"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Sabtu, 06 Agustus 2016

Toba GranFondo 2016 Kelilingi Kaldera Danau Toba


 

MEDAN - Toba GranFondo (TGF) yang akan digelar 20-21 Agustus 2016 akan menjadi ajang touring sepeda jarak panjang penuh gengsi dengan rute yang istimewa. Para peserta akan digiring mengelilingi Danau Toba, danau kaldera terbesar di Asia Tenggara yang telah banyak menyita perhatian wisatawan dari negara-negara Eropa. “Mengapa Danau Toba dijadikan salah satu dari 10 top destinasi prioritas? Karena keindahan alamnya sendiri sudah berkelas dunia,” kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata.
Selain itu, Danau Toba adalah destinasi yang dulu pernah hebat, pernah ngetop, pernah dikenal di seluruh dunia, tetapi karena pengelolaan yang tidak pas, akhirnya jatuh dan turun terus jumlah kunjungannya. Ada 5 dari 10 destinasi itu yang direhabilitasi, diantaranya Danau Toba, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo, dan Labuan Bajo. “Mereka adalah world class semua, secara material sudah kuat. Kini kami concern untuk menata kembali agar target wisman tercapai. Jadi, tidak salah TGF memilih Danau Toba sebagai venue,” kata Arief Yahya.
Nah, jika Anda sudah bosan dengan berjalan kaki menelusuri pantai, trekking di hutan atau climbing di gunung, saatnya mencoba sensasi baru. Peserta akan merasakan perjalanan turing bersepeda jarak panjang di Toba GranFondo, 20-21 Agustus 2016. Di event ini, Anda bisa bersepeda, berolahraga, sambil berwisata sekaligus. Rute sejauh 200 km dengan ketinggian mencapai hingga 1.600 meter di atas permukaan laut yang siap dijelajahi. Turing bersepeda ini terbuka untuk semua usia dan semua jenis sepeda, peserta domestik dan internasional.
Bagaimana dengan rute dan medan yang akan dilalui? Dengan latar belakang kaldera raksasa dari letusan gunung supervulkanik Toba,  Danau Toba dikelilingi dengan area wisata yang indah. Semua dibalut nuansa pegunungan dan pedesaan yang asri dengan hamparan pemandangan yang cantik.
Di hari pertama TGF 2016, para peserta akan dihadapkan pada rute yang menantang dan menanjak. Dimulai dari kawasan kota tua di Kota Medan, menanjak melalui jalan yang berkelok-kelok hingga tanjakan yang memicu adrenalin, semua bakal diterabas di hari pertama.

Hari kedua, para peserta akan dimanjakan dengan pemandangan luar biasa. Nuansa perbukitan sejuk dengan banyak pepohonan dan perkebunan hijau terhampar sejauh mata memandang dipastikan siap menyapa, dilatarbelakangi Danau Toba.
Endingnya, view eksotis dari panorama Danau Toba. “Panorama Toba indah sekali. Sangat layak untuk dieksplor. Kami sudah melakukan tes rute dan akan ada banyak kesan menawan yang takkan terlupakan bila ikut Toba GranFondo. Khususnya kepada para peserta dari mancanegara,” terang Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kemenpar, Raseno Arya, Rabu (3/8). Raseno menyebut sport tourism seperti ini akan menaikkan pamor Danau Toba sebagai salah satu destinasi utama Pariwisata Indonesia. “Ini kesempatan untuk berpromosi tentang atraksi Danau Toba yang komplit. Yang penasaran dengan isi surga, silahkan datang ke Danau Toba,” ajaknya.
Dari paparannya, saat ini seluruh rute yang akan dijelajahi kondisinya beraspal mulus. Atraksi, aksesibilitas maupun amenitas, sudah dipersiapkan dengan baik. Dari mulai penginapan, konsumsi, jersey, booth information, serta fasilitas antar-jemput di Bandara Internasional Kualanamu di Medan untuk kemudahan akomodasi para pegowes, sudah siap menyambut peserta TGF. “Persiapan sudah sekitar 90%.Target kami, membawa Danau Toba makin dikenal dunia," ungkap Raseno.
Toba GranFondo 2016 adalah rangkaian kegiatan aktifasi wisata yang diinisiasi oleh Komunitas H3 (Horas Halak Hita), yang didukung sepenuhnya oleh multi-instansi, diantaranya Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Pariwisata RI, Kementerian Koordinator Bidang Maritim RI, Pemprov Sumatera Utara dan Kepolisian Daerah Sumatera Utara. "Kami tentu tidak dapat melakukan promosi wisata Danau Toba sendiri, pemerintah melalui instansi terkait sangat mendukung kegiatan yang kami lakukan" ungkap Agustino Sidabutar, Ketua Penyelenggara Toba GranFondo 2016, yang juga anggota Komunitas H3.
Agustino menjelaskan bahwa persiapan sudah final, pendaftaran telah ditutup tanggal 25 Juli lalu dan tercatat 250 peserta teregistrasi. 70 lebih diantaranya adalah peserta mancanegara dari Jerman, Spanyol, Switzerland, Perancis, Singapura dan Malaysia dan banyak lagi.
"Akan ada beberapa kejutan yang bisa dinikmati peserta nantinya saat setelah finish hari terakhir di Kota Parapat.", papar Agustino. Ia merujuk pada Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba yang juga dilaksanakan di hari yang sama di kawasan Danau Toba, Minggu 21 Agustus 2016.

TGF16 rencananya akan dibuka oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Bapak Muliaman D Hadad di Kota Medan, dan ditutup oleh Menteri Pariwisata Bapak Arief Yahya di Kota Parapat.


by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!