"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Minggu, 16 Juni 2019

Tak Hanya Membuka Acara, Presiden Jokowi Ikut Menjadi Peserta Pawai Pesta Kesenian Bali 2019



Mengakhiri kunjungan kerja di Bali, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 tahun 2019 yang dilaksanakan di depan Monumen Bajra Sandi, Lapangan Puputan Niti Mandala, Renon, Kota Denpasar, Sabtu sore, 15 Juni 2019.

Tiba pukul 14.30 WITA, Presiden Joko Widodo yang mengenakan baju adat Bali berwarna coklat yang dipadukan dengan udeng, saput dan kamen berwarna ungu serta Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang mengenakan kebaya khas Bali berwarna oranye, langsung menuju panggung utama.

Dalam acara tersebut, Presiden tidak hanya melepas peserta pawai, tapi juga turut serta menjadi peserta pawai. Sementara itu, tema dari PKB ke-41 adalah Bayu Pramana (Memuliakan Sumber Daya Angin).

“Dengan memohon Waranugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa, siang ini saya membuka dan melepas Pawai Pesta Kesenian Bali ke 41 tahun 2019," ucap Presiden.

Setelah itu Presiden memukul kulkul tanda dimulainya PKB ke-41 dan menyaksikan Tari Siswa Nataraja diiringi Gamelan Ketug Bumi yang dipersembahkan oleh ISI Denpasar.

Kemudian berturut-turut, peserta pawai memulai rangkaiannya. Beragam kesenian dari daerah Bali ditampilkan, mulai dari Kabupaten Bangli, Kabupaten Badung, Kabupaten Karangasem, Kota Denpasar, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Klungkung, dan Kabupaten Gianyar.

Selain peserta dari kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Bali, pawai juga diikuti oleh peserta dari luar daerah dan luar negeri. Tampak ikut berpawai penampilan kesenian tari Ga Guang dari Kota Kunming, Provinsi Yunnan, Republik Rakyat Tiongkok; Isosolo dari ISBI Tanah Papua; dan Musik Tong-Tong dari Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur.

Setelah penampilan kesenian dari Kabupaten Gianyar, pada pukul 16.30 WITA, Presiden dan Ibu Iriana bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Ibu Ni Putu Putri Suastini menaiki mobil hias untuk mengikuti pawai. Dari mobil hias tersebut, Presiden dan Ibu Iriana menyapa masyarakat yang memenuhi rute pawai.

Pukul 16.45 WITA, Presiden dan Ibu Iriana selesai mengikuti pawai dan melanjutkan perjalanan menuju Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Provinsi Bali untuk kembali ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara pawai Pesta Kesenian Bali ini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan Ibu-ibu anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK), serta Gubernur Bali I Wayan Koster.

Denpasar, 15 Juni 2019
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
by Facebook Comment

Minggu, 09 Juni 2019

Kunjungi Pasar Gede Solo, Presiden dan Keluarga Belanja Buah Hingga Ulekan



Usai sarapan bersama di kedai Soto Triwindu, pada Minggu, 9 Juni 2019, Presiden Joko Widodo beserta keluarga mengunjungi Pasar Gede Solo. Pasar induk terbesar di Solo itu terletak di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Surodiprajan, Solo.

Waktu menunjukkan pukul 09.57 WIB saat Presiden tiba di Pasar Gede. Presiden datang bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, kedua putranya Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, menantu Selvi Ananda, serta cucu pertamanya Jan Ethes Srinarendra.

Kedatangan Kepala Negara itu menambah riuh kondisi pasar yang sedang ramai oleh pengunjung. Tak sedikit pembeli dan penjual yang menghampiri Presiden untuk bersalaman dan berswafoto.

Presiden kemudian berjalan masuk dan langsung menuju blok pasar yang menjual jamu, sayur, dan makanan tradisional. Sementara Ibu Iriana singgah di kios yang menjual alat dapur untuk membeli beberapa perkakas tradisional, seperti ulekan dan centong nasi.

Di kios buah, Presiden membeli salak sebanyak empat kilogram, jeruk sebanyak dua kilogram, blewah, hingga kesemek. Sementara kedua putra Presiden kompak membeli pisang.

Presiden dan keluarga kemudian mengunjungi kios yang menjual es dawet. Penjual pun langsung memberikan semangkuk es dawet untuk dicoba oleh keluarga Presiden. Ibu Iriana yang mencicipinya, langsung memutuskan untuk membeli es dawet beberapa kantong.

Tak sampai di situ, Presiden dan keluarga lalu mengunjungi kios yang menjual makanan tradisional. Di kios ini Presiden membeli beberapa penganan ringan, seperti cabuk dan rambak.

Setelah sekitar 30 menit berkeliling pasar dan berbelanja, Presiden dan keluarga berjalan meninggalkan pasar. Dalam perjalanan pulang, Presiden kembali melayani permintaan warga untuk bersalaman dan berswafoto.

*Singgah di Pasar Burung Depok*

Dari Pasar Gede, Presiden kembali singgah di pasar. Kali ini giliran Taman Pasar Burung Depok yang dikunjungi Presiden. Pasar itu terletak di sebelah utara Taman Balaikambang, tak begitu jauh dari Stadion Manahan.

Presiden bersama Gibran dan Kaesang kemudian berkeliling pasar. Di tempat itu, Jan Ethes pun diperkenalkan dengan berbagai jenis burung dan hewan peliharaan lainnya.

Selama berkeliling, tak sedikit masyarakat yang menyapa dan meminta swafoto dengan Kepala Negara. Setelah selama sekitar 20 menit berkeliling, Presiden dan keluarga pun meninggalkan pasar dan pulang ke kediamannya di Sumber, Solo.


Solo, 9 Juni 2019
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
by Facebook Comment

Minggu Pagi, Presiden Jokowi dan Keluarga Santap Kuliner Khas Solo




Presiden Joko Widodo mengawali hari Minggu, 9 Juni 2019, dengan mengajak keluarganya untuk menyantap kuliner khas kampung halamannya di Solo. Kali ini, Presiden dan keluarga menyantap soto di kedai Soto Triwindu di kawasan Keprabon, Banjarsari, Solo.

Mobil yang ditumpangi Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 09.20 WIB. Melihat kedatangan Presiden, masyarakat sekitar dan pengunjung kedai soto langsung berebut untuk bersalaman.

Ibu Negara Iriana Joko Widodo, kedua putra Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, menantu Selvi Ananda, serta cucu pertama Jan Ethes Srinarendra telah tiba terlebih dahulu di kedai soto.

Presiden langsung bergabung dengan keluarga, duduk sederetan dengan Ibu Iriana dan Kaesang. Sementara Jan Ethes duduk di depannya, diapit kedua orang tuanya.

Tampilan kedai soto Triwindu tergolong cukup sederhana, demikian juga dengan harga makanan yang disajikannya. Hal unik dari kedai yang berdiri sejak 1939 ini adalah deretan kursi-kursi kecil yang menghadap meja panjang. 

Di bagian tengah meja panjang tersebut terdapat sebuah etalase mini di mana di dalamnya diletakkan piring-piring berisi aneka macam lauk pauk untuk menemani menyantap soto. Beberapa lauk yang dihidangkan antara lain empal, tahu, tempe, perkedel, bakwan, dan lentho.

Selesai menyantap soto, Presiden menyempatkan berfoto bersama dengan pemilik kedai dan pengunjung lainnya. Pukul 09.50 WIB, Presiden dan keluarga meninggalkan kedai soto.


Solo, 9 Juni 2019
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
by Facebook Comment

Jumat, 07 Juni 2019

Presiden Jokowi Silaturahmi ke Keraton Yogyakarta




Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada hari ini, Jumat, 7 Juni 2019 bersilaturahmi ke keluarga Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Presiden yang turut membawa cucu pertamanya Jan Ethes Srinarendra tiba di keraton sekitar pukul 10.38 WIB.

Setibanya di keben keraton, Presiden dan Ibu Iriana disambut oleh putri, mantu, dan cucu Sri Sultan Hamengkubuwono X, yaitu GKR Mangkubumi, GKR Condrokirono, GKR Maduretno, GKR Hayu, GKR Bendara, KPH Wironegoro, KPH Purbadiningrat, KPH Notonegoro, RM Marrel, RM Drastya, dan RAj Irdina.

Presiden kemudian berjalan menuju halaman dalam keraton dan disambut oleh Sultan Hamengkubuwono beserta istrinya GKR Hemas. Keempatnya kemudian berjalan masuk ke dalam keraton.

Usai bersilaturahmi selama sekitar 30 menit, Presiden dan Ibu Iriana berpamitan untuk pulang. Sebelum meninggalkan keraton, Presiden dan keluarga Keraton Yogyakarta menyempatkan berfoto bersama.

Sultan beserta seluruh keluarganya lalu mengantar Kepala Negara hingga ke depan keben keraton. Pada pukul 11.12 WIB, Presiden meninggalkan keraton untuk kembali ke Gedung Agung.


Yogyakarta, 7 Juni 2019
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
by Facebook Comment

Saat Presiden Ajak Jan Ethes Naik Andong di Malioboro




Libur Lebaran tahun ini digunakan Presiden Joko Widodo untuk bermain bersama cucu pertamanya, Jan Ethes Srinarendra. Kamis malam, 6 Juni 2019, Presiden mengajak Jan Ethes mengunjungi salah satu tempat wisata di Yogyakarta yaitu Jalan Malioboro.

Mengetahui Presiden Jokowi dan Jan Ethes akan ke Malioboro, para turis dari dalam maupun mancanegara yang sedang mudik atau berlibur ke Yogyakarta langsung memenuhi area. Malioboro merupakan sebuah jalan yang menjadi salah satu ikon wisata di Yogya. 

Presiden terlebih dahulu mengunjungi pusat perbelanjaan yaitu Mal Malioboro. Kepala Negara bersama Jan Ethes dan putra bungsunya Kaesang Pangarep tiba di mal pada pukul 20.07 WIB.

Presiden kemudian langsung menuju salah satu toko mainan anak yang terletak di lantai dua. Sepanjang mal, masyarakat tampak begitu antusias untuk bersalaman dengan Presiden.

Usai membeli beberapa mainan, Presiden kemudian mengajak Jan Ethes menuju area permainan anak. Di tempat tersebut Jan Ethes bermain beberapa wahana permainan, seperti "Panda Basketball", "Jungle Bowling", hingga "Fishing Wheel".

Usai bermain selama sekitar 20 menit, Presiden kemudian meninggalkan wahana permainan anak dan menuju ke lantai dasar. Lagi-lagi warga yang tengah memadati mal berebut untuk bersalaman dan berswafoto dengan Presiden.

Antusiasme warga terus berlanjut hingga Presiden keluar mal dan kembali ke Jalan Malioboro. Presiden kemudian memutuskan untuk mengajak Jan Ethes naik andong wisata.

Andong yang ditumpangi Presiden pun secara perlahan beringsut-ingsut membelah lautan manusia di sepanjang Jalan Malioboro hingga ke Gedung Agung. Dari atas andong, Presiden pun terus bersalaman dengan warga.

Jarak 600 meter antara mal dengan Gedung Agung pun harus ditempuh selama setengah jam. Pada pukul 21.11 WIB, Presiden pun tiba kembali di Gedung Agung. Tampak putra sulung Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta istrinya Selvi Ananda menyambut kedatangan Jan Ethes selepas bermain dengan Sang Kakek.


Yogyakarta, 6 Juni 2019
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
by Facebook Comment

Presiden Bersilaturahmi dengan Masyarakat Yogyakarta



Hari kedua Idulfitri 1440 H yang bertepatan dengan Kamis, 6 Juni 2019 dimanfaatkan Presiden Joko Widodo untuk bersilaturahmi dengan masyarakat. Kali ini giliran masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang bertemu dengan Kepala Negara.

Presiden dan rombongan tiba di Gedung Agung Yogyakarta sekitar pukul 16.00 WIB dan disambut Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Mohammad Zamroni, dan Kepala Istana Kepresidenan Yogyakarta Syaifullah.

Sekitar pukul 16.27 WIB Presiden berjalan dari Gedung Induk Istana Kepresidenan Yogyakarta menuju halaman Gedung Seni Sono yang terletak di sebelah selatan Istana. Tampak juga putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka dan cucu pertamanya Jan Ethes.

Presiden kemudian menyapa dan bersalaman dengan masyarakat yang sedang mengantre untuk mendapatkan sembako.

Tak hanya dengan Presiden, masyarakat pun tampak antusias melihat Jan Ethes. Beberapa kali Jan Ethes ikut menyapa dengan melambaikan tangannya yang langsung diabadikan oleh masyarakat melalui telepon genggamnya masing-masing.

Sekitar 15 menit menyapa masyarakat di depan Gedung Seni Sono, Presiden kemudian bergeser ke gerbang samping untuk menyapa masyarakat, beberapa kali berswafoto dengan mereka.

Waktu menunjukkan pukul 16.57 WIB saat Presiden kembali menuju Gedung Induk. Sementara pembagian sembako masih terus dilanjutkan.

Sebelumnya, pada pagi hari Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersilaturahmi dengan sejumlah keluarga dan kerabat di kediamannya di Solo.


Yogyakarta, 6 Juni 2019
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
by Facebook Comment

Selasa, 28 Mei 2019

Presiden Jokowi Undang Syamsuri Firdaus Juara MTQ Internasional ke Istana



Presiden Joko Widodo bertemu dengan pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional ke-7 di Istanbul, Turki, Syamsuri Firdaus. Pertemuan Presiden dengan qari muda asal Nusa Tenggara Barat tersebut dihelat di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 28 Mei 2019.

Sekitar pukul 12.50 WIB, Syamsuri diterima Presiden di ruang kerjanya. Ia tampak mengenakan baju gamis berwarna biru lengkap dengan peci berwarna merah putih yang ia kenakan saat menjadi juara MTQ.

Dalam pertemuan tersebut Syamsuri didampingi oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin. Sementara Presiden Jokowi tampak didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Usai pertemuan, Syamsuri bercerita kepada para jurnalis jika dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi menanyakan momen saat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberikan selamat kepadanya di atas panggung. Syamsuri bercerita, Presiden Erdogan bertanya pada dirinya bagaimana ia bisa belajar menjadi qari dengan suara yang tinggi, bahkan memuji keindahan suaranya.

"Saya menjawab alhamdulillah, ini adalah nikmat Allah. Habis itu dia peluk saya dan alhamdulillah saya merasa terharu, sedih, campur bahagia dan memang luar biasa," ujarnya.

MTQ Internasional ke-7 yang digelar pada 20-25 Mei 2019 di Masjid Agung Camlica, Istanbul. Dalam ajang tersebut, Syamsuri berhasil mengalahkan peserta dari 68 negara lainnya. 

Saat sesi penyerahan penghargaan, Presiden Recep Tayyip Erdogan memberikan langsung penghargaan sekaligus ucapan selamat kepadanya. Bahkan, Presiden Erdogan mengunggah momen tersebut dalam akun Instagram resmi miliknya @rterdogan.

"Barakah Quran saya bisa bertemu Presiden Erdogan lebih-lebih Presiden Republik Indonesia Pak Jokowi," tutur mahasiswa semester 4 jurusan Sastra Arab Universitas Indonesia itu.

Syamsuri menuturkan, saat pertemuan Presiden Jokowi berpesan kepadanya agar tetap semangat, bersungguh-sungguh, dan terus meningkatkan prestasinya. 

"Untuk teman-teman MTQ, yang berjuang dalam mendekatkan diri dengan Alquran, yang senantiasa berinteraksi dengan Alquran, tetap semangat dan berjuang dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan dan mensyiarkan Alquran untuk memotivasi generasi penerus bangsa," katanya.

Ia pun merasa bersyukur mendapatkan hadiah dari Presiden Jokowi. Hadiah itu akan ia gunakan untuk memberangkatkan kedua orang tuanya pergi berhaji ke Tanah Suci.

"Insyaallah hadiahnya saya pergunakan untuk memberangkatkan haji kedua orang tua," ucapnya.


Jakarta, 28 Mei 2019
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
by Facebook Comment

Rabu, 15 Mei 2019

10 Single Dari AYO Records Yang Perlu Anda Dengar

1. Pop the Disco - "Have Some Fun"
Sebuah lagu ceria dari band duo cewek Fia Fellow dan Sara Ditaputri. Duo yang menamakan diri Pop the Disco ini berciri khas lagu-lagu 'happy' dan senang-senang. makanya para penggemarnya pun disebut Happy Goers. Lagu Have Some Fun salah satu contoh lagu senang-senang mereka yang dirilis sebagai single perdana dari rencana album mereka. Lagu ini sempat menghuni tangga pertama beberapa radio tanah air.


2. Tiara Zulfa - "Asik Asik Aja" Single perdana dari biduanita pendatang baru asal Lampung. Sebuah lagu ceria berkesan cuek dari seorang cewek cantik dengan status single. Setelah pemutaran serentak di radio-radio tanah air pada 7 Juli silam, lagu ini langsung menarik perhatian pencinta musik tanah air.
3. Yulia Rachman - "Cinta Tak Bertuan" Lagu ini seperti menjadi tempat curahan hati seorang Yulia yang sedang dirundung masalah. Artis cantik ini seperti menemukan tempat untuk curhat, untuk mengekspresikan isi hatinya. Cinta Tak Bertuan merepresentasikan keadaan cintanya saat ini. Lagu ini menjadi single perdana untuk album "Cerita Untuk Dunia" yang dirilis Juli silam.
4.Indra Mustafa - "Curiga Demi Cinta" Biduan pendatang baru ini hadir diantara beragamnya penyanyi solo pria yang sedang mengisi blantika musik tanah air. Penyanyi yang juga berprofesi sebagai aktor ini cukup mencuri perhatian lewat lagu ini.
5. Ivan Ray and The Reign of Superman - "Ratu Cantik" Penyanyi satu ini bukan orang baru di dunia musik. Sebelumnya Ivan pernah menelurkan album bersama band sebelumnya X-Ray. Namun karena bandnya vakum, Ivan kemudian memutuskan untuk bersolo karir mengusung namanya sendiri namun tetap dengan format band. Maka Ivan pun memakai nama Ivan Ray and The Reign of Superman. Nama itu diambilnya karena Ivan adalah seorang penggila superhero Superman. Bahkan ia tergabung dengan komunitas penyuka Superman.
6. Debra -  "Go Ahead" Cewek cantik satu ini sudah mengantongi pengalaman international sebelum memutuskan mengembangkan karir nyanyinya di tanah air. Debra adalah finalis Australian Idol 2008. Sebagai finalis Australian Idol tentunya membawanya ke petrgaulan musisi international. Makanya tak hneran kalau Debra bisa menggaet  Audius Mtawarira, produser ternama di negeri Kanguru, yang juga memproduseri beberapa jebolan Australian Idol termasuk Paulini. Simak 'Go Ahead" yang bernuansa chillout dance. 7. Zara Q - "Kiss Me Now" Mencipta lagu adalah kesukaannya. Tak heran kalau begitu banyak lagu yang sudah diciptakannya. Dan untuk mewujudkan lagu ciptaan itu bisa dinikmati banyak orang, Zara Q kemudian memberanikan merilis album bertajuk self tittled Zara Q dengan menyanyikan sendiri karya ciptaannya. "Kiss Me Now" adalah single andalannya
8. Uthara Band - Tak Ada Lagi yang Seperti Aku [T.A.L.Y.S.A] Band asal kota kecil Kauditan -Manado ini cukup menarik perhatian dalam penetrasinya di ajang musik nasional. Lagu ini berhasil bertengger sebagai jawara di beberapa chart radio nasional. Kesederhanaan band ini tercermin dari lagunya yang bertema keadaan sehari-hari namun kuat dalam lirik. 
9. Boiyen - "Cintamu Lowbat" Belakangan ini nama Boiyen mencuat karena lagu bertajuk "Cintamu Lowbat" yang diambil dari albumnya 'Seperti pelangi' ini menjadi salah satu lagu pop dangdut yang mencuat. Selain bercokol di chart radio dangdut, videoklip lagu ini yang dibintangi Sule dan Nunung ini juga kerap tayang di TV nasional. 
by Facebook Comment

Senin, 13 Mei 2019

Presiden Jokowi Resmikan Tol Pandaan-Malang



Presiden Joko Widodo pada Senin, 13 Mei 2019, meresmikan pengoperasian tiga seksi ruas tol Pandaan-Malang, Jawa Timur. Peresmian berlangsung di Gerbang Tol Singosari, Kabupaten Malang.

Pembangunan jalan tol yang secara keseluruhan terdiri atas lima seksi ini diharapkan dapat memperlancar arus mobilitas barang, orang, dan atau jasa sehingga dapat membantu perekonomian Kota Malang.

"Semoga tol ini bisa mempercepat mobilitas barang, jasa, dan orang sehingga kita harapkan di Malang Raya ini betul-betul menjadi sebuah kawasan wisata yang terkoneksi dengan tol ini. Kita harapkan juga pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik dan meningkat," ujar Presiden saat peresmian.

Menurutnya, Kota Malang sebagai kota wisata dan pendidikan akan terbantu dengan kehadiran jalan tol ini. Presiden mengatakan bahwa jalan tol ini akan mengakselerasi pertumbuhan Kota Malang dan sekitarnya.

"Saya kira ini sangat membantu untuk pengembangan di bidang pariwisata dan pendidikan di Kota dan Kabupaten Malang serta sekitarnya," ucapnya.

Ketiga ruas jalan tol yang diresmikan oleh Presiden ini terbentang sepanjang 30,625 kilometer yang menghubungkan Pandaan hingga Singosari dengan rincian seksi 1 sepanjang 15,475 kilometer menghubungkan Pandaan dengan Purwodadi, seksi 2 sepanjang 8,050 kilometer menghubungkan Purwodadi dengan Lawang, dan seksi 3 sepanjang 7,100 kilometer menghubungkan Lawang dengan Singosari.

Saat ini, kementerian terkait beserta pihak kontraktor masih mengerjakan pembangunan seksi 4 dan seksi 5 jalan tol tersebut. Nantinya, ruas Singosari akan terhubung dengan Pakis dan Malang sepanjang 7,863 kilometer. Bila dihubungkan mulai dari Pandaan hingga Malang, ruas kelima jalan tol tersebut menjadi sepanjang 38,488 kilometer.

"Memang masih kurang sedikit, kurang 7,8 kilometer. Tapi tadi saya sudah kejar agar ini bisa diselesaikan maksimal akhir tahun. Syukur bisa maju," Presiden menegaskan.

Setelah peresmian ini, tol tersebut akan dimulai pengoperasiannya sekaligus untuk mendukung aktivitas mudik Idulfitri tahun ini. Presiden Joko Widodo meminta agar masyarakat yang sejak lama menantikan adanya tol ini dapat memanfaatkannya secara gratis hingga selama mudik lebaran nanti.

"Tadi saya bisik-bisik kepada pemiliknya jalan tol, Bu Menteri BUMN, jangan sampai bayar dulu, sampai lebaran. Gratisin dulu sampai lebaran. Sudah dijawab bisa, Pak. Masak yang minta Presiden enggak diberi," tuturnya.

Untuk diketahui, perjalanan dari Pandaan menuju Singosari sebelum beroperasinya jalan tol ini memakan waktu 45 menit hingga 60 menit dalam kondisi normal. Kehadiran jalan tol dengan biaya investasi sebesar Rp5,97 triliun ini mampu memangkas waktu perjalanan tersebut hingga hanya membutuhkan waktu perjalanan selama 20 hingga 30 menit perjalanan.

Pengguna jalan tol Pandaan-Malang juga akan disuguhi pemandangan yang sangat indah, utamanya di seksi 2 dan seksi 3. Pemandangan Gunung Arjuno, Lawu, Kawi dan Bromo - Semeru serta area persawahan di sekitar jalan tol akan memanjakan pengendara yang melintas.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara peresmian ini, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Malang Sutiaji, Plt Bupati Malang Sanusi, dan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.


Malang, 13 Mei 2019
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin
by Facebook Comment

Minggu, 13 Januari 2019

adian napitupulu - Secangkir Kopi Bersama Bang Adian - Episode Save The ...

by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!