"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Rabu, 11 Januari 2017

Air Asia Bikin Yogyakarta, Lombok, dan Pekanbaru Semakin Terbuka

 

JAKARTA – Pelaku bisnis Pariwisata di Lombok NTB, Jogjakarta dan Pekanbaru Riau boleh tersenyum. Sebab, koneksi udara dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju kota-kota destinasi wisata bakal dibuka lebih lebar lagi. Tentu, ini membuat optimisme para pegiat industry yang bergerak di sector pariwisata semakin kuat.

Salah satu support kementerian di bawah Menteri Arief Yahya itu, adalah mendorong maskapai berbiaya hemat AirAsia untuk meningkatkan frekuensi penerbangan rute internasionalnya ke tanah air. Tahun ini, persisnya 26 Januari 2017, Air Asia menambah frekuensi terbang dari ibukota Malaysia, Kuala Lumpur menuju tiga destinasi favorit itu, yakni Yogyakarta, Lombok dan Pekanbaru.

Direktur Niaga AirAsia Indonesia, Iwan Kamaruddin dalam keterangan resminya mengatakan, tambahan frekuensi penerbangan internasional ini akan dioperasikan oleh AirAsia Indonesia dengan kode penerbangan QZ setelah Malaysia AirAsia (kode penerbangan AK) telah lebih dulu melayani ketiga rute ini dengan frekuensi 14 kali per minggu masing-masing untuk rute Kuala Lumpur – Yogyakarta dan Kuala Lumpur – Lombok, serta 10 kali per minggu untuk Kuala Lumpur – Pekanbaru.

”Maka total frekuensi penerbangan Grup AirAsia untuk rute Kuala Lumpur – Yogyakarta dan Kuala Lumpur – Lombok masing-masing meningkat menjadi 21 kali per minggu, dan 17 kali per minggu untuk Kuala Lumpur – Pekanbaru. Ini akan lebih banyak membawa Wisman Malaysia ke tanah air,”ujar Iwan.

Lebih lanjut Iwan memaparkan, dengan ditambahnya frekuensi penerbangan dari Kuala Lumpur, AirAsia menargetkan pertumbuhan jumlah wisatawan asing yang dibawa ke tiga kota ini hingga 30%.

“Ketiga rute yang selama ini dioperasikan oleh Malaysia AirAsia mencatat kenaikan permintaan yang signifikan dan tingkat keterisian penumpangnya pun menyentuh angka rata-rata 90%. Kami harap penambahan frekuensi ketiga rute ini dapat mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan asing melalui hub kami di Kuala Lumpur, sehingga semakin meningkatkankontribusi kami terhadap pariwisata Indonesia dan juga membantu pergerakan roda ekonomi di ketiga destinasi tersebut,” bebernya.

Demi mendukung semua target Kemenpar, imbuh Iwan, pihaknya akan menyambut tahun yang baru ini untuk terus menghadirkan berbagai hal yang baru dan terobosan agar bisa memuaskan Wisman. Kata Iwan, AirAsia Indonesia menawarkan harga promo untuk ketiga rute ini dengan mulai dari Rp 529.000 untuk rute Kuala Lumpur – Yogyakarta, Rp 699.000 untuk rute Kuala Lumpur – Lombok dan Rp 469.000 untuk rute Kuala Lumpur – Pekanbaru, dengan periode pemesanan mulai dari 9 Januari hingga 15 Januari 2017 dan periode perjalanan dari 26 Januari hingga 25 Maret 2017.

Malaysia memang kantong Wisman yang seksi untuk Indonesia. Selain sektor pariwisata menjadi salah satu bidang yang berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto Nasional.

Kemenpar juga punya target fantastis yakni di tahun 2019, mampu mendatangkan sebanyak 20 juta wisatawan mancanegara (wisman).Target ini lebih besar dari pencapaian wisman pada 2015 sebesar 10 juta wisman. Malaysia dan Singapura menjadi pasar potensial bagi Indonesia. Segala macam strategi dilakukan Kemenpar untuk mendatangkan wisman.

Seperti misalnya, Malaysia sebagai pasar utama terbesar di Asia Tenggara. Untuk tahun yang lalu ditargetnya 2 juta wisman Malaysia berkunjung ke Indonesia. Untuk mencapai target tersebut, berbagai macam strategi dilakukan agar wisman dari negeri Jiran tersebut datang. Salah satunya adalah melalui pameran Matta Fair Sabah 2016, Famtrip, dan sebagainya.Dengan mengadakan beberapa festival, famtrip hingga pameran di berbagai kota Malaysia bisa menggenjot wisman Malaysia untuk datang ke Indonesia.(*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!