Shana mengatakan, Labuan Bajo memang terus berupaya berbenah dari sisi sumber daya manusia (SDM) maupun sarana dan prasarana. Dari sisi SDM, usulan untuk mendirikan Akademi Komunitas Pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat telah mendapat lampu hijau dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti).

“Yakni untuk tingkat diplomas satu dan diploma dua. Sedangkan kurukulum dan dosen vokasinya dari kalangan industri melalui proses RPL (rekognisi pembelajaran lampau, red),” tuturnya.

Sedangkan untuk mengebut aksesibilitas, sedang ada proses percepatan pengalihan pengelolaan Bandara Komodo ke PT Angkasa Pura I. “Ada juga pendekatan ke airlines internasional untuk masuk Labuan Bajo, yaitu dari Garuda dan Air Asia,” sebutnya.

Sedangkan untuk akses laut, rencananya akan ada relokasi pelabuhan peti kemas di Kampung Tengah. Nantinya, area bekas pelabuhan peti kemas akan menjadi Kawasan Pelabuhan Pariwisata Terpadu di bawah koordinasi PT ASDP.

“Selanjutnya,  Kemenhub dan Pelindo III membentuk tim untuk mencari lokasi relokasi pelabuhan peti kemas, karena lokasi baru tidak memungkinkan,” sambung Shana.

Adapun untuk akses darat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 2016 telah menyelesaikan pembangunan Jalan Labuan Bajo-Terang Kedindi tahap I, II, III, IV dan V. “Saat ini ada persiapan Jalan Utara Terang-Kedindi lanjutan di 2017,” katanya. 

Lantas, bagaimana soal amenitas? Labuan Bajo juga terus berupaya menambah ketersediaan kamar bagi wisatawan. “Data pengajuan homestay Labuan Bajo Flores terakhir berjumlah 315 unit kamar, meliputi homestay renovasi kamar dan pembangunan vila baru,” pungkasnya.

Menpar Arief Yahya memang meminta para diplomat di manapun berada, di KBRI, KJRI maupun perwakilan RI organisasi dunia, untuk mempromosikan Wonderful Indonesia. Juga meminta mereka mencarikan investor untuk menanamkan modal di sektor pariwisata Indonesia. "Para diplomat itu adalah ujung tombak di mancanegara. Kami sangat terbantu dalam promosi pariwisata dan investasi," kata Arief Yahya. 

Karena itu, ketika Kementerian Luar Negeri RI pada 16-22 April menggelar kunjungan dalam rangka Diklat Sesparlu di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Menpar Arief pun merasa senang. Spirit Indonesia Incorporated menyebar ke semua lini Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. (*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!