"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Jumat, 29 Juni 2012

Hip Hop 4 Nation Gemparkan Bandung

Sumber www.traxmagz.com

Sebuah pagelaran bertajuk Hip Hop 4 Nation diselenggarakan oleh British Council pada Selasa kemarin (26/6) di New Majestic, Bandung. Dalam perhelatan ini, Jogja Hip Hop Foundation dari Yogyakarta dan Akala, rapper asal Inggris menjadi penampil utama karena mereka baru saja merilis proyek kolaborasi. Sebelum singgah di Bandung, mereka juga tampil bersama juga di Jogja Nasional Museum dua hari sebelumnya. Gabungan antara hip hop Jawa dan hip hop Inggris merupakan bukti nyata tentang bagaimana inovasi seni dan kekayaan bahasa membantu pembentukan identitas.


Malam itu, Sundanis dan Ebith Beat*A tampil bersama membuka konser dengan membawakan beberapa lagu yang ada di kompilasi hip hop Sunda, Siliwangi Squad. Di tengah penampilan Ebith sempat menyanyikan lagu “Saha Ngaran Maneh Saha” yang diambil dari album solonya, Ronde#1.  
Tak lama kemudian, Akala yang akrab disebut Hip Hop Shakespeare tampil diringi additional drummernya membawakan tembang-tembang hits yang diciptakannya. Akala sangat akrab, berdialog serta bersahut-sahutan disela penampilan dengan penonton yang berkerumun di bibir panggung.
Setelah Akala tampil, Jogja Hip Hop Foundation yang diiringi DJ Vanda pun naik ke panggung membawakan “Sabda of Sabdatama” berkolaborasi dengan Akala. Lagu lain yang juga dinyanyikan mereka  malam itu adalah nomor andalan berjudul "Cintamu Sepahit Topi Miring".
Marzuki Mohammad selaku pendiri Jogja Hip Hop Foundation mengungkapkan, “Tradisi itu bukan seperti pusat pariwisata tapi sesuatu yang selalu harus tumbuh dan bersinggungan dengan kekinian untuk menemukan eksistensinya. Kalau konservasi tugasnya pemerintah bukan tugasnya seniman,” saat ditemui dalam kesempatan Konferensi Internasional Kesembilan Bahasa, Pembangunan, dan Identitas di Aula Barat, ITB, Bandung siang harinya
Akala pun sangat senang berkolaborasi dengan Jogja Hip Hop Foundation, grup hip hop yang menggunakan bahasa tradisional. “Tidak masuk akal jika kita tidak lagi menggunakan bahasa lokal, malah menggunakan bahasa lain,” ungkapnya.
Jogja Hip Hop Foundation sendiri merilis single terbaru bertajuk “Song of Sabdatama” pada bulan Mei lalu. Dimana judul single tersebut diambil dari Sabdatama (Sabda Utama) yang dikeluarkan oleh Sri Sultan Hamengkubhuwono X, selaku raja Yogyakarta, untuk meneguhkan sikap terhadap kusutnya status keistimewaan Yogyakarta. Sedangkan rilisan keduanya yaitu kolaborasi mereka dengan Akala.
Single “Song of Sabdatama” milik Jogja Hip Hop Foundation dapat diunduh melalui http://soundcloud.com/killthemusic/song-of-sabdatama , dan versi kolaborasi mereka dengan Akala ada di http://soundcloud.com/BCIndonesia <pohan
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!