"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Kamis, 23 Februari 2017

Majapahit Travel Fair 2017 Datangkan Ratusan Buyers Mancanegara

 

SURABAYA - Majapahit Travel Fair (MTF) kembali digelar di Surabaya pada 13-16 April 2017. Event ini akan menghadirkan para pelaku bisnis travel dan pariwisata baik Indonesia maupun mancanegara. Sedikitnya 118 buyers dari 16 negara akan turut berpartisipasi di MTF 2017. Ini sekaligus untuk menepati janji pada Menpar Arief Yahya, yang meminta untuk lebih  banyak menjual inbound, dengan memperbanyak buyers. 
Event yang rencananya dilangsungkan di Grand City Convex Surabaya ini kegiatan utamanya Tabel-Top Business Meeting yaitu pertemuan antara penjual dan pembeli industri travel dan pariwisata. Tahun lalu, acara table top business meeting ini sukses besar, dan terealisasi dengan baik.
”Setiap tahun MTF sukses memfasilitasi ratusan peserta yang akan menggelar pameran bisnisnya dari dalam dan luar negeri, termasuk dari negara-negara di Asia dan beberapa wilayah di Eropa. Pameran ini melibatkan agen-agen perjalanan, hotel, promosi tempat wisata, dan lainnya. Semua akan berkumpul bersama,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara Esthy Reko Astuti.
Tahun lalu, buyer yang datang berasal dari 16 negara antara lain Malaysia, Singapura, Myanmar, Brunei Darussalam, Thailand, Filiphina, Kamboja, Vietnam, Jepang, Belanda, Italia, India, China, Hongkong, Bangladesh dan Saudi Arabia. Singapore dan Malaysia. Mereka semua adalah pasar utama ke Indonesia.
Sementara, seller yang hadir ada 66 industri pariwisata yang terdiri dari 38 industri pariwisata Jatim dan 28 industri pariwisata dari luar Jatim, seperti Jakarta, Bali, Jawa Barat, Banten, Yogyakarta, NTB, dan Kep. Riau.
”Industri di sektor pariwisata memang sedang bertumbuh dan bergairah. Semakin lama semakin banyak pebisnis pariwisata yang mengikuti MTF ini. Karena di sinilah pasar riil industri pariwisata,” ujar Esthy. 
Selain Tabel-Top Business Meeting, MTF merupakan pameran wisata yang menampilkan produk, fasilitas dan jasa pariwisata, serta ada pula trip bagi para buyer, seller, dan exhibitor ke beberapa destinasi pariwisata penting di Jawa Timur. Pameran ini juga akan diisi seminar yang menghadirkan para professional di industri pariwisata terkemuka Indonesia.
Seperti diketahui, industri pariwisata di Jawa Timur mulai berkembang. Beberapa daerah, seperti Banyuwangi, Malang, Batu dan Surabaya sudah banyak atraksi yang layak dikunjungi wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara.
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung penuh MTF di Surabaya ini, karena dalam strategi marketing ada tiga hal yang perlu dijalankan, yakni Branding, Advertising dan Selling. 
“Di MTF 2017 yang mempertemukan antara sellers dan buyers ini adalah bagian dari selling, termasuk 10 destinasi prioritas yang dijadikan Bali Baru untuk memenuhi target 15 juta wisman tahun ini,” pungkas Esthy.(*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!