"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Kamis, 23 Februari 2017

Festival Pesona Teluk Tomini Bakal Pecahkan Rekor Baru

 

PARIMO - Festival Pesona Teluk Tomini (FPTT) di Kabupaten Parigi Moutongyang (Parimo), Sulawesi Tengah selama dua tahun terakhir digelar setiap bulan Oktober, mulai tahun 2017, akan dipercepat atau digeser ke 1-9 April 2017. Event tahun lalu yang mencetak rekor Muri dalam hal membakar kuliner tradisional Lalampa dengan peserta terbanyak diyakini akan didatangi lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman). 
"Jika FPTT dihelat pada April, maka kunjungan wisatawan mancanegara kemungkinan akan lebih banyak karena pada bulan tersebut di wilayah Eropa sedang banyak liburan," ungkap Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara Esthy Reko Astuti. 
Alasan lainnya, karena pada bulan September, banyak kegiatan nasional maupun internasional yang digelar di Pulau Jawa dan Sumatra. Sehingga kemungkinan hanya sedikit tamu dari luar daerah yang bisa datang. 
Esthy menambahkan, FPTT merupakan agenda nasional Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di bawah komando Menteri Arief Yahya, dan  bersifat internasional untuk menggenjot wisata bahari. Dia berharap setiap tahun pelaksanaan, perlu dilakukan evaluasi untuk perbaikan dan peningkatan kualitas ke depannya. 
"Tujuannya hanya ingin membangkitkan gairah wisatawan datang ke Parimo dan membuat roda perekonomian bergerak lebih baik dan cepat untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Esthy. 
Rangkaian FPTT terdiri dari Festival Musik Pesona Teluk Tomini, underwater photograph (foto bawah laut), lomba perahu layar tradisional, fashion yang menampilkan lomba karnaval dan busana-busana tradisional dari berbagai wilayah di Parimo, dan pesta kuliner atau makanan tradisional seperti lalampa. 
"Kegiatan lain seperti reli promosi wisata alam, selanjutnya ada festival musik yang pesertanya banyak berasal dari luar daerah. Ada juga dero massal yang akan memecahkan rekor MURI," tambah Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Parigi Moutong Hamka Lagala. 
Hamka berharap kegiatan ini berjalan sukses sehingga bisa mendorong tumbuhnya industri pariwisata di Kabupaten Parigi Moutong yang diharapkan menjadi lokomotif baru perekonomian daerah di masa mendatang. 
Minat wisatawan mengunjungi objek wisata di Sulteng mengalami peningkatan tiga hingga 5 persen per tahun. Pada 2016, kunjungan wisman ke Sulteng mencapai 43.000. Untuk berpartisipasi pemenuhan target kunjungan wisman 15 juta tahun ini dan 20 juta tahun 2019, pemprov Sulteng menargetkan kunjungan wisman tahun 2017 sebanyak 45.000 kunjungan, kemudian 52.000 wisman di tahun 2018 dan 2019 mencapai 62.000. (*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!