"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Kamis, 14 April 2016

Lala Karmela Berbagi Kebahagiaan dengan Merilis Single Matahari dari Album Solina

Press Release


Karmela adalah nama asli Lala. Nama panggilan akrabnya Lala menjadi nama pentasnya sejak mulai berkarier di Filipina. Maret lalu, Lala merilis single berjudul "Matahari" dari album terbarunya, "Solina". 

Sebelumnya, Lala pernah merilis beberapa album, antara lain "Stars", "Kamu, Aku, Cinta", lalu album "Between Us', dan yang terbaru album "Solina". 


Perbedaan-perbedaan yang terasa dari setiap album Lala adalah sebagai berikut: 

Album “Stars” (2007)
“Di album Stars, aku masih di tahap awal sekali memasuki industri musik. Di album ini terdapat 8 lagu yang 6 di antaranya merupakan lagu ciptaan sendiri, karena memang aku sudah dari sebelumnya senang menciptakan lagu. Salah satunya adalah “Waiting” yang merepresent warna Lala yang masih terinfluence oleh musisi-musisi perempuan seperti Michelle Branch and Avril Lavigne.” 

Album “Kamu, Aku , Cinta” (2010)
Di album ini, Sony Music membentuk image Lala mejadi penyanyi akustik balad elegan, dengan lagunya yang menjadi hits singlenya yaitu “Satu Jam Saja”. Selain Satu Jam Saja, Lala juga berkolaborasi dengan Sandhy Sondoro di lagu “Kamu, Aku, Cinta”. 


Album “Between Us” (2013)
Lala membangun image baru dan kembali menampakkan jati diri sesungguhnya yang mengkombinasikan musik edgynya dengan fashion Lala saat itu, yang menunjukkan image dan musik baru Lala. Kolaborasinya dengan salah satu produser andal di dunia musik independent, Joseph Saryuf, memberi vibe electronic pop yang modern and fresh di musik dan image Lala. 

Album “SOLINA” (2016)
Di album ini Lala mulai mengeksplor dirinya as a songwriter dengan menulis hampir semua lagu di album ini dalam bahasa indonesia. Lala berkolaborasi dengan produser muda ternama, drummer Maliq and D'essentials, Widi Puradiredja. Musik di dalam album “Solina” merupakan campuran nuansa 80s dan modern untuk memberi kesan fresh namun nostalgic di musik baru Lala.


Di masa proses penggarapannya, album Solina mengalami sedikit penundaan karena project film “Ngenest”. “Solina memang jadinya tertunda, namun memang semua terjadi pada waktunya, all in good time. Dan karena walaupun aku syuting, aku tetap tek-tokan dengan Widi mengenai lagu. Ketika Januari, langsung masuk ke tahap rekaman. Dan, karena konsep sudah matang, dan aku dan Widi sevisi, maka semuanya menjadi lancar ketika dikerjakan,” kata Lala.

Di film “Ngenest”, Lala ternyata mendapat pengakuan dari ranah film dengan meraih penghargaan Indonesia Box Office Movie Awards 2016 (IBOMA). Dia berperan sebagai Meira, nama istri Ernest di film ini. Dan untuk mendalami perannya, Lala melakukan observasi langsung tentang sosok asli Meira, hingga sempat tinggal di rumah keluarga Ernest dan Meira. Kegiatan observasinya ini ternyata menghebohkan netizen.

“Aku tinggal di rumah Ernest dan Meira demi mendalami peran Meira. Supaya Meira nyaman sama aku mainin dia, istri Ernest, dan untuk melihat chemistry Meira dan Ernest,” ungkap mahasiswi Hukum di Univeritas Atmajaya ini. “Yang pasti ini menjadi tantangan baru, dan semoga project apa pun berikutnya adalah film yang di mana aku bisa memberi konstribusi yang maksimal seperti pengalaman aku dengan film Ngenest.”
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!