"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Selasa, 04 September 2012

'Cinta Beta' dari Timur Ala Glenn Fredly

Sumber www.traxmagz.com



Usia 17 tahun boleh jadi menjadi usia yang masih belia. Namun untuk ukuran bermusik, jelas ini bukan suatu waktu yang singkat. Terlebih lagi ketika industri musik nasional oleh sebagian orang dianggap semakin tidak jelas. Inilah yang ditunjukkan seorang Glenn Fredly dalam konser tunggalanya di Istora Senayan, Minggu (2/9).

Meski konser dimulai pukul 20.00 WIB, penonton sudah menyemut sejak langit masih berwarna kemerahan dan ketika gate dibuka ribuan orang langsung merangsek kedalam tak sabar menyaksikan performa sang idola. Panji Pragiwaksono yang didaulat menjadi MC memanaskan suasana dengan bercuap-cuap singkat seputar penyanyi berbakat asal Indonesia Timur ini dan konser tunggalnya yang bertajuk 'Cinta Beta'.

Kecintaan Glenn terhadap tanah air terbukti cukup kuat dengan dinyanyikannya lagu kebangsaan "Indonesia Raya" oleh Davina-The Extra Large. Tak lama kemudian panggung meredup lalu munculah sosok pria berkemeja jeans biru dan celana cokelat, Glenn Fredly.

Membuka penampilan dengan "Merdeka" cukup membuat koor massa yang sebagian besar terdiri dari pasangan muda itu. Dengan penuh semangat Glenn membawakan berbagai lagu hits seperti "Pantai Cinta" hingga "Sedih Tak Berujung".

Di beberapa seksi, Glenn sengaja membawakan tembang-tembang garapannya secara medley. Mulai dari "Pada Satu Cinta", "Selama Kau Mau," hingga "Terserah". Semuanya disusun secara gradual dan apik sehingga penonton tidak diberi kesempatan sedikitpun untuk tidak bernyanyi.

Tak ketinggalan, pria yang dibeberapa lagu tampil maksimal dengan gitar akustiknya ini juga mengajak kolaborasi beberapa musisi seperti Sandy Sandoro dan Endah N Resha. Masih belum berhenti disitu, Glenn juga menggandeng Indra Lesmana yang membawakan "Warna-warna" dan Fariz RM yang dianggapnya sebagai guru untuk 'melawan' dimana mereka berdua membawakan "Terindah" dengan sangat padu. Tak ketinggalan featuring dengan Tompi di "Hikayat Cinta".

Hampir 3 jam lebih menghibur penonton, Glenn mendapat kejutan yang sangat spesial. Kedua orang tuanya hadir dan iapun berujar "Ini gak ada dalam skenario, gila!" ujarnya setelah berpelukan.

Glenn juga menyanyikan satu single “Luka dan Cinta”, yang diambil dari album terbarunya yang akan dirilis 30 September tepat pada ulang tahunnya.

Closing malam itu adalah lagu-lagu hits Glenn "Malaikat Juga Tahu" yang menjadi OST. film Rectoverso hingga encore "Kisah Romantis". Lampu panggung dimatikan, penonton berhamburan keluar namun tunggu dulu Glenn ternyata masih ingin menghibur fansnya dengan "Dansa Yok Dansa", "Good Time" dan "You All My Everything" yang menjadi closing sesungguhnya dari sebuah konser musisi nasional yang digelar tanpa sponsor itu.
Congratz Glenn! <dipta
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!