"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Jumat, 25 Mei 2012

Ini Dia Bukti Keliaran Lady Gaga


Tak heran kalau penolakan terhadap Lady Gaga kian gencar. Tapi tentunya bukan hanya karena foto-foto dari konser Lollapalooza ini yang menyebabkan terjadi boikot di banyak negara. Lirik lagu, videoklip serta sikapnya yang berbeda tentunya pemicu kontroversi.

Lady Gaga bukan artis pertama yang mengusung sensualitas sebagai komoditi. Juga bukan yang pertama menyerempet domain agama dalam lirik ataupun videoklipnya. Hal yang sama sudah pernah dilakukan Madonna dua dasawarsa silam.

Ditangan Lady Gaga hasil daur ulang dari para pendahulu dikemasnya menjadi tontonan baru yang menarik dan tentunya tambah kontroversial. Semua ini tak lepas dari sokongan attitude-nya yang memang sudah 'liar' sebagai sosok penghibur. Namun keliarannya di panggung tak menutupi otaknya yang briliant. Memang sebagai musisi, bakat Lady Gaga sudah diasah sejak usia 4 tahun saat pertama bermain piano. menginjak sekolah menengah gadis bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta sudah mulai menulis lagu sendiri.

Setelah berkuliah di Tisch School of the Arts, New York University, Lady Gaga mulai bernyanyi dari club ke club di daerah Lower East Side, daerah tenggara New York, yang masih seputaran kampusnya. Bersamaan ia  mengikat kontrak dengan sebuah perusahaan rekaman sebagai penulis lagu. Sampai kemudian Akon menggali bakatnya dan mengobitkannya ke level dunia lewat debut album "The Fame".

Keliaran Lady Gaga saat manggung, terlihat dalam rekaman video dan foto-foto saat tampil di Festival Lollapalooza bersama band Semi Precious Weapons pada 7 Agustus 2010.
















by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!