Sumber www.traxmagz.com
Pernyataan tersebut diungkapan oleh pihak keluarga Robin sendiri. “Keluarga Robin Gibb dari The Bee Gees mengumumkan dengan sangat berduka bahwa Robin meninggal hari ini setelah pertempuran panjang melawan kanker dan operasi usus. Keluarga Robin meminta agar privasi mereka dapat dihormati untuk sementara atas berita duka ini.”
Bulan lalu (14/4), Robin divonis menderita pneumonia akibat
komplikasi yang timbul dari kanker hati yang membuatnya terbaring koma
di rumah sakit di Chelsea, London Barat. Setelah seminggu, Robin sempat
sadarkan diri. Yohanes, putra dari personil The Bee Gees saat itu
mengungkapkan, “Mereka [dokter] mengira bahwa Robin hanya ada
kesempatan hidup dibawah angka 10 %.. he has beaten the odds... he really is something else.”
Karir Robin dimulai saat membentuk The Bee Gees pada tahun 1958 bersama saudaranya Barry dan saudara ke mbarnya Maurice yang lebih dulu meninggal di tahun 2003. Selama 6 dekade grup ini memecahkan rekor penjualan lebih dari 200 juta copy lewat hits seperti “Stayin' Alive”, dan lagu “I've Gotta Get A Message To You”, yang sempat dirilis ulang oleh Robin tahun lalu dalam rangka Royal British Legion's annual charity single bersama The Soldiers.
Karir Robin dimulai saat membentuk The Bee Gees pada tahun 1958 bersama saudaranya Barry dan saudara ke mbarnya Maurice yang lebih dulu meninggal di tahun 2003. Selama 6 dekade grup ini memecahkan rekor penjualan lebih dari 200 juta copy lewat hits seperti “Stayin' Alive”, dan lagu “I've Gotta Get A Message To You”, yang sempat dirilis ulang oleh Robin tahun lalu dalam rangka Royal British Legion's annual charity single bersama The Soldiers.
Berita ini sontak membuat semua pihak merasa kehilangan seorang penyanyi
dan penulis lagu asal Douglas, Isle of Man ini yang merupakan salah
satu tokoh penting dalam sejarah musik Inggris dan Australia.
So long, Robin Gibb. <pohan














