"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Selasa, 10 Januari 2017

Kemenpar Undang Anak Muda Gabung Wonderful Startup Academi

 

JAKARTA - Kementerian Pariwisata langsung tancap gas di 2017. Mulai 15 Januari 2017 nanti, Kementerian di bawah komando Arief Yahya itu bakal segera memulai program inkubasi bagi bisnis digital. Namanya, Wonderful Startup Academy (WSA). Ini merupakan program pengembangan startup business yang fokus pada sektor pariwisata di Indonesia. Sebuah kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Galeri Indonesia WOW, Kementerian Pariwisata, dan ICSB Indonesia. Program Wonderful Startup Academy juga didukung Yayasan Dharma Bhakti Astra, Indigo Creative Nation, dan Blibli.com. “Silakan bergabung di Wonderful Start up Academy. Untuk WSA, ada peran besar Pak Hermawan Kertajaya, founder Markplus sebagai inisiator awal. Informasinya bisa disimak di www.wonderfulstartupacademy.id,” ajak Ketua Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar, Hiramsyah Sambudhy Thaib.

Dari paparannya, program WSA dibuat untuk mengembangkan usaha pariwisata berskala usaha kecil dan menengah (UKM). Benefit yang didapat? Lumayan banyak. Pertama, pembinaannya akan didampingi langsung oleh para mentor yang berasal dari kalangan pelaku bisnis, pejabat pemerintahan, dan akademisi yang sangat mengerti dunia startup dan industri kecil menengah yang berfokus pada sektor pariwisata.

Selain itu, para peserta juga akan mendapatkan pembinaan dari para CEO perusahaan ternama di Indonesia. Ketua Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar/Vice President Financing ICSB Indonesia Hiramsyah S Thaib, ikut menjadi salah satu mentornya. Setelah itu, ada Jacky Mussry Executive Vice President ICSB Indonesia/ Deputy CEO MarkPlus, Inc. Deretan selanjutnya, Henry C. Widjaja Vice President Empowerment ICSB Indonesia/ Chairman of Yayasan Dharma Bhakti Astra. Dan terakhir, ada Marina Kusumawardhani Inclusive Business and Digital Application Task Force Kemenko Perekonomian.

"Yang diinkubasi nantinya adalah digital company dengan subjek-subjek UKM pariwisata seperti hotel atau homestay. Contohnya suksesnya, Gojek yang mengelola pengojek perorangan. Jadi Indonesia akan hebat kalau koperasi dan UKM dikelola secara korporasi," timpal Menpar Arief Yahya.

Manfaat lainnya? Ada Market Access yang dibuka. Peserta berkesempatan mengikuti kunjungan ke kawasan industri usaha kecil menengah dan berbagai objek wisata di Indonesia, ada demo day, kompetisi, dan Investor speed dating. Dan yang lebih penting lagi, peserta program Wonderful Startup Academy tidak dipungut biaya apapun.

Program yang dilakukan bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM, MarkPlus dan Telkom itu akan mulai direalisasikan mulai 15 Januari 2017. Durasinya? Sembilan bulan. Dari Januari-September 2017, kegiatan inkubasi akan intens dilakukan di gedung Smesco.

Nantinya, pelaku  bisnis digital tersebut didorong mengembangkan aplikasi kreatif terkoneksi dengan UKM di daerah. Selain bakal memudahkan wisatawan mendapatkan informasi wisata hingga memesan homestay, para pelaku UKM juga bakal dirangkul agar lebih bertumbuh.

"Kami akan fokus di 10 destinasi prioritas. Tetapi kami juga tidak menutup kemungkinan kalau ada startup dari luar 10 destinasi itu yang berpotensi bagus," tambah Marketeer of The Year 2013 itu. (*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!