"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Minggu, 15 Januari 2017

Lombok, Destinasi Baru Bagi Wisman Korea Selatan

 

LOMBOK - Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mengembangkan sayapnya di dunia Pariwisata. Setelah sukses memenangkan beberapa penghargaan berkelas dunia, Lombok kini terus mensasar target barunya dalam urusan mendatangkan Wisatawan Mancanegara (Wisman). I Gde Pitana Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara dan Taufan Rahmadi PIC Lombok di Tim 10 Top Destinasi Prioritas hadir dalam program yang dinamai: ASEAN-Korea Centre yang menggelar Capacity Building di NTB bertema "Lombok: Opening New Dimensions for Korean Travellers" pada Rabu (11/1) dan Kamis (12/1). 
Hiramsyah Sambudy Thaib, Ketua Pokja Percepatan 10 Bali Baru Kemenpar terus mendorong KEK Mandalika, sebagai salah satu dari 10 Top Destinasi Prioritas itu terus maju. Korea adalah pasar yang bagus buat Indonesia, terutama saat musim-musim dingin di Korea. Mereka tidak bisa beraktivitas outdoor, maka itu opportunity buat Indonesia. 
"Jumlah kunjungan wisatawan Korea Selatan ke Indonesia pada 2015 meningkat menjadi 338.671 orang atau naik tiga persen dibanding 2014 yang sebesar 328.122 orang. Tren wisatawan Korsel sebenarnya peluang yang sangat besar bagi Indonesia, oleh karena itu Kemenpar akan terus mensusun strategi atau kiat untuk meningkatkan wisman Korsel ke Indonesia terutama ke Lombok," ujar I Gde Pitana.
Dalam acara tersebut, Sekjen ASEAN Korea Centre (AKC) Kim Young-sun hadir dan sudah mengeksplorasi Lombok. Kim berharap melalui kegiatan ini dapat mengingkatkan kompetensi industri parwisata di Lombok dalam memberikan pelayanan kepada wisman Korea. Kegiatan ini juga membuka kesempatan yang lebih besar bagi wisatawan Korea untuk dapat mengenal lebih jauh mengenai keindahan destinasi wisata yang ada di Lombok. Pulau yang tidak seberapa jauh dari Bali ini sangat eksotik dan alamnya indah. 
Dia menjelaskan, perlunya penawaran paket bersama Bali-Lombok untuk membuka wawasan wisman Korsel tentang Lombok terlebih dahulu. Dia menyampaikan karakteristik wisman Korsel yang harus tahu lebih dahulu tempat tujuan wisata secara jelas sebelum memutuskan.
"Di samping seperti apa persepsi orang-orang Korsel terhadap destinasi parwisata dan apa yang mereka ingin mengunjungi suatu destinasi harus dipahami terlebih dahulu, sehingga produk-produk pariwisata mampu memanuhi keinginan mereka," ucapnya. 
Taufan juga membeberkan, beberapa insight  dari mengikuti kegiatan ASEAN -Korea Tourism Capacity Building Workshop. Kata dia, karakter pulau Lombok cocok bagi Wisman korea karena suka dengan kegiatan outbound luar ruang , tracking, wisata pantai, gunung Rinjani dan menikmati keindahan alam lainnya.
Selain itu, masih kata Taufan, pada bulan Januari dan April adalah musim dingin di Korea, saat dimana penduduk Korea melakukan perjalanan ke luar negeri untuk mencari daerah hangat, dan Indonesia saat ini telah menjadi salah satu Negara Favorit tujuan untuk berwisata bagi warga Korea.
Yang ketiga, masih kata Taufan, diharapkan program penjualan paket pariwisata oleh pelaku industri ke Korea dilakukan satu tahun sebelumnya , jauh hari sebelum musim dingin tiba. ”Selain itu Wisman Korea yang datang ke Indonesia lebih banyak saat ini adalah Wisatawan Keluarga yang berasal dari kalangan menengah ke atas. Dengan prosentase single 20.4 % , married 73.6 % , dan other 5.9 %. Selain itu kita juga harus menambah Korea Tour Guide perlu ditambah di Indonesia agar bisa memenuhi kebutuhan Wisman,” ujarnya.(*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!