"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Sabtu, 10 Februari 2018

Daftar Susunan Pengurus DPP PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia) 2017-2022





SUSUNAN PENGURUS 
Dewan Pimpinan Pusat 
Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan  Pemusik Republik Indonesia
(DPP PAPPRI)
Masa Bakti tahun 2017-2022


  1. DEWAN PEMBINA :
  1. Peter F. Gontha
  2. Ricardo Gelael
  3. A. H Dimas Wahab

  1. DEWAN PERTIMBANGAN :
  1. Gories Mere  (Ketua)
  2. Hein Enteng Tanamal
  3. Bambang Wibawarta
  4. Yappi Manafe
  5. Diaz Faisal Malik.
  6. Sentot

  1. DEWAN PENASIHAT :
  1. Tantowi Yahya  (Ketua)
  2. Dharma Oratmangun 
  3. Ebiet G. Ade
  4. Tety Kadi
  5. Aida Mustafa
  6. Raden Muhamad Samsudin Dajat Hardjakusumah (Sam Bimbo)
  7. Alo Yos Ditilebit
  8. Edmon Makarim
  9. Dossy Iskandar
                                                   

  1. DEWAN PAKAR :
  1. Husain Audah  (Ketua)
  2. Addie M.S
  3. Purwacaraka
  4. Yonas Pareira
  5. Katon Bagaskara
  6. Iga Mawarni Ayuningsih
  7. James F. Sundah
  8. Margie Segers
  9. Oetje F. Tekol
  10. Jimmi Manopo

  1. PENGURUS HARIAN :

Ketua Umum :  A M  Hendropriyono
Wakil Ketua Umum :  Rahayu Kertawiguna
Ketua Harian :  Anang Hermansyah

Sekretaris Jenderal :  Johnny William Maukar
Wakil Sekretaris Jenderal :  Djati Nuswanto
Wakil Sekretaris Jenderal :  Mila Rosa
Sekretaris Pimpinan :  Deby Merlin Amalia

Bendahara Umum :  Tonny Wenas
Wakil Bendahara Umum :  H. Rijanta
Wakil Bendahara Umum :  Iwan Tirtha


  1. Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan :  Erens Frans Mangalo
  2. Ketua Bidang Program & Produksi Musik :  Glenn  Fredly  
  3. Ketua Bidang Pengembangan Musik Tradisional & Daerah  :  Benny J. Mamoto
  4. Ketua Bidang Hubungan Industri Musik :  Novrial Anas
  5. Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan :  Willy Soemantri
  6. Ketua Bidang Hub Pemerintah / Kelembagaan :  Andre J.O. Sumual
  7. Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri :  Dwiki Dharmawan 
  8. Ketua Bidang Humas dan Media           :  Bens Leo
  9. Ketua Bidang Tekhnologi dan Informatika :  Andy Ayunir
  10. Ketua Bidang Hukum :  Agus Sardjono
  11. Ketua Bidang Kerohanian, Kesejahteraan Sosial :  Ermy Kullit
  12. Ketua Bidang Komunikasi Daerah :  Yovie Widianto
  13. Perwakilan PAPPRI di USA dan Amerika :  Lia Sundah Suntoso

                                                         
  1. Anggota Bidang Organisasi dan Keanggotaan :
  1. Obbie  Messakh  (Wakil Ketua)
  2. Sambobo
  3. Erwanda Lukas
  4. Tolig Gunawan

  1.   Anggota Bidang Program dan Produksi Musik :
1.   Barry Likumahua  (Wakil Ketua)
2.   Rido Hafiedz
3    Intan Anggita Pratiwie
4.   Irwan Ranto Simanjuntak
5.   Hendry Kaihatu
6.   Tantra Numata

  1. Anggota Bidang Hubungan Industri Musik : 
  1. Rusmin Luthena (Wakil Ketua)
  2. Irwan Supargo
  3. Rummy Azies
  4. Freddy Sasabone
  5. Semmy Metekohy

  1. Anggota Bidang Hubungan Pemerintah / Kelembagaan :
  1. Andre Hehanussa (Wakil Ketua) 
  2. Aria Baron
  3. Younky Soewarno
  4. Yochan Amos    

E.  Anggota Bidang Pendidikan dan Pelatihan :

  1. Juanna Judith Huliselan (Wakil Ketua)
  2. Irbayana Oratmangun 
  3. Gustav Efruan
  4. Nick Sair deKut
  5. Lisa A. Riyanto

F.  Anggota Bidang Hubungan Luar Negeri :
  1. Tika Bisono  (Wakil Ketua)
  2. Dina Mariana Huevelman
  3. Mahavira Wisnu
  4. Maya Angela


                                                           

G.  Anggota Bidang Humas dan Media :
  1. Valens Daki - Soo  (wakil Ketua)
  2. Hafif Haidir
  3. M. Makhfudz Abdullah
  4. Irish Riswoyo
  5. Fan Batavia

H.  Anggota Bidang Tekhnologi dan Informatika :

  1. Irvan Maulana (Wakil Ketua)
  2. Surya Fermana
  3. Roni Hartono
  4. Viddy Supit

I.     Anggota Bidang Hukum :
  1. Kadri Mohamad  (Wakil Ketua)
  2. Rhony Sapulette
  3. Once Mekel

J.    Anggota Bidang Kerohanian dan Kesejahteraan Sosial :
  1. Ayu Soraya (Wakil Ketua)
  2. Titiek Prastiti Van Houten
  3. Connie Constantia
  4. Delon
  5. Debbie Wuryani
  6. Delfi Zulaeha Mohamad
  7. Siti Badriah
  8. Sherly May

K.    Anggota Pengembangan Musik Tradisional dan Musik Daerah :

  1. Franky Raden  (Wakil Ketua)
  2. Robby Lailossa
  3. Artha Simamora
  4. Anursiwan
  5. Djoko Badjank

I.     Anggota Bidang Komunikasi Daerah :
       
1.  Harry Leiwakabessy   (Wilayah Indonesia Timur)
2.  La Ode Najim   (Wilayah Indonesia Tengah)
3.  Dharma Nababan  (Wilayah Indonesia Barat)


                                                          

M.  Badan  Penelitian dan Pengembangan 
Ketua   :  Diaz Hendropriyono
        Anggota   : 
  1. Syafiq Al Madihidj
  2. Zidny Ilman

N. KORPS MUSIK


1. Ngadiyo
2. Riyanta
3. Suwono
4. Suwardi
5. Mujianto
6. Sugito
7. Siswoyo
8. Kusno
9. Sunarto
10. Santoso
11. Muslikun
12. Pramunika
13. Joko Sulistiyo
14. Marmadi
15. Solikhin



O. PADUAN SUARA PAPPRI



  1. Victor Saing
  2. Cherry Simbolon
  3. Desmon Hutapea
  4. Dasman Sitorus
  5. John
  6. Vieda
  7. Grace Tobing
  8. Debby
  9. Kay
  10. Amanda
  11. Dewi
  12. Wijna
  13. Anna
  14. Tog
by Facebook Comment

Sabtu, 27 Januari 2018

Inilah Pemenang Utu dan Keke Kawanua 2018



Utu dan Keke adalah sebutan untuk anak lelaki dan anak perempuan Minahasa, kira-kira semacam Ucok dan Butet untuk orang Batak. 

Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) yaitu wadah berkumpulnya diaspora Minahasa/Manado diperantauan, untuk pertama kalinya menggelar Pemilihan Utu dan Keke Kawanua 2018. 

Pemilihan Utu dan Keke Kawanua 2018 mengikuti format pemilihan Putri Indonesia yaitu melewati beberapa tahap dimulai dengan babak penyisihan hingga grand final. Pada babak final para finalis juga mengikuti proses karantina dengan pembekalan serta penilaian. 

Malam puncak Grand Final Utu dan Keke Kawanua 2018 berlangsung meriah di Ballroom Hotel Bidakara Jakarta. Selain proses kontes yang menegangkan, acara juga dimeriahkan penampilan sejumlah artis nasional asal Manado seperti Dirly, Putri Bilanova, Connie Maria Maramis, living legend musik pop Manado Tielman Sisters, Miss Tourism Cosmopolitan Int’l 2017-2018 yang juga Putri Pariwisata 2016 Louis Merry Tangel, serta peragaan busana Batik Tou Mnahasa.  

Gairah pariwisata di Manado dan Minahasa sebagai daerah tujuan wisata internasional membuat dewan juri banyak mengemukakan pertanyaan tentang pariwisata dan budaya. Apalagi diantara dewan juri ada Tazbir Abdullah, pejabat Kementrian Pariwisata RI. Juga ada nama-nama sohor yang menjadi juri seperti Coretta Kapoyos dan artis Moza Pramita. 

“Kegiatan ini diharapkan selain sebagai ajang pencarian bakat kreatif, juga menjadi tempat berkumpul para generasi muda Kawanua untuk mereka bisa mendalami dan memahami akar budaya sebagai bekal mereka menjadi duta budaya Minahasa,” kata Ketua KKK Ronnie F. Sompie. 

Berikut nama-nama pemenang pada Grand Final Utu/Keke Kawanua 2018.

Juara I Keke 23, Ivhandrel Sumerah, DKI Jakarta

Juara II Keke 07, Vannita J. Posuma, DKI Jakarta

Juara III Keke 03, Sabrina Malik, DKI Jakarta

Juara I Utu 12, Diven, G. Kilanta, DKI Jakarta

Juara II Utu 02, Abraham Elungan, Jawa Timur (Jatim)

Juara III Utu 24, Putra Dumais, Banten

Juara Favorit, 08 Darry Wuisang, Jawa Barat (Jabar)

Best Costume :

Keke, 11 Dennise M. Tumewu, Kalimantan Timur (Kaltim)

Utu, 10 Arnold Kindangen, DKI Jakarta

 

by Facebook Comment

Selasa, 26 Desember 2017

Mulai 26 Desember, Bayar Rp 30 Ribu Sudah Bisa ke Bandara




JAKARTA - Era baru telah tiba. Per 26 Desember 2017, Bandara Soekarno Hatta mulai disentuh layanan kereta api yang mumpuni. Layanannya dijamin tak kalah dengan kereta api bandara di Tiongkok dan Singapura.

“Pemberangkatannya dari Stasiun BNI City di Sudirman langsung ke Bandara Soekarno-Hatta. Kita buka untuk umum 26 Desember," kata Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto, Senin (25/12).

Arus wisatawan dan juga penumpang menuju Bandara Soekarno-Hatta dipastikan akan makin lancar. Apalagi, harga tiket yang ditawarkan sangat murah. Harganya hanya Rp 30 ribu per penumpang.

"Untuk awal harga tiketnya promo Rp 30 ribu per orang. Nanti setelah diresmikan Presiden tiketnya Rp 70 ribu per orang, itu sudah diskon juga. Saat ini masih kita uji coba tertutup dengan 42 perjalanan setiap hari,” tambahnya.

Heru menegaskan, sebenarnya harga tiket normal untuk kereta bandara ini sebesar Rp 100 ribu per orang. Namun Heru belum bisa memastikan kapan Railink akan memberlakukan harga tiket normal tersebut.

"Untuk perkenalan Rp 30 ribu dan selanjutnya Rp 70 ribu. Berapa lamanya nanti kita akan lihat. Kita akan terus evaluasi," ujar dia.

Lebih lanjut Heru menerangkan, operasional tahap pertama KA Bandara baru akan melayani 3 stasiun dari 5 stasiun yang direncanakan, yaitu Stasiun BNI City – Batu Ceper – Bandara Soetta.

Tahap selanjutnya dari Stasiun BNI City – Duri – Batu Ceper – Bandara Soetta. Setelah pembangunan peron di Stasiun Manggarai selesai, baru kemudian KA Bandara Soetta akan mengawali pemberangkatan dari Stasiun Manggarai. Sehingga nantinya ada 5 stasiun yang dilayani yaitu Stasiun Manggarai – BNI City – Duri – Batu Ceper – Bandara Soetta.

"Targetnya 82 kali pemberangkatan per hari. Tetapi sementara kami melayani 42 pemberangkatan KA sampai fasilitas penunjang di Stasiun Duri selesai. Kami akan percepat penyelesaiannya," pungkas Heru.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik sekaligus mengapresiasi beroperasinya KA Bandara Soekarno Hatta. Dengan layanan ini maka wisatawan akan semakin mudah untuk mengeksplorasi destinasi wisata di Indonesia. 

Mereka akan dengan mudah memilih layanan transportasi yang terintegrasi. Khususnya destinasi-destinasi yang terhubung dengan layanan kereta api. 

“Inilah bentuk Indonesia Incorporated dalam memajukan pariwisata Indonesia sebagai salah satu leading sector perekonomian nasional. Dengan akses yang semakin baik,  maka pergerakan wisatawan akan semakin mudah. Dampaknya pasti akan signifikan. Makin oke,” ujar Menpar Arief Yahya. (*)
by Facebook Comment

Selasa, 19 Desember 2017

Masih Fokus Pariwisata, Pemprov Sulut Diversifikasi Destinasi




SULAWESI UTARA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus berfokus pada sektor pariwisata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada 2018.
Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Steven Kandouw mengatakan, sektor pariwisata sedang menggeliat dan memberi sumbangan signifikan untuk produk domestik regional bruto (PDRB).

“Momentum yang akan kami manfaatkan pada 2018 adalah sektor pariwisata. 
Kalau sektor pariwisata dikelola dengan baik dan profesional, maka akan sangat membantu perekonomian di Sulawesi Utara," ujar Steven, Kamis (14/12).

Pemprov Sulut juga terus mematangkan rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Kabupaten Minahasa Utara. Sebab, Likupang memiliki banyak objek wisata yang sangat potensial. Antara lain, Pantai Paal, Pantai Pulisan, Pulau Gangga, dan Pulau Lihaga. 

Menpar Arief Yahya terus mendorong daerah-daerah seperti Sulut untuk segera memiliki KEK. Kawasan yang mirip Nusa Dua Bali, yang memiliki amenitas dan sekaligus atraksi di satu area dan dikelola secara pariwisata. “Sulut sudah saatnya membangun KEK, apalagi Sulut sedang kekurangan akomodasi begitu wisatawan Tiongkok banyak berdatangan,” kata Arief Yahya. 

Pemprov juga menilai destinasi-destinasi itu layak dikembangkan sebagai alternatif lain dari Taman Nasional Bunaken yang sudah lebih dahulu populer. “Diversifikasi destinasi wisata sangat diperlukan untuk menggenjot sektor pariwisata yang kini memang diandalkan Sulut,” imbuh Steven.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, kunjungan wisman terus mengalami peningkatan. Pada Oktober 2017 lalu, sebanyak 7.687 wisman berkunjung ke Sulut melalui pintu masuk Bandara Sam Ratulangi.
Jumlah itu meningkat 21,90 persen dibandingkan kunjungan pada September 2017.

Kepala Bidang Distribusi BPS Sulut Marthedy Tenggehi mengatakan, angka itu meningkat dua kali lipat dibandingkan periode yang sama 2016 lalu.
“Wisatawan mancanegara masih didominasi oleh warga Tiongkok sebanyak 5.947 orang atau 77,36 persen, diikuti oleh Jerman 281 orang atau 3,66 persen, dan Singapura 202 orang atau 2,63 persen,” ujarnya Marthedy, Rabu (6/12).

Sementara itu, General Manager Bandara Sam Ratulangi Minggus E.T Gandeguai mengakui kunjungan wisatawan dari Tiongkok melalui charter flight terus meningkat.
Hingga 7 November 2017, wisatawan Tiongkok yang masuk Sulut mencapai 68.116.

“Hingga awal November saja, jumlah wisman dari penerbangan charter mencapai 68 ribu. Mereka mayoritas datang dari Guangzhou sekitar 22 ribu penumpang," ujarnya.

Di sisi lain, Koordinator Satgas Pariwisata Sulut Dino Gobel optimistis jumlah wisman hingga akhir 2017 mencapai 100 ribu.
“Koordinasi antara pemerintah dan swasta sangat dibutuhkan. Apalagi, untuk bisa mencapai target jumlah wisatawan yang 100 ribu itu tidak mudah. Namun, bukan berarti tidak mungkin,” kata Dino. (*)
by Facebook Comment

Sukseskan Jatim Reggae Festival, Tony Q Juga Ajak Masyarakat Peduli Sampah




MALANG - Aksi musisi Tony Q Rastafara menjadi yang paling ditunggu di panggung Jatim Reggae Star Festival 2017. Tak ayal, lebih dari 2.000 pengunjung begitu antusias saat salah satu salah satu ikon musik raegge tanah air itu , naik panggung, Sabtu (16/12) malam.

Stadion Brantas, Kota Batu, Malang, Jawa Timur pun langsung jadi Lautan manusia. Penggemar musik reggae dari berbagai daerah di Jawa Timur bahkan luar daerah yang datang sejak siang hari langsung menyemut ke depan panggung. Selama lebih dari satu jam, Tony Q sukses membawakan deretan lagu-lagunya.

Tidak hanya konser musik, dalam ajang yang didukung Kementerian Pariwisata ini juga turut mengampanyekan kesadaran pentingnya menjaga lingkungan. Seluruh pengunjung yang hadir diajak untuk berhura-hura namun tetap memiliki visi.

"Kita berhura-hura tapi memiliki isi," ujar Tony Q.

Ia mengatakan, musik sebagai bahasa yang universal dapat memainkan perannya untuk masuk ke berbagai kalangan. Termasuk di komunitas reggae ini, dimana para penikmat musik yang hadir diajak untuk sadar lingkungan. Terutama soal sampah.

"Jadi, lebih kepada memberikan hal positif kepada masyarakat. Musik bisa membuat sesuatu untuk orang banyak," kata Tony.  

Tidak hanya itu, lanjut Tony, musik atau khususnya gelaran musik juga erat kaitannya dengan pariwisata. Bahwa musik dapat menjadi daya tarik yang kuat. Tidak hanya bagi wisatawan lokal, tapi juga mancanegara.

Ia mencontohkan Reggae Star Festival yang digelar di Bali selama tiga tahun berturut-turut. Antusiasme wisatawan begitu tinggi. Bahwa banyak wisatawan dari luar yang secara khusus datang ke Bali untuk hadir di Reggae Star Festival.

Begitu juga dengan wisatawan yang sedang ada di Bali. Festival ini menjadi atrakai tambahan bagi wisatawan untuk menikmati Bali. Komunitas musik reggae tersebar luas di dunia dan sangat loyal.

"Jadi selalu berkaitan. Banyak peristiwa musik yang menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke satu tempat. Dan pemantiknya itu adalah musik," ujar Tony.

Hal senada dikatakan Agung Ngurah selaku Ketua Penyelenggara Jatim Reggae Festival 2017. Ia mengatakan, melalui kegiatan ini masyarakat yang datang ke konser akan dapat menikmati kota Malang yang memang dikenal sebagai salah satu kota dengan ragam destinasi.

Sebut saja Jatim Park 1, 2 dan 3, Museum Angkuta, Batu Spectacular Night, dan lainnya. Batu juga dikenal dengan surga kuliner. Berbagai sajian khas dapat disantap. Batu juga sangat kuat di agro wisata.

Terkait dengan kampanye lingkungan yang dihadirkan dalam ajang ini, jelas Agung, yakni dari tiket yang terjual hasilnya sebagian akan dibelikan tempat sampah. Yang akan diberikan ke komunitas Saber Pungli (Sapu Bersih Nyemplung Kali) dan sejumlah pihak lainnya. 

Bahkan sebelum acara konser, di pagi harinya, komunitas Jatim Reggae Star Festival juga ikutan dalam aksi bersih sampah di Sungai Brantas bersama sejumlah komunitas lain. Dalam waktu 1,5 jam total mereka berhasil mengumpulkan sampah sampai 1 truk. 

"Ini adalah salah satu bentuk charity kami. Kalau pihak-pihak lain biasanya mengadakan seminar sadar lingkungan di ruangan, kita lewat konser musik dan diaplikasikan langsung," ujar Agung. 

Ada message yang ingin disampaikan ke generasi musik dan publik. Saatnya bangsa ini peduli sampah, harus bisa manajemen sampah, agar healty and hygiene nya semakin berkualitas. Itu adalah tema TTCI Travel and Tourism Competitiveness Index, yang terus dipantau oleh WEF, World Economic Forum. 

Generasi Millenials memang a

Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti mengatakan, Musik merupakan bahasa yang universal, bahkan petikan gitar maupun tabuhan drum yang menghentak dalam musik Reggae dapat membuat pesan yang mengangkat nama baik Indonesia ke kancah internasional .

“Kami mendukung acara-acara seperti ini karena sangat menunjang  pariwisata dan semakin mengenalkan destinasi-destinasi di Kota Malang," kata Esthy didampingi Kabid Wisata Buatan, Kementerian Pariwisata, Ni Luh Gayatri. 

Terlebih dengan adanya kampanye peduli lingkungan, sehingga manfaatnya akan semakin banyak. 

Hal senada dikatakan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Saat ini pekerjaan rumah pariwisata Indonesia tidak hanya memperkenalkan dan mempromosikan Indonesia yang indah. Tapi juga memperbaiki komponen-komponen yang menjadi titik lemah pariwisata Indonesia. 


Salah satunya adalah permaslahan sampah. Dimana berdasarkan raport TTCI yang dipublikasikan World Economic Forum, health and hyginene serta environment sustainability Indonesia masih tertinggal dari beberapa negara. 


"Dan sudah menjadi tugas kita bersama. Termasuk masyarakat. Sehingga melalui acara ini tidak hanya musik dan pariwisata yang diangkat, tapi juga kesadaran bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan," ujar Menpar Arief Yahya.(*)
by Facebook Comment

Senin, 18 Desember 2017

Dalam Rangka Hari Ibu @SandyCanester Luncurkan Salut Perempuan




Setelah muncul kembali dengan rencana album ketiganya, Sandy Canester terus memberikan kejutan lewat karyanya. Kini Sandy memperkenalkan single ketiganya untuk upcoming album bertajuk 'Salut Perempuan'. Untuk memberikan sentuhan magis ia pun menggandeng Tohpati.

 

'Salut Perempuan' adalah sebuah single yang diyakini bisa kembali menaklukkan hati perempuan dan bisa dipersembahkan para pria untuk perempuan yang dipujanya. Seperti bagaimana Sandy menyentuh lewat lagu sebelumnya 'Be My Lady' ataupun 'Siap Sakit Hati'. Bedanya kali ini perempuan yang digambarkan Sandy lebih luas. Bukan hanya seorang kekasih, tapi juga seluruh perempuan tak mengenal usia dan perannya.

 

"Gue dapat inspirasi lagu ini saat lagi nyetir gitu dan terhenti di traffic light. Entah kenapa tiba-tiba kepikiran sama ibu gue. Lalu berganti ke semua perempuan di hidup gue, mantan juga. Bahwa kalau mereka nggak ada, gimana ya?. Akhirnya mulai berpikir di kepala bahwa bahkan mantan yang bikin kita sakit hati sekalipun ternyata punya efek baik buat kita. Ada ilmu yang bermanfaat ke depan di balik semua cerita pahitnya. Lalu mulai muncul momen perjuangan mereka dan sampai rumah langsung bikin lagu," kisah Sandy.

 

Ditelaah dari liriknya, memang setiap napas lagu ini mempersembahkan dirinya untuk sosok perempuan. Bahkan ada bagian spesifik yang memberikan perhatiaannya kepada seorang ibu yang telah melahirkan kita. Lalu juga untuk perempuan yang berada di sisi kita.

 

Sementara dari aransemen yang dipilih untuk membalut lagu ini, Sandy tetap konsisten dengan konsep albumnya. Denting gitar akustik iringan Tohpati meliuk membungkus suara Sandy yang khas. Menjelang memasukin bagian reff pertama emosi mulai meningkat, rilis yang memburu, iringan musik yang semakin intens, sayup-sayup mulai terdengar string session berusaha membungkus keseluruhan tubuh lagu.

 

Melewati tengah lagu, semua emosi bercampur aduk. Piano yang mulai mengisi penuh, string yang semakin megah menambah unsur magis di lagu ini. 'Salut Perempuan' pun ditutup dengan denting piano dan statement akhir Sandy "ku salut untukmu".

 

"Buat gue, 'Salut Perempuan' bukan sekadar lagu. Tapi adalah bentuk pengakuan dan penghormatan laki-laki kepada ciptaan Allah SWT yang bernama perempuan," jelas Sandy.

 

Tak ketinggalan 'Salut Perempuan' tidak melewatkan momen Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember mendatang. 'Salut Perempuan' dirilis berdekatan sebagai penghormatan besar untuk seluruh ibu di dunia. Bagi Sandy, 'Salut Perempuan' adalah sebuah pergerakan dan pernyataan yang dilakukan dengan kesadaran jika ia memang salut pada perempuan.

 

Kusalut pada perempuan

Yang telah melahirkan aku

Kusalut pada perempuan

Yang kini menemaniku

Terima kasih perempuan, salut untukmu

 

‘Salut Perempuan’ adalah single ketiga yang diambil dari album mendatang Sandy yang ketiga juga. Sebelumnya Sandy sempat merilis single ‘Ku Sedang Jatuh Cinta’ dan ‘Awalnya’ feat Nadia Fatira.

by Facebook Comment

Selasa, 12 Desember 2017

Environment Sustainalibity Indonesia Makin Oke, Kebakaran Hutan Turun Drastis




JAKARTA – Komitmen Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya untuk menjaga pelestarian perlu dipuji. Dia concern, karena itulah yang menjadi salah satu titik lemah daya saing pariwisata Indonesia di pentas dunia. 

Spirit Indonesia Incorporated yang dihembuskan Menpar Arief Yahya, untuk percepatan dalam melestarikan lingkungan itu direspons cepat pula. “Terima kasih Bu Menteri LHK Siti Nurbaya, pariwisata akan sangat terbantu, jika hutan dan lingkungan kita bagus,” papar Arief Yahya. 

Jumlah hotspot satelit NOAA dan juga TERRA AQUA (NASA) di periode 1 Januari-28 November 2017 turun hingga 32,64 persen. Angka kebakaran hutan lahan (karhutla) juga ikutan turun drastis.

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan, penurunan luas kebakaran hutan lahan (karhutla) pada lahan gambut dan non gambut di Pulau Sumatera dan Kalimantan pada 2017 ini telah melampaui target yang ditetapkan.

"Target yang ditetapkan adalah sebesar 10 persen dari batas toleransi maksimum luas karhutla yaitu 2.078.822,70 hektar atau sekitar 207.882 hektar," ujar Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, KLHK, Raffles B. Panjaitan, Minggu (10/12).

Namun hingga Oktober 2017 diketahui bahwa luas karhutla di Pulau Sumatera dan Kalimantan adalah hanya 37.045 hektar. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran para pihak, baik pemerintah pusat maupun daerah. Ditambah lagi TNI, Polri, juga ikutan aktif. 

Belum lagi partisipasi perusahaan pemegang izin usaha bidang kehutanan/perkebunan dan keterlibatan aktif masyarakat. Semua bekerja dengan sistem, menyeluruh di semua level. Dan semuanya konsisten menjaga dengan ritme yang tinggi. Kompak dalam satu tujuan.

"Koordinasi dan sinergitas yang terjalin antar pihak sejak awal tahun dalam pelaksanaan pengendalian karhutla menjadi kekuatan utamanya. Penanganan melalui pencegahan dan penanganan dini karhutla di tingkat tapak," ujarnya. 

Dalam rangka pengendalian karhutla, KLHK bersama para pihak terkait lainnya telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganan secara dini di lapangan. Salah satunya melalui patroli terpadu pencegahan karhutla di delapan provinsi rawan yang telah dilaksanakan dengan baik bersama para pihak terkait.

“Penurunan luas yang dicapai tahun 2017 akan terus dipertahankan bahkan terus dapat ditingkatkan di tahun mendatang. Tahun 2018, kesiapsiagaan dan pencegahan lebih dini harus dilakukan. Jika Indonesia ingin benar-benar bebas dari karhutla maka diperlukan kerja keras bersama dan peran serta semua komponen bangsa," tambah Raffles.

Caranya juga tak main-main. Sistem peringatan dini (early warning) ikut disiapkan KLHK via website www.sipongi.menlhk.go.id. Semua titik panas yang terdeteksi langsung direspon. Dicek ke lapangan. Dan langsung diambil tindakan pencegahan. 

Hasilnya? Kerja jadi lebih cepat dan efisien. Jauh lebih oke bila dibanding pola manual yang mengandalkan laporan masyarakat. “Dulu setiap bulannya PKHL menerima sedikitnya lebih dari 2.500 laporan yang harus ditelaah dan dianalisis. Perlu kerja ekstra karena kami punya keterbatasan SDM dan sarana. Tapi setelah muncul sistem ini, masyarakat juga dapat turut memantau titik-titik panas, untuk kemudian segera dilakukan pengecekan (groundcheck)," ujarnya.

Itu belum termasuk patroli terpadu yang melibatkan TNI, Polri, Kepala Desa. Bahkan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Manggala Agni, juga ikut dilibatkan. Semuanya kompak mengawal penyebab karhutla yang ditimbulkan faktor alam dan faktor manusia. 

“Perlu dilakukan pemetaan dan pemantauan pembukaan areal lahan milik masyarakat. Masyarakat juga perlu diberikan bantuan dan pendampingan dalam penerapan teknologi pertanian. Selain itu juga perlu penguatan regulasi oleh Pemerintah terkait pengendalian karhutla, baik di tingkat pusat maupun daerah," tambah Raffles.

Pencapaian tahun ini tentunya tidak membuat Pemerintah lengah. KLHK terus melakukan koordinasi dengan semua stakeholders termasuk para perusahaan pemegang izin usaha bidang kehutanan.

Mereka diwajibkan untuk turut melaksanakan upaya pengendalian karhutla melalui penguatan sumber daya manusia, sarana prasarana dan dukungan anggaran sebagai bagian yang tidak terlepas dalam pelaksanaan kerja perusahaan.

KLHK juga terus melakukan penguatan sistem informasi deteksi dini, penguatan kapasitas Masyarakat Peduli Api (MPA), penyusunan Prosedur Kerja kegiatan pengendalian karhutla, penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat serta memberikan peluang mata pencaharian kepada masyarakat melalui hutan kemasyarakatan.

Hingga kini, pantauan hotspot (titik panas) pada Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan pada (28/11/2017) pukul 10.00 WIB, terpantau nol hotspot berdasarkan satelit NOAA dan juga TERRA AQUA (NASA).

Dengan demikian, selama 1 Januari-28 November 2017 berdasarkan satelit NOAA terdapat 2.552 titik, setelah tahun sebelumnya sebanyak 3.789 titik. Sehingga terdapat penurunan jumlah hotspot sebanyak 1.237 titik (32,64 persen).

Sedangkan total 2.348 titik ditunjukkan Satelit Terra/Aqua (NASA) Conf. Level >80%, setelah tahun 2016 lalu menunjukkan 3.794 titik. Angkanya turun sebanyak 1.446 titik (38,12 persen).

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar mengatakan, Indonesia sejak awal sudah memprediksi hal ini. Dia bahkan sudah meraba bahwa dari banyak masalah global, berupa krisis energi, pangan dan air serta dalam menghindari berbagai bentuk bencana hidrometrologis, adalah hutan.

Secara nyata kebijakan dan langkah dalam bidang lingkungan hidup dan kehutanan itu untuk kesiagaan energi, air, pangan dan kesejahteraan masyarakat yang kita percaya bahwa di dalamnya ada peran hutan dan ekosistemnya yang sangat penting.

Dalan kurun waktu kurang lebih dua tahun terakhir ini, peran hutan dan lingkungan dalam upaya menuju kesejahteraan masyarakat semakin menonjol. "Sehingga harus kita upayakan bersama dengan keharusan untuk mengatasi deforestasi, ilegal logging, tata kelola dan kebijakan alokasi, manajemen landscape serta law enforcement," kata Siti Nurbaya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya langsung melayangkan emoji tiga jempol kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dengan peningkatan Environment Sustainability, Menpar tambah yakin bisa segera menaikkan Indeks Daya Saing Pariwisata Indonesia yang sudah melesat naik 8 poin, dari posisi 50 besar dunia ke peringkat 42.

“Terimakasih Ibu Menteri KLHK yang sudah support pariwisata. Fundamennya jadi makin kuat. Kalau trennya menguat seperti ini, tahun 2019 proyeksi saya Indeks Daya Saing Pariwisata Indonesia akan naik ke posisi 30 besar dunia,” prediksi Menpar Arief. (*)
by Facebook Comment

Kamis, 07 Desember 2017

Konser Jazz Bertaraf Internasional Hadir di Manado: PESONA MANADO JAZZ FIESTA 2017 #KamiMusikIndonesia



PRESS RELEASE


Untuk pertama kalinya sebuah gelaran musik jazz bertaraf internasional dihelat di Kota Manado, Sulawesi Utara. Acara ini akan berlangsung pada 10 Desember 2017 mendatang berlokasi di Mall Manado Town Square. 


Acara bertajuk PESONA MANADO JAZZ FIESTA 2017 merupakan persembahan dari Pesona Indonesia Kementrian Pariwisata Republik Indonesia bekerjasama dengan PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia), komunitas #KamiMusikIndonesia serta Pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara. 


PESONA MANADO JAZZ FIESTA 2017 akan memadukan penampilan panggung artis-artis lokal, artis ibukota dan artis internasional. Untuk artis lokal akan menampilkan PAPPRI SULUT ALL STARS, merupakan kolaborasi musisi yang tergabung dalam DPD PAPPRI Sulut. Sementara artis ibukota diwakili GLENN FREDLY dan ANDY AYUNIR  serta untuk artis internasional mendatangkan quartet jazz GRZEGORZ KARNAS dari Polandia . 


Kita tak perlu panjang lebar bicara tentang karir GLENN FREDLY karena semua orang pasti tau siapa Nyong Ambon satu ini. Tapi keterlibatannya dalam membangun dan ambil bagian menata ekosistim musik tanah air yang belum banyak orang tahu. GLENN yang saat ini membentuk komunitas #KamiMusikIndonesia gencar berkampanye tentang pentingnya UU Permusikan. Sebagai Ketua DPP PAPPRI Bidang Program dan Produksi Musik, GLENN juga mengetuai sebuah komite khusus untuk mempersiapkan RUU Permusikan yang saat ini sudah masuk proleknas di DPR RI. 


GLENN juga sedang mempersiapkan pelaksanaan Konferensi Musik Indonesia yang akan berlangsung di Ambon City of Music pada Maret 2018 bertepatan dengan perayaan Hari Musik Nasional. Konferensi yang melibatkan semua stakeholder industri musik dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) ini akan menjadi yang pertama dan terbesar di Indonesia. 


ANDY AYUNIR adalah musisi elektronik Indonesia pertama yang sudah malang melintang di industri musik dunia. Karya musik dari pria lulusan Berklee College of Music, Boston, USA ini sudah terekam dalam album banyak penyanyi terkenal, antara lain Anggun, Titi DJ, Ruth Sahanaya dll. Menjabat sebagai Ketua DPP PAPPRI Bidang Teknologi dan Informatika. 


GRZEGORZ KARNAS adalah vokalis jazz dunia yang berasal dari Polandia. Lulusan the Jazz Institute of the University of Music di Katowice, salah satu sekolah musik prestisius di Eropa Timur. KARNAS telah bermain di berbagai negara serta menjadi line-up di beberapa event jazz besar seperti London Jazz Festival. Untuk kunjungan ke Manado, GRZEGORZ KARNAS QUARTET datang bersama rekan-rekannya GRZEGORZ MASTOWSKI, ADAM WYKPISZ ALAN, dan JACUB KRZESZOWSKI. 


Itulah, musisi lokal, nasional dan internasional yang berkolaborasi dalam memeriahkan PESONA MANADO JAZZ FIESTA 2017


“Saat ini musik jazz tak bisa dibilang segmented lagi karena penggemar jazz makin banyak dari berbagai usia, termasuk dari kalangan milenials. Orang Manado itu penyuka musik, musik apa aja pasti dinikmati. Saya optimis jazz akan berkembang bagus di Manado dan ini diharapkan menjadi annual event,” kata Andre ‘Opa’ Sumual, ketua penyelenggara PESONA MANADO JAZZ FIESTA 2017 yang juga adalah Ketua DPP PAPPRI Bidang Hubungan  Pemerintah dan Kekembagaan. 


Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Utara Daniel Mewengkang mengatakan bahwa event musik apapun jenisnya sangat menunjang pariwisata Sulawesi Utara. “Dengan adanya 10 ribu turis mancanegara setiap bulannya, Sulawesi Utara membutuhkan banyak acara, salah satunya tentu musik jazz seperti ini. Kita akan memfasilitasi acara-acara seperti ini,” kata Mewengkang. 


“Tujuan utama PAPPRI adalah menyejahterakan musisi di seluruh Indonesia, jadi bukan hanya Jakarta. Untuk itu PAPPRI melakukan penetrasi ke daerah untuk melakukan pelatihan serta konser musik. Tentunya kami bekerjasama dengan berbagai stakeholder, termasuk dengan Kementrian Pariwisata seperti acara ini,” komentar Ketua Umum PAPPRI AM Hendropriyono 


Sementara itu, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementrian Pariwisata Esthy Reko Astuti mengatakan:: “Pariwisata itu hidup karena faktor 3A, Akses, Amenitas dan Atraksi. Akses bagus, penginapan bagus tapi tanpa atraksi tentu belum lengkap. Konser musik adalah salah satu atraksi yang bagus karena artis juga menjadi endorser untuk pariwisata Indonesia.” 


Dalam rangkaian PESONA MANADO JAZZ FIESTA 2017 juga akan diadakan acara Music Talkshow & Workshop oleh komunitas #KamiMusikIndonesia dan PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia) bersama pembicara GLENN FREDLY, ANDY AYUNIR dan ANDRE OPA SUMUAL. Talkshow bertema “Ekosistim Musik Indonesia Saat Ini” akan digelar di Atrium Mantos 3 pada Minggu, 10 Desember 2017 jam 13.00. 


Mari jo bauni Jazz!!

Salam Musik Indonesia!! 

Salam Pesona Indonesia!! 




by Facebook Comment

Selasa, 28 November 2017

AM. HENDROPRIYONO PIMPIN PAPPRI PERIODE 2017-2022



Press Release 

Sejak kelahirannya pada 18 Juni 1986 hingga 2017 ini,  PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia) telah mengalami  5 kali pergantian Ketua Umum. Pada periode awal PAPPRI dipimpin oleh Heinz Enteng Tanamal atau lebih dikenal dengan nama Bung Enteng, yang sekaligus juga merupakan tokoh sentral berdirinya organisasi ini.

Pria berdarah Ambon ini memimpin PAPPRI selama dua periode, yaitu tahun 1986 hingga 1994. Kumudian pada periode berikutnya Ketua Umum PAPPRI berlanjut ke tangan  Sadikin Zuhra.  Beliau juga memimpin PAPPRI selama dua periode, yaitu tahun 1994-2002.

Pemegang estafet ketua DPP PAPRI selanjutnya adalah Drs. Dharma Oratmangun. Seperti para pendahulunya, Dharma juga memimpin gerbong PAPPRI selama 2 periode, yaitu 2002-2012. Pada Konggres PAPPRI ke VI yang diselenggarakan pada bulan Juli 2012, PAPPRI memutuskan Tantowi Yahya sebagai Ketua Umum untuk masa bhakti 2012 - 2017.  

Dalam konggres ke VI ini pula Kepanjangan PAPPRI yang ketika itu bernama Persatuan Artis Pencipta Lagu dan Penata Musik Rekaman Indonesia diubah menjadi “Persatuan Artis Penyanyi Penciptalagu dan Pemusik Republik Indonesia” sampai sekarang.

Seiring waktu berjalan, pada 2017 ini kepemimpinan Tantowi Yahya Berakhir, namun karena alasan  kesibukannya di dunia politik, dan disaat bersamaan Tantowi juga dipercaya Presiden Joko Widodo untuk menjadi Duta Besar RI di New Zealand dan Kerajaan Samoa, maka  Tantowi tidak bersedia untuk dicalonkan menjabat keduakalinya.

Pada Rakernas PAPPRI yang digelar di Jakarta pada 9 hingga 11 Maret 2017, memunculkan nama AM. Hendro Priyono yang sebelumnya lebih dikenal di dunia militer dan intelijen, terpilih menjadi Ketua Umum PAPPRI ke 5.

Hendro priyono memeng lebih dikenal sebagai tokoh TNI AD  yang sekaligus juga tokoh Intelijen RI. Namun demikian beliau juga aktif sebagai seorang pencipta lagu. Puluhan karyanya telah dipublikasikan, beberapa karya beliau juga ada yang dinyanyikan oleh artis terkenal saat ini yaitu Delon (jebolan Indonesian Idol)dan Siti Badriah serta Sherly May. Bahkan Delon dan Siti Badriah berhasil menyabet gelar AMI Awards untuk kategori Kloaborasi Dangdut Kontemporer Terbaik.

Hari ini Senin 27 Nopember 2017, AM. Hendro Priyono selaku Ketua Umum akan melantik dan mengukuhkan kepengurusan PAPPRI periode 2017-2022. Banyak harapan dari kepemimpinan beliau agar PAPPRI menjadi lebih berguna dan bermanfaat tidak hanya untuk para anggota PAPAPRI saja, tetapi untuk seluruh pelaku musik dan masyarakat Indonesia.

Namun demikian tantangan juga tidak sedikit, sebab seiring perjalanan waktu musik dan industrinya terus berjalan, sehingga berbagai PR seperti kasus pembajakan, perlunya Union Artis, perlunya Undang Undang Musik, sertifikasi pekerja musik dan lain lain mendesak untuk segera diwujudkan.  

Berikut pernyataan Bapak AM. Hendro Priyono tentang PAPPRI kedepan:

“Dewan Pimpinan Pusat (DPP PAPPRI) Periode 2017-2022 merupakan perintis dan pendekar dalam kebijakan pemerintah RI, untuk mengembangkan kreatifitas serta hak dan kewajiban para musisi,  terhadap kepribadian bangsa kita dibidang kebudayaan.

Beberapa musisi top dan para tokoh masuk dalam jajaran kepengurusan PAPPRI dibawah kepemimpinan beliau, diantaranya terdapat nama-nama seperti Glenn Fredly, Once Mikel, Anang Hermansyah, Yovie Widianto, Andre Hehanusa, Tika Bisono, Lisa A Riyanto, Dwikki Dharmawan, Ayu Soraya, Dina Mariana, Ermy Kulit, James F. Sundah, dan lain lain. Selain itu ada juga tokoh tokoh seperti Gories Mere, Benny J. Mamoto, Diaz Hendropriyono dan lain lain.

Seiring perjalanan waktu hingga sekarang, PAPPRI sudah memiliki 24 DPD, yaitu DKI. Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, Jambi, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur dan Papua dan lain lain.Semoga dengan kepemimipnan bapak AM Hendro Priyono ini,  kedepan PAPPRI sudah bisa hadir diseluruh provinsi yang ada di Indonesia.

 

TESTIMONI PARA MANTAN KETUA UMUM PAPPRI

H. ENTENG TANAMAL (Mantan Ketua Umum PAPPRI pertama, sekaligus salah satu pendiri PAPPRI).

Saya yakin, pak Hendro Priyono akan ampu membawa kemajuan terhadap PAPPRI. Karena dia seorang pemimpin yang mempunya visi kedepan.  Meskipun beliau seorang purnawirawan, namun kesibukan beliau luar biasa, dan ditengah kesibukannya beliau masih bersedia bahkan bersemangat  untuk memipin PAPPRI.

Dibawah kepemimpinan Pak Hendro, dikemudian hari pappri  bisa lebih baik, karena beliau memiliki segalanya sebagai syarat untuk menjadi seorang pemipin. Saya berharap PAPPRI di daerah bisa lebih diberdayakan lagi, sebab industry musik di daerah berkembang sangat baik, sehingga perlu dibuat aturan main yang jelas oleh pemda setempat agar bisa mensejahterakan para seniman di daerah yang memenuhi rasa keadilan bagi semua pihak, dan pak Hendro memiliki kemampuan itu.

DHARMA ORATMANGUN (Mantan Ketua Umum PAPPRI ke 3 dan Ketua Umum KCI)

“ Dalam Munas PAPPRI telah memutuskan AM. Hendro Priyono sebagai Ketua umum, saya pikir ini sosok yang  tepat. Ketokohan beliau tidak diragukan lagi, beliau salah satu putra terbaik bangsa Indonesia. Selain itu beliau seorang pecinta musik, bahkan pencipta lagu juga, karyanya banyak sekali, oleh karena itu merupakan satu anugrah juga buat PAPPRI  dipimpin oleh tokoh yang koplit seperti pak Hendro Priyono. 

Saya yakin  ditangan beliau PAPPRI bisa lebih baik lagi dan bisa bermanfaat tidak hanya untuk para seniman musik tetapi juga bagi masyarakat Indonesia. Namun demikian  kita juga harus sering memberikan masukan masukan yang positif dan konstruktif terhadap beliau, sebab kita tau beliau emiliki kesibukan yang luar biasa”.

TANTOWI YAHYA (Mantam Ketua Umum PAPPRI ke 4, dan Dubes RI untuk New Zealand)

“PAPPRI membutuhkan sosok pemimpin yang suka musik, punya network yang luas, baik ke pemerintah maupun swasta, figure ini ada sama Pak Hendro Priyono. Jadi saat  ini beliau merupakan figure yang paling pas untuk memimpin PAPPRI.

Saya berharap semoga ditahun perta kepemimpinan beliau bisa memastikan RUU Musik bisa masuk di Prolegnas DPR RI. Peningkatan kesejahteraan pelaku musik melalui tata kelola melalui kerjasama yang lebih baik ada di RUU Tersebut.

Selain itu Indonesia memerlukan sebuah  badan semacem Clearing Hose artis untuk menyaring artis asing yang masuk ke Indonesia. Saat ini terlalu bebas, sejauh ini belum mendatangkan keuntungan bagi bagi pelaku musik di tanah air. Pappri punya peluang untuk menjadi Clearing House tersebut. Juga PAPPRI bisa berpeluang untuk menjadi semacam Union Artist.

 

by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!