"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Rabu, 05 Oktober 2016

Festival Selat Lembeh 2016, Kolaborasi Wisata Alam dan Bawah Laut

 

Nama Selat Lembeh sudah mendunia berkat alam bawah lautnya yang spesifik. Divers dunia mengagendakan Selat Lembeh sebagai salah satu tujuannya untuk menyelam. Bukan rahasia lagi kalau alam bawah lautnya memiliki biota yang hanya terdapat ditempat ini. Ini sangat berbeda dengan   Bunaken, dive spot terkenal lainnya di Sulawesi Utara yang memiliki ribuan terumbu karang indah. Selat Lembeh tidak banyak memiliki terumbu karang berwarna warni. 

Keistimewaan Selat Lembeh terletak pada keunikan biota yang berukuran kecil serta berkamuflase dengan baik pada habitat. Sebagian dari biota tersebut bahkan termasuk langka dan tidak ditemukan di tempat lain, atau bersifat endemik. Ekosistem yang unik tersebut merupakan rumah bagi para nudibranch, flamboyant sotong, mimic octopus hingga ikan frog berbulu. Detail keindahan luar biasa dari biota-biota itu merupakan obyek mahal bagi para pecinta fotografi bawah air. Karena keistimewaan tersebut, Selat Lembeh dijuluki sebagai The Mecca of Underwater Macro Photography.

Selat Lembeh merupakan wilayah bagian dari Kotamadya Bitung yang terletak antara Pulau Lembeh dan Kota Bitung yang berada di ujung utara Pulau Sulawesi. Selat Lembeh menyimpan potensi wisata bahari, tak cuma alam bawah laut yang unik namun juga keindahan panorama alam baik pantai maupun pegunungan yang menarik. Kolaborasi pariwisata yang sangat menarik dan tentunya menjual. Selat yang membentang dari utara ke selatan dengan panjang 16 km serta lebar sekitar 1-2 km ini punya 94 titik spot penyelaman yang satu sama lain memiliki keunikan yang berbeda. 

Selat Lembeh sendiri mempunyai peran multifungsi untuk masyarakan Bitung dan Pulau Lembeh yang mendiami wilayah sekitarnya seperti pelabuhan internasional, pelabuhan tradisional, pelelangan ikan, industri kelautan, perkapalan, basis keamanan laut, laboratorium alami dan tentunya pariwisata. 

Dalam rangka menarik wisatawan dan investor pariwisata di Kota Bitung maka pemerintah daerah menyelenggarakan Festival Selat Lembeh yang berlangsung 6-10 Oktober 2016. 

"Kota Bitung sedang menggalakkan industri pariwisata karena kami memiliki sarana penunjang yang sangat lengkap mulai dari alam bawah laut Selat Lembeh, keindahan Pulau Lembeh, kami punya taman nasional dengan hewan-hewan langka. Festival Selat Lembeh dilaksanakan agar menjadikan Bitung tak cuma dikenal sebagai kota industri perikanan tapi juga kota pariwisata," kata Walikota Bitung Max Lomban. 

Festival Selat Lembeh (FSL) 2016 dibuka mulai 6 Oktober dan ditutup 10 Oktober dengan puncak kemeriahan pada 8 Oktober 2016. Dibawah ini jadwal lengkap FSL 2016:

6/10
- Pembukaan
- Parade kapal nelayan

7/10
- Underwater coral plantation
- Pesona bahari
- Pesona kuliner
- Beautifying on the sea
- Panggung pesona budaya

8/10
- Colorful Bitung Run 10K
- Pesona kuliner
- Carnaval pakura hias
- Acara puncak Warna-warni Pesona Bitung

9/10
- pesona kuliner
- Pesona bahari
- Panggung pesona budaya

10/10
- Upacara HUT Kota Bitung
- Pesona kuliner
- Panggung pesona budaya/pesta rakyat
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!