"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Jumat, 23 Agustus 2013

Nirvana hanya dibayar $600 dalam kontrak rekaman pertamanya



Kematian tragis Kurt Cobain di tahun 1994 menyisakan nama besar buat Nirvana. Tentunya segala hal baru yang berhubungan dengan Nirvana dikemudian hari menjadi sesutu yang sangat berharga. Setidaknya menjadi berita besar dalam catatan sejarah band pelopor grunge tersebut.

Hampir 20 tahun setelah bubar, keingintahuan tentang Nirwana masih cukup tinggi. Jutaan rekaman, box set, buku biografi, dokumenter dan film-film baik tentang Kurt Cobain maupun Nirvana tetap laku dijual. Beberapa pekan kedepan akan dilincurkan sebuah box set 'In-Utero' yang merupakan re-issued drai rekaman serupa 20 tahun lalu.

Baru-baru ini sebuah kontrak rekaman Nirvana dengan perusahaan rekaman mereka yang pertama Sub-Pop diunggah ke internet. Dalam kontrak rekaman itu, Nirvana hanya dibayar seharga US$600 (Kira-kira Rp 6 juta)

Dalam surat kontrak itu tercantum nama-nama Kurt Cobain, Krist Novoselic, Chad Chaning dan Jason Everman. Keempatnya menandatangani kontrak kerjasama untuk tiga album penuh dengan rincian pembayaran sebesar $600 untuk album pertama, $12.000 untuk opsi di tahun pertama, dan $24.000 untuk opsi ditahun kedua.

Di akhir kontrak Sub-Pop menulis: “Nirvana’s original contract with Sub Pop. Six hundred bucks well spent—not that we had it at the time.”

Cek lembaran kontrak pertama Nirvana itu di bawah ini:


by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!