"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Rabu, 09 Januari 2013

@NOAH_ID and their new 'rockin' hope! - via @TRAXMagz

Di penghujung 2012, mereka ramai diperbincangkan. Mulai dari pergantian nama, ‘kembalinya’ vokalis mereka, hingga datangnya personil baru. Berita mereka terus ramai di berbagai media. Shownya selalu dipenuhi penonton. Bahkan tak hanya di negeri sendiri, konser lima negara dan lima benua pun secara maraton mereka jalani. Belum lagi roadshow dalam negeri yang seolah tanpa jeda. Di tengah padatnya jadwal mereka, berbagai proyek off-air tetap berjalan. Hingga akhirnya mereka berbagi cerita soal harapan di tahun ular air ini. Hanya berempat, karena sang keyboardis harus menjalani perawatan di Negeri Singa untuk memulihkan kondisi kesehatannya. Inilah sharing mereka bagi Sahabat NOAH! Oleh: Pradipta Nugrahanto.


Waktu hari itu menunjukkan pukul 13.00 WIB. Akhir minggu di penghujung bulan. Ruangan studio tempat NOAH melakukan berbagai aktifitas bermusiknya sunyi senyap. Tentu saja, Ariel cs masih belum nampak di Musica Studio. Boleh jadi mereka masih ingin mengulur waktu istirahat sedikit lebih panjang di akhir pekan. Tak terlalu mengherankan, jadwal tur yang sangat padat memang cukup menguras stamina, dan di malam hari akhir minggu itupun NOAH didaulat untuk mengisi acara salah satu situs pencari legendaris. Setelah menunggu sekitar satu jam, akhirnya mobil yang membawa rombongan NOAH minus David tiba. Setelah memilah baju yang akan dipakai untuk sesi pemotretan, masing-masing personil NOAH mulai berbagi cerita.

“Pasar musik tahun 2012 sudah cukup ancur-ancuran,” ujar Reza membuka pembicaraan. “Secara musikalitas sih banyak yang baik (musisinya-red) hanya saja pasarnya bisa dibilang sudah berantakan,” sambungnya. Bicara soal harapan, tentu saja Reza berharap bila 2013 menjadi awal perbaikan pasar musik. “Kalau berharap ada perubahan (di pasar musik lokal-red) itu pasti. Tapi harapan gue ini juga tidak akan berarti tanpa dukungan dari para musisi sendiri,” bebernya. “Musik tidak selamanya bisa hidup dengan gaya urakan, musisinya juga harus banyak melakukan hal-hal positif untuk melahirkan karya yang bagus,” tambah drummer yang baru saja mengganti potongan rambutnya dengan model ‘skin’ ini.
Harapan Reza akan pasar musik juga sedikit banyak diamini oleh Uki. Baginya, artis yang go international sudah menjadi hal yang lumrah. Terlebih di tahun 2013 dimana festival internasional lebih banyak digelar. “Kalau band atau artisnya yang main di luar negeri itu sih sudah terlalu biasa. Balik kesini ya enggak bakal ada impact yang gimana buat musik lokal,” ujarnya ketika ditanya mengenai harapan musik tanah air di tahun naga air. “Industri musik lokal juga harus bisa ‘menjajah’ internasional. Enggak perlu jauh-jauh, pasar Asia saja dulu. Kalau musisinya berubah tapi industrinya tidak. Ini yang harus disayangkan,” bebernya.

Untuk informasi lebih lengkapnya, simak saja majalah TRAX edisi Januari 2013!

by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!