"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Minggu, 22 Juni 2014

Event terbesar musik klasik di Indonesia akan berlangsung sepanjang 6 hari

Press Rekease

Akhir Juni ini, tepatnya tanggal 23-28 sudah sangat ditunggu para pianis klasik muda Indonesia. Pasalnya, kompetisi piano internasional paling bergengsi di Nusantara yang diselenggarakan tiap 2 tahun Ananda Sukarlan Award (ASA) akan diadakan lagi yang ke-4 kalinya. Kali ini 102 pianis muda terbaik dari 6 negara akan mengikutinya untuk memperebutkan  hadiah total Rp. 52.500.000 dan exposure yang cukup penting dan luas untuk memulai karir di dunia musik klasik, serta "summer course" ke Perancis sponsor dariInstitut Francais Indonesia (IFI). Instituto Italiano di Cultura Jakartajuga memberi dukungan dengan memberikan beasiswa belajar bahasa Italia untuk para pemenang kompetisi ini. Institut Musik Indonesia (IMI)juga memberikan beasiswa untuk semester pertama memasuki lembaga pendidikan di Jakarta tsb., tanpa tes masuk.

  Grand Final dan GALA CLOSING CONCERT akan diadakan di Soehanna Hall (Gedung Energy) pada hari SABTU, 28 Juni. Grand Finale dengan orkes akan mempersembahkan 6 Grand Finalists terbaik yang akan bermain dengan orkes, mulai pk. 1 siang - 5 sore. Pengumuman pemenang dan Gala Concert akan dimulai pk. 7 malam. Untuk hari ini diperkirakan penonton yang akan penuh, oleh sebab itu jika anda tertarik untuk menghadirinya, mohon reserve tiket dahulu sebelumnya ke 0818 891038 atau kontak lain di bawah (Chendra). Tiket untuk hari tersebut adalah Rp. 150.000, berlaku untuk sepanjang hari (bisa keluar & masuk gedung). 

Ananda juga telah mengundang para pianis terkemuka Luca Chiantore (Italia), Dr. Bo Kyung Kim (Korea Selatan), Dr. Kazuha Nakahara (Jepang) dan Henoch Kristianto (Indonesia) untuk duduk bersamanya di dewan juri. Dr. Luca Chiantore yang terkenal dengan buku biografinya tentang Beethoven, yang antara lain membuktikan bahwa karya piano "Fur Elise" itu ternyata ditulis bukan oleh Beethoven, juga akan memberi masterclass pada hari Minggu 22 Juni, membicarakan sejarah teknik permainan piano sejak abad 18, termasuk pembaharuan yang telah diciptakan oleh Ananda Sukarlan di karya-karya "Rapsodia Nusantara" no. 1-14.

Para pemenang edisi sebelumnya (Inge Buniardi-2008 dan Edith Widayani -2010, dua-duanya sedang kuliah S3 dan S2 di Amerika dengan beasiswa) kini telah melanglang buana, konser di berbagai negara dan gedung prestisius seperti Carnegie Hall di New York. Pemenang terakhir 2 th yg lalu, Randy Ryan yang kini berusia 19 th pun telah diterima dengan beasiswa di sekolah musik top di A.S, Juilliard School di New York. 
 
Istimewanya ASA tahun ini yang akan diadakan di Pusat Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis, Jakartayang juga turut mendukung kompetisi bergengsi ini, menuntut para finalisnya bermain menjadi solois dengan orkes. Final ini akan diadakan di Soehanna Hall – Graha Energy, Sabtu 28 Juni mulai pk. 2 siang sampai 4 sore, dilanjutkan dengan pengumuman dan Gala Konser pk. 7 malam. Di Gala Konser itu juga Edith Widayani akan mempersembahkan pertunjukan perdana karya Ananda untuk piano dan orkes yang virtuosik, Fantasy on I. Marzuki's "Indonesia Pusaka". Ananda Sukarlan telah menunjuk dirigen wanita muda yang berbakat Angela Astri Soemantriuntuk memimpin orkes di final dan konser gala penutupnya.
 
Selain kategori Senior yang terkenal sangat "berat", akan ada beberapa kategori lainnya yang lebih junior, untuk memberi kesempatan ke para pianis dibawah usia 16 th untuk mulai "mencicipi" berkompetisi.  Ananda berharap dengan kompetisi ini Indonesia akan menjadi bagian penting dalam perkembangan musik sastra dunia, yang ia yakinkan masa depannya adalah di Asia. 
 
Untuk info lebih lanjut silakan cek di facebook page "Ananda Sukarlan Award International Piano Competition" atauhttp://anandasukarlancenter.com . Ananda pun dapat langsung dihubungi lewat twitternya @anandasukarlan . ASA diselenggarakan atas kerjasama dengan Yayasan Musik Sastra Indonesia (YMSI), Kedutaan Besar Perancis dan Italia, Pusat Kebudayaan Belanda, Soehana Hall, Femina Group, Institut Musik Indonesia dan Musica Piacere. 
 
Chendra Panatan
Ketua penyelenggara Ananda Sukarlan Award
 
 



by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!