"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Rabu, 18 Januari 2017

Wonderful Indonesia Promosi di Bo Sang Umbrella Festival Thailand

 

JAKARTA – Thailand menjadi negara yang dipilih Menpar Arief Yahya sebagai benchmark dan rival professional. Sukses menggaet wisman ke Negeri Gajah Putih itu, hingga sekitar 30 juta tahun 2016 menjadikan Thailand semakin strategis. Pada 20-22 Januari 2017, Wonderful Indonesia promosi di Bo Sang Umbrella Festival 2017 yang dilangsungkan di Chiang Mai.

Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana mengatakan Festival Bo Sang itu sudah lama eksis, dan berusia 34 tahun menjadi ajang yang potensial untuk promosi Pariwisata. "Promosi di Bo Sang Umbrella Festival 2016 ini diharapkan makin mempopulerkan destinasi wisata Indonesia, baik untuk orang di Thailand maupun wisatawan yang sedang berada di Thailand," kata Pitana.

Menurut dia, sebagai "sister festival" dari Festival Payung Indonesia (FPI) yang rutin digelar di Solo, Bo Sang Umbrella Festival menjadi ajang yang sangat potensial untuk meningkatkan interaksi budaya dua negara. ”Keanekaragaman budaya dan keindahan alam Indonesia potensial menjadi nilai jual untuk menarik wisatawan mancanegara di kawasan Asia Tenggara khususnya Thailand,” kata dia.

Menurut Prof Pit, panggilan Pitana, melalui keikutsertaan dalam Bo Sang Umbrella Festival 2017, pihaknya berupaya mempromosikan dan melakukan pelayanan informasi destinasi wisata Indonesia untuk menciptakan public awareness khususnya di Thailand. Selain juga untuk menjadikan kesenian dan kebudayaan Indonesia sebagai alat diplomasi dalam rangka mempromosikan Indonesia sebagai destinasi wisata.

"Diharapkan even ini akan lebih memperkenalkan Indonesia sebagai destinasi wisata budaya di tingkat Internasional. Acara ini juga diharapkan mampu meningkatkan hubungan budaya Indonesia-Thailand dan kunjungan wisatawan mancanegara ke Festival Payung Indonesia sekaligus mewujudkan gagasan ‘sister festival' yang akan berdampak secara internasional," katanya.

Seperti diketahui, Bo Sang Umbrella Festival diadakan setiap tahun di sepanjang jalan utama di desa Bor Sang, distrik San Kamphaeng, Provinsi Chiang Mai, Thailand Utara selama tiga hari.Saat festival berlangsung jalan-jalan, toko-toko, dan rumah-rumah dihiasi dengan ratusan sutra berwarna-warni dan payung “Saa”, membuat kemeriahan warna yang menyenangkan untuk dilihat dan diabadikan momentumnya. Pada sore hari, jalan Bor Sang menyajikan kehidupan baru ketika diterangi oleh ratusan lentera tradisional “Lanna”. Lentera berwarna-warni ini juga merupakan lentera yang sama di seantero Chiang Mai, selama festival Yi Peng.

Tahun 2017 ini, Bo Sang Umbrella Festival 2017 sudah menjadi perayaan ke-34. Pengunjung dapat menikmati parade mobil yang dihiasi payung, parade gadis-gadis pembawa payung, toko-toko souvenir dan warung kuliner khas, kontes kerajinan, serta, pertunjukan seni dan budaya.

Dari tahun ke tahun, festival tersebut dikunjungi begitu banyak turis dari berbagai negara yang hadir di lokasi, seperti dari Amerika Serikat, Selandia Baru, Belgia, India, dan Inggris.

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Rizki Handayani Mustafa mengatakan Promosi Wonderful Indonesia pada Bo Sang Umbrella Festival 2016 itu adalah partisipasi Kementerian Pariwisata dengan memberangkatkan delegasi termasuk para seniman Solo meliputi penari dan pelukis payung, serta koordinator Festival Payung Indonesia.

"Beberapa aktivitas akan kami lakukan untuk mempromosikan Wonderful Indonesia di antaranya pertunjukkan tari tradisional, workshop membatik payung, dan self painting," kata Rizki. Di dalam booth Indonesia, pengunjung yang datang akan diberi informasi menarik dan demonstrasi singkat seputar payung batik, sekaligus dapat berinteraksi dengan melakukan tanya jawab, baik terutama yang berkaitan dengan destinasi budaya Indonesia.

Selain itu, pengunjung juga dapat membatik payung yang sudah berlogo Wonderful Indonesia.Pada tahun ini, Indonesia juga difasilitasi lahan booth sebagai Paviliun Indonesia yang akan dihiasi puluhan payung dan backdrop bernuansa Wonderful Indonesia.Tampilnya Solo pada festival Bo Sang diharapkan mampu semakin memperkenalkan kota tersebut sebagai kota kreatif kepada publik di Thailand.

Direktur Program Festival Payung Indonesia Heru Prasetya mengatakan tahun ini pihaknya akan melibatkan perajin payung tradisional, perupa, dan penari yang sebagian besar berasal dari Solo. "Kami berharap keikutsertaan Indonesia dalam festival ini mampu menjadikan payung tradisional Indonesia sebagai diplomasi budaya antar-bangsa," kata Heru yang juga Direktur Mataya Art & Heritage.

Mataya Art & Heritage juga akan turut serta sebagai event organizer asal Solo yang concern terhadap acara budaya.Sebagai langkah sosialisasi pendahuluan, pihaknya juga telah melaksanakan Press Conference partisipasi Festival Payung Indonesia pada Bo Sang Umbrella Festival 2017 yang digelar pada 15 Januari 2017 di CFD Jalan Slamet Riyadi, Solo. Pada kesempatan itu hadir perwakilan dari Kementerian Pariwisata, Disbudpar Kota Surakarta, dan insan media.(*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!