"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Sabtu, 21 Januari 2017

Festival Gastronomi Indonesia Akan Menggoda Selera Kuliner Paris

 

JAKARTA - Menpar Arief Yahya yakin diplomasi kuliner sukses membawa Thailand hingga 2016 meraup 32 juta wisatawan mancanegara itu. Itulah salah satu alasan mengapa tim percepatan wisata kuliner dan belanja yang dipercayakan pada Vita Datau Messakh dibentuk. Tujuannya adalah secepatnya memperkenalkan karya kuliner Indonesia ke seluruh penjuru dunia, seperti halnya Thailand mempopulerkan Tom Yam, Phad Thai, dan Kha Niew Ma Muang, mangga segar yang dimakan bersama ketan dan krim santan manis itu. 
Langkah maju dilakukan Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Kemenpar di Perancis, Eka Moncarre bekerjasama dengan AGI Akademi Gastronomi Indonesia yang diketua Vita Datau. Mereka bakal menggelar perhelatan bertajuk Festival Gastronomi Indonesia di Hotel Shangrila Paris selama 1 Minggu dari tanggal 7 hingga 12 Februari 2017, mendatang.
Menurut Eka Moncarre, Festival bertujuan  untuk memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan budaya kuliner Indonesia di Perancis. Ini merupakan kesempatan dan momentum  unik dan memberikan nilai yang tinggi bagi kemajuan gastronomi indonesia di dunia internasional. "Apalagi kita semua tahu kalau di Perancis istilah Gastronomi bermula digunakan di tahun 1814. Jadi sangat penuh makna,” beber Vita yang juga diamini Eka dalam keterangan resminya.
Eka juga memastikan pesona kuliner Indonesia bisa dinikmati selama satu pekan. Sedangkan delegasi Kuliner Indonesia akan dipimpin oleh William Wongso. ”Saya bersyukur nanti kita dipimpin oleh beliau. William adalah Indonesian Culinary Expert yang terkenal dinamakan Paul Bocuse Indonesia oleh Warren Caragata dari Asia Week,” kata dia. 
Selain digelar di Hotel bintang lima tersebut, imbuh Eka, rangkaian promosi budaya kuliner Indonesia ini juga akan berada di Gallery Lafayette untuk Indonesia Brunch. Selain itu, diplomasi budaya kuliner juga akan digelar melalui edukasi dengan kunjungan AGI serta penandatanganan MOU dengan Lenotre Culinary School, yang nantinya dilengkapi dengan cooking demo. 
”Nah, nantinya kegiatan ini juga menjadi aksi awal untuk mendukung Europalia Indonesia 2017-2018 di Belgia dan yang akan menjadi Kurator adalah Bu Vita Datau, dimana Indonesia menjadi host country yang rencananya akan dibuka oleh Presiden Jokowi tanggal 10 Oktober 2017 mendatang, jadi persiapannya sudah bisa kita lakukan di acara ini. Ini sungguh momentum yang sangat tepat, terima kasih kepada Bu Vita dan AGI-nya,” jelas Eka. 
Untuk rentetan acaranya, Eka memaparkan bahwa acara perdana akan dilaksanakan di restaurant La Bauhinia di hotel Shangri-La Paris. Dalam acara ini, William Wongso, akan membuat menu special Indonesia dari bermacam pilihan entrées, plats, desserts di mana untuk pilihan menu diseleksi dan diciptakan khusus untuk festival ini.
”Saya juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait bahwa kita akan mempersembahkan tarian Indonesia di setiap malam selama dinner. Untuk tanggal 10 Februari kita akan menggelar Exchange forum, MOU dan demo cooking di sekolah masak perancis ternama, Lenotre,” kata Eka. 
Untuk tanggal 12 Februari, acara akan dilaksanakan di Brunch Indonesian di Galleries Lafayette, Paris. ”Festival ini terbuka untuk semua orang yang ingin mencicipi kuliner Indonesia yang dikreasikan khusus oleh William Wongso dan tim. Terima kasih kepada Wonderful Indonesia dalam hal ini Kemenpar RI dan Kemendikbud RI yang telah mendukung acara ini. Semoga acara ini berjalan dan sukses serta terus mengangkat Indonesia di mata dunia terutama Perancis,” tambah Vita.(*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!