"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Rabu, 17 Desember 2014

Lenny Kravitz Konser di Jakarta 26 Maret 2015

Sumber: traxmagz.com 


Musisi flamboyan asal New York, Amerika Serikat, Lenny Kravitz akan menggelar konsernya pada 26 Maret 2015 mendatang di Istora Senayan, Jakarta. Konser yang bertajuk "Strut World Tour" itu merupakan salah satu promosi album terbaru Lenny yang diberi nama Strut. 

”Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih personal dan intim antara Lenny Kravitz dan para penggemarnya, sehingga kami memilih Istora Senayan yang memiliki kapasitas terbatas untuk ukuran artis sebesar Lenny Kravitz,” seru Triadi Noor dari Variant Entertainment selaku pihak promotor saat konferensi pers di Hard Rock Cafe, Jakarta, Selasa (16/12).

Untuk tiket pihak promotor membanderol dengan harga Rp1.250.000 (pre-sale) dan Rp1.750.000 (regular), belum termasuk pajak.


by Facebook Comment

Rabu, 10 Desember 2014

10 Lagu Natal Paling Sering Diputar Selama 1 Abad





Natal segera tiba. Lagu-lagu dan dekorasi bertema Natal semakin mudah dijumpai. Terutama di tempat-tempat umum, seperti pusat perbelanjaan, restoran, atau hotel.

The American Society of Composers, Authors, and Publishers (ASCAP) setiap tahunnya mengeluarkan daftar lagu natal paling sering diputar di Amerika. Khusus merayakan ulang tahun organisasi ini yang ke-100, ASCAP merilis lagu natal paling sering diputar dalam kurun waktu 100 tahun terakhir.

Di edisi 100 tahun ini, ASCAP menggandeng beberapa organisasi musik dari negara lain. Hasilnya, lagu "Santa claus is Coming to Town" duduk di posisi puncak.

"Santa Claus is Coming to Town" diciptakan oleh Fred Coots dan Havel Gillespie, tahun 1934. Awalnya, lagu ini dibuat untuk Eddie Cantor demi memenuhi permintaannya yang ingin bernyanyi pada perayaan Thanksgiving di televisi.

Seiring berjalannya waktu, lagu ini semakin populer dan diaransemen ulang oleh banyak musisi. Demikian dilansir Music-news.com, Senin (8/12/2014)

Duduk di posisi kedua adalah lagu "The Christmas Song," yang ditulis oleh Mel Torme dan Robert Wells, tahun 1944.

Sementara, di posisi ketiga ditempati lagu "White Christmas," sebuah komposisi klasik yang dibuat tahun 1941. Lagu ini disebut juga sebagai lagu Natal (singel) dengan penjualan terbesar, yaitu 50 juta kopi.

Berikut daftar 10 lagu Natal paling sering diputar versi ASCAP:

1. "Santa Claus is Coming to Town" (dibuat tahun 1934, ditulis oleh Fred Coots dan Haven Gillespie)

2. "The Christmas Song (Chestnuts Roasting on an Open Fire)" (dibuat tahun 1944, ditulis oleh Mel Torme and Robert Wells)

3. "White Christmas" (dibuat tahun 1941, ditulis oleh Written by Irving Berlin)

4. "Winter Wonderland" (dibuat tahun 1934, ditulis oleh Felix Bernard dan Richard B. Smith)

5. "Have Yourself a Merry Little Christmas" (dibuat tahun 1944, ditulis oleh Ralph Blane dan Hugh Martin)

6. "Sleigh Ride" (dibuat tahun 1948, ditulis oleh Leroy Anderson dan Mitchell Parish)

7. "Jingle Bell Rock" (dibuat tahun 1958, ditulis oleh Joseph Carleton Beal dan James Ross Boothe)

8. "Rudolph the Red-Nosed Reindeer" (dibuat tahun 1949, ditulis oleh Johnny Marks)

9. "Let It Snow! Let It Snow! Let It Snow!" (dibuat tahun 1945, ditulis oleh Sammy Cahn dan Jule Styne)

10. "I'll Be Home for Christmas" (dibuat tahun 1943, ditulis oleh Kim Gannon dan Walter Kent)
ROS
by Facebook Comment

Selasa, 09 Desember 2014

Meghan Trainor, Idola Kaum Terbuang

 via traxmagz.com

 Meghan Trainor, Pahlawan Kaum Terbuang

Kemarahan yang dituangkan dalam lagu riang "All About That Bass" membuka mata dunia akan talenta yang dimiliki gadis belia yang bernama lengkap Meghan Elizabeth Trainor. Dalam lagu tersebut, Meghan memaki streotype yang dibentuk media akan keindahan wanita.

"Tubuh kurus dan boobs besar" dalam balutan photoshop, penghinaan fisik ataupun verbal kepada perempuan gemuk hingga isu silikon menjadi pemandangan umum kaum wanita pada saat ini menjadi isu yang diangkat oleh Meghan dalam lagu tersebut

Tak heran bila sumpah serapah akan kepalsuan hedonisme hingga dicap sebagai anti-feminist, membuat karya satirnya tersebut kini menempati posisi pertama di US Billboard 100. Terlahir dari pasangan musisi Gary dan Kelli Trainor, gadis kelahiran 22 Desember 1993 sudah menunjukkan bakatnya dalam menulis lirik sedari kecil.

Karirnya sebagai penyanyi mulai terbuka ketika dirinya mengikuti event Expo Durango Songwriter dan Big Al Anderson dari NRBQ. Disana ia bertemu Carla Wallace dan resmi meneken kontrak dengan Big Yellow Dog Music sebagai penulis lagu di usianya yang baru mencapai 18 tahun.

Kini gadis berusia 20 tahun itu dielu-elukan oleh "kaum terbuang" berkat kegundahannya dalam video warna-warni yang telah dilihat sebanyak 340 juta pengunjung Youtube.

Mungkin itu yang "Venus" butuhkan, dan Meghan datang di saat yang tepat
by Facebook Comment

Kamis, 27 November 2014

Musik Persaudaraan PAPPRIi: Abdee Slank dan Tantowi Yahya Sepanggung

  via Traxmagz.com

Abdee, Tantowi, Iga, Ermy, Once
Selasa malam (25/11) lalu, bertempat di Ballroom Crowne Plaza Hotel, PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia} menggelar Konser PAPPRI “Musik Persaudaraan.”
“PAPPRI mau menunjukkan bahwa kami para musisi itu tetap bersaudara apapun pilihan politiknya. Tujuan diadakan konser ini adalah ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa perseteruan politik tak berimbas terhadap seniman musik Mudah-mudahan para penggemar dari artis-artis ini melihat bahwa persaudaraan harus digalang oleh seluruh rakyat Indonesia,” kata Tantow Yahya, Ketua Umum PAPPRI.
Konser musik yang berlangsung meriah ini menampilkan kolaborasi musisi senior dan junior, termasuk para pesohor yang dulu 'bertaruk' di masa kampanye. Para penampil Konser “Musik Persaudaraan” antara lain: Neurotics Band, Harvey Nalaiholo, Tika Bisono, Lala Karmela, Petra Sihombing, Zaskia Gotix, Mila Rosa, Bunga Rampai Group, Dharma Oratmangun, Jflow, Once Mekel, Kanda Brothers, The Singing Lawyers (Kadri dan Toni Wenas), Abdee Negara, Iga Mawarni, Ermy Kulit, dan penyanyi Belanda keturunan Maluku Daniel Sahuleka.

Daniel Sahuleka
“Hanya Daniel orang netral disini, dia tidak memihak kubu Prabowo dan Jokowi,” gurau Tantowi Yahya.
Daniel Sahuleka terlihat sangat gembira bisa berkumpul dengan musisi Indonesia menyuarakan persaudaraan. Buktinya penyanyi kelahiran Semarang ini bahkan sampai berdiri diatas kursi saat bernyanyi. Daniel menyanyikan lagi hits-nya seperti "Don't Sleep Away The Night" dan "You Make My World So Colourful."
Puncak dari acara ini adalah tampilnya dua ikon musisi yang mendukung dua kubu berseberangan saat kampanye, Abdee Negara dan Tantowi Yahya. Mereka berdua ditemani Ermy Kulit dan Iga Mawarni menyanyikan lagu “Imagine” milik John Lennon.
Dalam rangkaian Rakernas-nya, sebelum konser, PAPPRI juga menggelar seminar nasional dengan tema Sosialisasi Undang Undang Hak Cipta No.28 tahun 2014 yang belum lama ini disahkan oleh DPR.
by Facebook Comment

Sabtu, 15 November 2014

Let's Fly with PILOTZ Band

Masih ingat lagu "Sepanjang Hidupku" dari Pilot Band? Lagu ini menjadi salah satu lagu terpopuler di tahun 2008. Namun perjalanan  Pilot Band tak berlangsung lama karena berbagai alasan mereka kemudian memutuskan vakum. 


Tapi rupanya kevakuman tak bisa menahan ide kreatif Erzie dalam bermusik. Vokalis Pilot ini tetap ingin menumpahkan karyanya untuk dinikmati penggemar. Dan untuk menyalurkan hasrat kreatifnya Erzie lantas kembali membentuk sebuah band. 


PILOTZ adalah hasil reinkarnasi Erzie dengan rekan-rekan baru: Tara (gitar), Aththur (bass), dan Agyl (drum). 


"Kebangkitan kembali Pilot dengan personil baru ini tentunya berbeda dengan enam tahun lalu.  Walau masih menyisakan Erzie dengan ciri khas vokalnya serta aliran musik yang sama namun kami memasukkan unsur-unsur kekinian dalam setiap komposisi musik kami," jelas Tara. 


PILOTZ baru saja merilis mini album bertajuk 'Let's Fly' yang didahului dengan melepas single perdana "Memang Aku" 


Single Memang Aku” ciptaan Erzie  ini bercerita tentang kisah cinta dari seseorang yang ditinggal kekasihnya tanpa alasan dan berharap dapat kembali merangkai hubungan seperti semula.


"Kisah sederhana yang diangkat dari cerita keseharian kebanyakan orang dalam hubungan percintaan," kata Erzie tentang lagunya. 


Mini album 'Let's Fly' ini dipriduseri okeh Deddy Kalis (Kunci) dengan proses produksi selama 2 bulan di Studio Palu. 


"Deddy menjadi produser mini album ini karena cocok dengan karakter musik PILOTZ sekarang. Terrbukti dia berhasil mengemas kami menjadi lebih fresh," ungkap Agyl. 


Masih menurut Agyl, walau genre musik tetap dijalur pop rock namun dengan eksplorasi sound gitar yang lebih ke depan dengan drive yang kuat serta melodi modern rock ditambah betotan bass bersama beat drum yang dinamis membungkus music PILOTZ  jadi bernuansa modern. Suara Erzie yang unik pun menjadi nilai plus hingga membuat lagu-lagu PILOTZ berkarakter. 


Boleh dibilang PILOTZ adalah sebuah band reinkarnasi yang sukses tampil dalam kemasan kekinian tanpa meninggalkan daya jual masa lalu. 

Let's Fly with PILOTZ 

by Facebook Comment

Rabu, 12 November 2014

Artis relawan Jokowi gembira Ekonomi Kreatif langsung ditangani Presiden

via traxmagz.com

 Para Artis Relawan Jokowi Gembira Ekonomi Kreatif Langsung di Bawah Presiden
Indra Bekti sempat galau selepas pengumuman Kabinet Kerja oleh Presiden Joko Widodo, pasalnya bidang ekonomi kreatif tidak ada dalam daftar kementrian. Namun Indra tak perlu galau berlama-lama. Presenter populer ini sumringah ketika mengetahui ternyata akan dibentuk sebuah badan untuk ekonomi kreatif yang akan langsung dibawahi Presiden.

Berita gembira itu datang dari Istana Kepresidenan. "Itu akan menjadi badan ekonomi kreatif agar jangkauannya lebih kuat. Posisinya, sedikit di bawah kementerian," ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Selasa (28/10/2014) lalu. Indra menumpahkan suka citanya dengan ekspresif dalam jejaring sosial Path, "Alhamdulilah, semoga para kalangan kreatif mendapatkan tempat yg lebih baik," tulisnya.

Nada gembira juga diutarakan beberapa artis relawan yang bergelut dibidang industri kreatif. Kadri misalnya, penyanyi yang juga berprofesi sebagai pengacara ini yakin kalau ekonomi kreatif ditangani badan khusus akan lebih fokus. "Presiden konkritkan ucapannya saat kampanye," kata Kadri.

Sementara JFlow, rapper yang juga dikenal sebagai relawan Jokowi-JK mengatakan: "Ekraf gak pake kementrian tapi badan langsung dibawah presiden: cut to the chase! Top!"

Didudukkannya industri kreatif sebagai sebuah badan dibawah Presiden adalah bentuk tanggung jawab Jokowi dalam merealisasikan janji kampanyenya. Dengan langsung dibawah Presiden, industri kreatif diharapkan bisa tertangani dengan baik karena akan memangkas ego sektoral antar kementrian yang selama ini jadi kendala.

Menurut Abdee Negara, gitaris Slank, ekonomi kreatif langsung dibawah Presiden adalah bagian dari usulan relawan pelaku industri kreatif yang berkeinginan bidang ini mendapat perhatian khusus sesuai janji kampanye Jokowi. Seperti diketahui saat kampanye Jokowi berjanji untuk membangun industri kreatif. Dan ketertarikan Jokowi dengan industri kreatif disambut gempita relawan pelaku industri kreatif lewat dukungan dengan menggelar Konser Salam 2 Jari di GBK. Dukungan itu masih berlanjut dengan menggelar Konser Syukuran Rakyat Salam 3 Jari di hari pelantikan Jokowi sebagai presiden.

Dibawah ini beberapa komentar positif dari artis pelaku industri kreatif:

Oppie Andaresta "Gak ada kementrian ekraf bukan berarti Presiden gak peduli. Akan ada badan khusus yg ahli menanganinya. Jokowi sadar betapa penting ekraf."

Yacko "Yang ngeributin ekonomi kreatif dihapus di kementrian, ini jawabannya. Jokowi turun tangan langsung membawahi badan ekraf. How dope is that!"
by Facebook Comment

Michael Sweet [Stryper] dan George Lynch [Dokken] Gabung Dalam Band Baru 'Sweet and Lynch'


via traxmagz.com

Dua dedengkot band glam rock, Michael Sweet dari Stryper dan George Lynch dari Dokken/Lynch Mob bergabung membuat grup baru bernama Sweet and Lynch. Lineup dibantu oleh James LoMenzo (Megadeth, White Lion, Black Label Society) dan Brian Tichy (Whitesnake, Foreigner, Ozzy Osbourne).


Baru-baru ini Sweet and Lynch telah merilis sebuah videoklip bertajuk “'September”,' sementara album debut mereka, 'Only to Rise,' akan dirilis pada 27 Januari 2015.
"Saat saya diminta untuk mengumpulkan jajaran all-star, saya langsung terpikir George Lynch," kata Sweet dalam siaran pers. "George adalah salah satu gitaris paling berbakat. George menulis riff serta ide dasar dan saya menulis melodi, lirik, mengaransemen, serta menjadi produser. Saya tahu bahwa kami bisa saling melengkapi gaya masing-masing."

Sweet and Lynch ‘Only To Rise’ Track Listing
‘The Wish’
‘Dying Rose’
‘Love Stays’
‘Time Will Tell’
‘Rescue Me’
‘Me Without You’
‘Recover’
‘Divine’
‘September’
‘Strength In Numbers’
‘Hero-Zero’
‘Only To Rise’



by Facebook Comment

Senin, 10 November 2014

Foo Fighters rilis videoklip "Something From Nothing"

Via traxmagz.com

Para fans Foo Fighters kini bisa bersorak sorai setelah Dave Grohl dkk resmi merilis album terbaru ke delapan mereka, Sonic Highways.

Menjadi program dokumenter HBO yang disiarkan sejak tanggal 17 Oktober 2014 dan direkam di studio paling ikonik di Amerika, Sonic Highways sejatinya akan menjadi album yang paling ditunggu pada tahun ini.

Hype itu kian merajalela setelah band asal Seattle itu merilis beberapa lagu hits yang bisa didengarkan secara streaming melalui iTunes Radio pada Selasa 11 November 2014 besok.

Salah satunya single hits yang kini langsung merangsek ke jajaran Billboard Rock Chart bulan ini yakni "Something From Nothing"

Simak penampilan perdana video tersebut dalam tautan ini

by Facebook Comment

Minggu, 26 Oktober 2014

Abdee Negara Tolak Jadi Menteri Kabinet Jokowi-JK (wawancara via Suara.com)

Suara.com - Abdee Negara alias Abdee 'Slank' merupakan sosok di balik sukses gelaran Syukuran Rakyat Salam 3 Jari menyambut pelantikan Presiden Joko Widodo menjadi pemimpin bangsa ke-7 pada 20 Oktober lalu di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Di masa kampanye, dia juga sukses merangkul ratusan ribu masyarakat tumpah ruah di Gelora Bung karno (GBK).

Hebatnya lagi, Abdee mampu menggandeng sejumlah musisi dan selebritis yang semula mendukung pasangan Prabowo-Hatta ikut bergabung dalam acara syukuran tersebut.

Sejak pertarungan presiden dimulai, Abdee dan personel Slank menentukan arah politik mereka dengan mendukung Jokowi-JK. Kampanye hitam dan fitnah membuatnya tergerak membela capres pilihannya.  Karena keberpihakan itu pula, usai gelaran akbar Konser Rakyat, dia sempat disebut-sebut bakal kecipratan 'jatah kekuasaan' dari sang Presiden.

Berikut wawancara eksklusif Suara.com (S) dengan Abdee 'Slank' (A) di Jalan Potlot III, Jakarta Selatan, Jumat (24/10.2014) kemarin.


S: Darimana datang ide bikin pesta rakyat?

A: Idenya dari banyak orang. Setiap saya ketemu orang, komunitas-komunitas, teman-teman, semua punya ide yang sama membuat sesuatu pada tanggal 20 (Oktober) dengan berbagai macam alasan.
Banyak kelompok-kelompok yang pengen bikin. Jadi saya pikir kenapa nggakdisinergiin aja. Dari situ kita coba bentuk kepanitiaan. Untuk membuat satu rangkaian acara. Akhirnya jadilah rangkaian itu yang berjalan dari tanggal 17 sampai 20 Oktober.

S: Persiapannya sejak kapan?

A: Persiapannya itu dari awal bulan Oktober. Tapi ide-ide sudah muncul dari jauh hari sebelumnya. Dari sejak pengumuman menangnya Jokowi-JK kan sudah ada pemikiran untuk bikin inagurasi. Semua punya ide. Sebenarnya semua ide itu punya keinginan yang sama yaitu menjadikan inagurasi ini sebagai momen untuk menyerukan dan memperlihatkan bahwa rakyat telah berhasil, bahwa semua keberhasilan ini adalah keberhasilan rakyat.

S: Anda bilang ide datang dari berbagai komunitas dan kelompok. Mereka siapa saja?

A: Banyak. Komunitas dari musisi, temen-temen relawan, aktivis, komunitas lingkungan hidup, relawan-relawan Jokowi-JK, sampai komunitas-komunitas seni, komunitas-komunitas profesional juga. Mereka punya pemikiran sama bahwa tanggal 20 Oktober itu jadi momentum bangkitnya rakyat. Bahwa selama ini rakyat apatis, tidak pernah dilibatkan ikut memikirkan bangsa. Nah, pada Pilpres kemarin semua orang terlibat untuk melakukan sesuatu, baik itu yang dukung Jokowi-JK maupun Prabowo-Hatta. Kalau tanggal 5 Juli (konser Salam Dua Jari), Kan itu momennya rakyat pendukung Jokowi JK. Nah, kalau yang pesta rakyat kemarin momennya rakyat bersatu. Makanya judulnya Syukuran Salam Tiga Jari.

S: Bagaimana kamu mengumpulkan banyak artis di acara itu? Ada kesulitan?

A: Iya memang ada tantangan, tapi sebenernya tidak sulit. Kita harus lebih jeli dan fokus untuk menggabungkan beberapa kepala dan beberapa ide dari komunitas. Memang tidak sulit karena sudah tahu tujuannya apa dan punya semangat yang sama. Biasanya menyatukan atau menyelenggarakan sebuah event butuh motivasi, tapi semua sudah termotivasi, jadi gampang.

Setiap komunitas bertanggung jawab dengan acaranya sendiri. Saya sebagai panitia hanya mencoba merangkai dari awal sampai akhir menjadi sebuah perayaan, syukuran yang bisa teratur rapi dan yang paling penting pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat itu sampai.

S: Ada campur tangan Jokowi-JK?

A: Tidak ada. Karena ini nggak ada urusan sama Jokowi-JK. Syukuran itu adalah syukuran rakyat untuk rakyat bahwa kita telah berhasil menjalankan pilpres yang hebat, tetap bersatu. Kita patut syukuri. Bahwa kita undang Jokowi- JK untuk datang melakukan syukuran bersama kita, beliau setuju-setuju saja. Misalnya kita sudah siapkan Pak Jokowi kita undang untuk datang ke Monas, acaranya kayak gini-gini, nanti pak Jokowi kita jemput di HI, oke setuju mau. Dari istana kita siapkan jalur untuk ke Monas oke, tapi ternyata dia nggak lewat situ malah jalan kaki. Artinya, dia nggak datang pun acara tetap berjalan, itu bukan acara Jokowi-JK.

S: Ada beberapa musisi yang tampil di pesta rakyat itu adalah pendukung pasangan Prabowo-Hatta. Misalnya saja  Anang Hermansyah. Dia sengaja diundang atau bagaimana?

A: Sebetulnya banyak yang mau ikut, cuma waktunya nggak bisa. Yang sudah konfirm seperti Pasha Ungu, selain Anang banyak. Ada Syahrini juga. Saya bilang tadi bahwa syukuran ini untuk rakyat, pesan dari acara ini adalah persatuan. Kita bersyukur telah melalui Pilpres yang hebat, kita tetap bersatu. Persatuannya itu menjadi hal yang penting. Jadi semua orang kita ajak. Dan ternyata temen-temen musisi yang di Pilpres mendukung Prabowo-Hatta punya pemikiran yang sama bahwa ini saatnya untuk bersatu.

S: Tidak ada gengsi politik?

A: Nggak lah ini dari kita untuk kita. Saya melihatnya gini, yang bertentangan itu elit politik. Kita masyarakat hanya berharap dan mendukung salah satu calon karena percaya dengan calon itu. Pendukung Prabowo dan Jokowi punya tujuan yang sama, pilihannya aja beda.

S: Ke depan bakal ada acara lagi?

A: Nggak ada lah. Kan kita sudah mengantar proses demokrasi ini pada tahap terpilihnya presiden. Buat saya dan temen-temen Slank kenapa akhirnya terjun, kita melihat bahwa sepertinya kita tidak bisa tinggal diam dan harus melakukan sesuatu agar terjadi perubahan besar. Dan sekarang pemimpinnya sudah terpilih, kita biarkan mereka bekerja. Setelah itu kita perhatikan, kalau ada yang melenceng atau kebijakan yang tidak pro-rakyat pasti kita akan tegur dengan cara-cara teguran langsung atau apa pun itu. Tujuan kita bukan hanya memilih Jokowi JK, tapi tujuan kita ingin terjadi perubahan Indonesia menjadi lebih baik.

S: Bagaimana akhirnya Slank memutuskan terlibat mendukung pasangan Jokowi-JK?

A: Saya juga tidak pernah kepikiran. Kita memutuskan mendukung Jokowi-JK di Pilpres kemarin, banyak hal yang harus dilakukan. Tadinya kita hanya ingin mendukung saja tapi ternyata terjadi fitnah, kampanye hitam, akhirnya masyarakat jadi buram. Mereka jadi tidak tahu mana yang bener, tidak bisa objektif memilih presidennya karena terlalu banyak fitnah. Saya pikir harus ada sesuatu yang dibikin. Saat itu saya putuskan untuk bikin konser Salam Dua jari di GBK pada 5 Juli, tadinya tidak ada rencana. Ini harus ada semacam ledakan besar yang membuat orang memperhatikan itu. Itu yang saya lakukan.

S: Dan ledakan itu berhasil?

A: Iya, artinya masyarakat harus melihat kenapa orang mau dukung Jokowi dan siapa saja yang dukung Jokowi JK. Dan itu buat tanggal 5 Juli itu konsepnya sederhana bahwa semua orang yang bekerja tidak dibayar, semua yang datang tidak dimobilisasi. Makanya pesannya bawa makanan sendiri, bawa alat solat sendiri. Dan, Alhamdulillah ledakan itu berhasil mencuri perhatian orang. Itu yang mengubah orang yang tadinya ragu memilih Jokowi akhirnya mendukung. Itu target kami saat itu. Tapi semuanya tidak pernah kepikiran melakukan itu sebelumnya. Buat saya gini, saat saya melontarkan ide saya bisa melakukan itu. Pada saat saya lontarkan ide itu, nggakada yang mau jalani ya saya jalani.

S: Konser Salam Dua Jari dan syukuran kemarin pasti butuh banyak biaya. Uangnya darimana?

A: Dari komunitas-komunitas itu, sumbangan-sumbangan. Jadi kalau operasional dari kita-kita patungan. Setelah itu, dari komunitas semua datang, misalnya, ada yang nyumbang toilet umum, nyumbang bambu, nyumbang dekorasi bambu di atas monas. Kami bilang bagus nggak, mana fotonya, begitu jadi lho kok nggak seperti contohnya hahaha. Tapi nggak apa lah yang penting itu bukan bagus nggak-nya, tapi semua orang bisa terlibat, bisa berpartisipasi mensyukuri apa yang sudah dilakukan. Keterlibatan semua orang itu menjadi nomor satu.

S: Dari banyaknya relawan, kenapa Anda yang terpilih jadi ketua pelaksana? Bagaimana mekanisme pemilihan itu?

A: Saya tuh nggak pernah bilang kalau saya ketua. Jadi yang kemarin di GBK itu anak-anak yang bilang. Tapi dalam struktur kepanitiaan nggak ada. Kemarin juga gitudi acara syukuran. Tapi ketika kami mau izin tempat kan dibutuhkan nama, siapa yang bertanggung jawab ya semua menunjuk ke saya. Ya kalau ada apa-apa kejadian di Monas pasti saya yang dicari. Kemarin aja pengelola Monas sudah cari-cari saya hahaha. Dia bilang nanti kalau ada yang rusak di Monas saya akan cari Abdee. Buat saya gini, relawanship itu tidak akan pernah berhasil kalau ada yang menonjol. Kerelawanan itu akan berhasil kalau semua rata, semua punya peran. Begitu ada kelompok atau orang yang kelihatan lebih menonjol yang lain akan malas. Ngapain gue capek-capek tapi yangngetop elu. Kalo saya ngetop karena Slanknya ngetop aja, hahaha.

S: Soal kekecewaan Jay Subiakto di acara pesta rakyat itu bagaimana?Jay bilang relawan di acara itu sudah tak sesolid ketika konser salam dua jari di GBK. Menurut kamu?

A: Ya saya tuh sangat respect sama Jay. Dia orang perfectionist, integritasnya tinggi. Dia mungkin melihat ini dengan cara yang berbeda. Saya sendiri belum ngobrol sama Jay. Saya belum tahu soal berita itu.

S: Tapi Jay terlibat di acara pesta rakyat?

A: Dia bantu di awal. Waktu konsep membuat panggung. Dia kasih ide bentuk panggungnya seperti apa.

S: Saat Jay mundur sempat ada omongan?

A: Nggak ada omongan.

S: Jadi Jay menghilang begitu saja?

A: Ya karena dia sibuk. Dari awal dia sudah bilang banyak kerjaan. Dia bilang guebantu deh panggungnya.

S: Pagi hari setelah acara, banyak sampah di Monas. Padahal panitia sudah menyiapkan tim khusus untuk membersihkan sampah.

A: Ya namanya kita berusaha tapi kan pasti ada miss-nya. Sebenarnya kami sudah persiapkan tim relawan. Ada dari Bandung dua bus, ada tim pemulung, pokoknya ada empat tim untuk bersih-bersih. Pada pagi dari HI sampai Monas itu berhasil, saat itu clean. Tadinya orang makan di pinggir jalan makanan gratis itu, dari jam 10 sampai siang jalanan itu bersih. Tapi yang di Monas itu berjalan sampai tengah malam. Di Monas tim-tim ini sudah sebarin kantong-kantong sampah. Tapi masyarakat kita..bukti bahwa kita sudah berusaha tapi ada yang salah di sini. Masyarakat belum peduli dengan kebersihan. Saya sih melihatnya berarti masyarakat kita belum peduli dan sadar akan kebersihan. Tapi dengan adanya anak-anak muda yang mau jadi relawan untuk kumpulin sampah, saya sih optimis beberapa tahun ke depan kita mulai sadar akan kebersihan. Yang kedua, sebenarnya malam itu kami sudah siapkanback-up untuk bersih-bersih untuk paginya. Tapi karena miskomunikasi akhirnya mereka bekerja besoknya. Itu jam satu siang sampah sudah bersih kok. Paginya wartawan datang di foto, tapi siangnya sudah bersih kok. Jadi mereka bekerja jam 10 kalau tidak salah, ada 350 orang. Foto sampah yang beredar itu yang pagi, cuma saya nggak mau panjang lah.

S: Konser Salam Dua Jari dan Pesta Rakyat sukses. Anda ditawari posisi oleh Jokowi-JK di pemerintahan?

A: Memang saya ada tampang itu? Hahaha

S: Banyak yang menilai pasti ada udang di balik batu, bagaimana Anda melihatnya?

A: Ya saya ngomong sekarang juga percuma. Lihat aja nanti. Apakah omongan itu bener atau nggak. Pastinya dari saya sih nggak ada.

S: Sudah ada tawaran?

A: Nggak lah. Temen ada yang ngomong saya jadi menteri ekonomi kreatif aja. Saya bilang, gimana mau jadi menteri itu, orang gue ngusulin agar kementerian ekonomi kreatif dihapus. Biar langsung di bawah presiden aja. Ekonomi kreatif itu lintas sektoralnya terlalu banyak. Jadi kalau ditangani oleh satu kementerian agak repot. Mending di bawah langsung presiden saja. Kalau yang pegang kementerian nggak pernah jalan. Ngurusin pembajakan saja bertahun-tahun nggakpernah berhasil. Karena di antara kementerian sendiri nggak bisa koordinasi. Saya usulnya di bawah presiden aja. Dengan begitu bisa lebih terkoordinir.

S: Usul itu sudah disampaikan kepada Jokowi?

A: Iya saya pernah sampaikan waktu iseng-iseng.

S: Respons Jokowi bagaimana?

A: Ternyata banyak orang punya usul itu, bukan cuma saya. Berarti di arah yang bener.

S: Jika ditawari Jokowi, anda mau jadi menteri apa?

A: Saya nggak pengen jadi menteri. Ngapain jadi menteri.

S: Nggak tertarik dengan penghasilan menteri?

A: (Penghasilan) Lebih basah jadi pengusaha, hahaha. Begini, orang yang jadi menteri harus bener-bener untuk mengabdi. Kalau tujuannya untuk pribadi, kelompok, atau kekuasaan mending jangan. Karena nanti akan berakhir di KPK. (Yazir Farouk/Madinah


by Facebook Comment

Jumat, 03 Oktober 2014

Film 'REMEMBER WHEN' Besutan Fajar Bustomi tayang 16 Oktober => @FajarBustomi


 
Diangkat dari sebuah novel best seller yang ber judul “REMEMBER WHEN Ketika Kau dan Aku Jatuh Cinta”. Novel karya Winna Efendi menceritakan tentang kisah cinta 4 remaja. Siswi pemalu berpacaran dengan siswa juara kelas dan siswi cerewet berpacaran dengan siswa basket yang popular. Film ini dimainkan oleh empat karakter penting yaitu Freya, Moses, Gia dan Adrian.

Rapi Films kali ini bekerjasama dengan sutradara Fajar Bustomi dan mempercayakannya untuk menggarap film yang diangkat dari novel yang berjudul sama karya Winna Efendi.
Remember When merupakan film ketiga Fajar Bustomi yang menghadirkan tema cinta. Skenarionya ditulis oleh Haqi Achmad, maka terwujudlah sebuah kisah cinta yang menarik.


Film ini di produksi dalam waktu 17 hari dengan persiapan 1,5 bulan. Fajar sangat spesifik memilih lokasi yang akan digunakan, pelaksanaan shooting dilakukan di sekitar Jakarta, Puncak, Bogor dan Hongkong. Proses shooting sempat mengalami kesulitan pada saat adegan paralayang, karena hujan dan dipenuhi oleh kabut.

Pemilihan pemain utama merupakan salah satu proses yang cukup panjang dalam produksi film ini. Kebutuhan akan actor yang mampu memainkan perannya dengan baik dalam visi sutradara serta memiliki nilai jual yang dapat menarik minat penonton bukanlah hal yang mudah. Setelah sekian waktu tak jauh dari hari syuting, maka ditetapkan sejumlah pemain yang dapat menjiwai karakter-karakter yang ada dalam Remember When Ketika Kau dan Aku Jatuh Cinta. Michelle Ziudith sebagai Freya, Maxime Bouttier sebagai Adrian, Stella Cornelia sebagai Gia dan Miqdad Addausy sebagai Moses.

Remember When Ketika Kau dan Aku Jatuh Cinta bercerita tentang freya yang pemalu berpacaran dengan Moses si juara kelas dan sahabat mereka Gia berpacaran dengan Adrian anak basket yang popular. Jauh dilubuk hatinya Freya iri dengan hubungan Gia dan Adrian yang seru. Freya merasa bosan dengan hubungan yang begitu-begitu saja. Suatu ketika freya dan Adrian menghabiskan waktu berdua untuk pertama kalinya, awal kebersamaan mereka terasa kaku tapi lama-kelamaan mereka mulai menikmati karena ternyata mereka mempunyai selera musik yang sama yaitu Greenday. Interaksi mereka mulai intens terjadi, tanpa disadari mereka saling jatuh cinta. Mampukah mereka mempertahankan cinta dan persahabatan mereka?

Dapat Anda lihat di bioskop-bioskop mulai tanggal 16 Oktober 2014.
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!