"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Senin, 06 Februari 2017

Kemenpar Tetapkan 16 Destinasi MICE di Indonesia

 

JAKARTA - Destinasi MICE – Meetings, Inventions, Conferences, dan Exhibitions di Indonesia merupakan destinasi seksi bagi Pariwisata Indonesia. Oleh karena itu, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan 16 Kota yang siap jual untuk pasar utama aktivitas MICE di tanah air. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara Esthy Reko Astuti memaparkan, destinasi itu Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Makasar, Batam, Medan, Manado, Padang, Palembang, Balikpapan, Bintan, Semarang, dan Lombok.

Menurut Esthy, sesuai acuan undang-undang, Industri MICE juga sebagai bagian dari Usaha Pariwisata. Hal tersebut ditegaskan dalam UU No.10/2009 tentang Kepariwisataan; Dimana pada pasal 14 (1) Usaha pariwisata meliputi, antara lain: (h) penyelenggaraan pertemuan, perjalanan insentif, konferensi, dan pameran.

Lebih lanjut Esthy mengatakan, dalam penjelasan Pasal 14 ayat 1 Huruf (h) yang dimaksud dengan “Usaha penyelenggaraan pertemuan, perjalanan insentif, konferensi, dan pameran,” adalah usaha yang memberikan jasa bagi suatu pertemuan sekelompok orang, menyelenggarakan perjalanan bagi karyawan dan mitra usaha sebagai imbalan atas prestasinya, serta menyelenggarakan pameran dalam rangka menyebarluaskan informasi dan promosi suatu barang dan jasa yang berskala nasional, regional, dan internasional.

”Oleh karena itu kami akan berkonsentrasi menggarap destinasi MICE,” ujar wanita berhijab itu. Yang paling terdekat, Kemenpar akan mendukung Genjot Rakernas Asperapi di Balikpapan  yang akan dilaksanakan di Hotel Hakaya Plaza Balikpapan, Pulau Derawan, Kalimantan Timur pada tanggal 16-19 Februari 2017, mendatang.

Seperti diketahui, Menteri Pariwisata Arief Yahya mentargetkan MICE bisa naik 10 persen di tahun 2019. Wanita berhijab itu juga berharap dengan Rakernas Asperapi di Balikpapan itu bisa menjadikan Indonesia sebagai destinasi MICE unggulan yang berdaya saing global itu terealisasi di kota tersebut.

Ketua Umum DPP Asperapi Effi Setiabudi. Dia memberikan gambaran situasi terkini dari dunia Industri MICE dan khususnya Pameran agar para Anggota ASPERAPI terus mendapatkan informasi yang up to date sehingga dapat segera memanfaatkan peluang dan potensi yang ada dan yang terkait dengan pariwisata.

Untuk Balikpapan dan Kaltim umumnya, memiliki Convention Hall Samarinda yang berlokasi di Kompleks Stadion Madya Sempaja, Samarinda dengan Luas Lahan 3,4 hektar,  Luas Lantai Total 26.453 m2, Jumlah lantai 4 lantai, Kapasitas Bangunan gedung Convention hall 4000 m2 dan Plenary kapasitas 5.000.orang.

Menpar Arief Yahya sangat sadar, MICE — Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions— berpotensi menjadi tumpuan pariwisata ke depan. Potensi sangat besar, banyak asosiasi, perusahaan, pemerintahan, dan event yang butuh menggelar pertemuan yang sekaligus kawasan wisata. Sekadar informasi, Data ICCA (International Congress and Convention Association) 2014 menempatkan Indonesia di ranking ke-42 dunia, dengan 76 meetings. “Dan kita punya Bali dan akan membangun 10 Bali Baru, yang bisa menjadi destinasi MICE,” ungkap Arief Yahya.

Sementara Singapore di peringkat 29 dengan 142 meetings, Malaysia papan 30 dengan 133 meetings, da Thailand no 33 dengan 118 meetings. Di Asia Pasifik dan Timur Tengah, Indonesia di peringkat 12, Singapore 6, Malaysia 7, Thailand 8. Kemenpar mentargetkan diri tahun 2020 naik ke posisi 8 Asia Pasifik.

Di ASEAN, peringkat kota yang paling diminati MICE nomor satu masih Singapore (142). Disusul Kuala Lumpur peringkat 8 (79 meetings), Bangkok di posisi 9 dengan 73 meetings, dan papan ke-15 baru Bali dengan 38 meetings. Jakarta di papan ke-26 dengan 19 meetings, dan Jogjakarta papan ke-49 dengan 10 meetings.Jadi target 2020, adalah menaikkan peringkat Indonesia di Asia Pacific dari papan ke-12 menuju 5 besar, dari jumlah events 76 menjadi 150. Juga meningkatkan jumlah wisman MICE dari 5 persen, menjadi 10 persen, dan menaikkan jumlah pendapatan sebesar USD 2,5 Miliar.(*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!