"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Jumat, 10 Februari 2017

Naga Lampion Terpanjang Mengular di Singkawang

 

SINGKAWANG – Pesona Indonesia tak pernah henti memancarkan atraksi kepariwisataannya. Setelah menampilkan Naga Batik terpanjang se-Asia di Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2017, giliran naga lampion terpanjang se-Indonesia yang akan ditampilkan di Singkawang, Kalimantan Barat. Naga ini siap dikeluarkan pada perayaan Cap Go Meh, 11 Februari 2017.

“Akan ada naga lampion terpanjang se-Indonesia yang siap tampil di Singkawang. Silakan datang dan menikmati perayaan Cap Go Meh di SIngkawang,” terang Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Esthy Reko Astuti yang didampingi Kepala Bidang Wisata Budaya, Wawan Gunawan, Rabu (8/2).

Tahun ini, perayaan Cap Go Meh di SIngkawang memang terbilang sangat istimewa. Ratusan tatung yang menjadi daya tarik wisata Kota Singkawang dipastikan siap beraksi. Selain itu, akan ada juga naga lampion sepanjang 178 meter yang siap memecahkan rekor MURI. Naga yang akan dikeluarkan pada 11 Februari itu kini tengah 'dikandangkan di Grand Mall Singkawang. “Saat masih ‘dikandangkan’ sudah banyak warga yang datang untuk melihat sang naga secara langsung. Wisnus dan wisman sudah banyak yang selfie dengan kepala naga di Grand Mall Singkawang,” tambah salah satu deputi dari Menpar Arief Yahya itu.

Perayaan Cap Go Meh di Singkawang diyakini warga Tionghoa akan membawa hoki. Itu sebabnya, tema festival di Singkawang bernuansa naga.  “Untuk tahun ini Naga Lampion Singkawang lebih panjang dan lebih lebar. Naga hasil sumbangsih Santo Yosep Singkawang Group ini akan menjadi naga terpanjang yang pernah dibuat di Indonesia,” timpal Sekretaris Panitia Imlek dan Cap Go Meh 2568, Andy Victorio.

Ukuran naga ini memang tergolong tak biasa. Panjangnya 178 meter. Sementara diameter badannya 1,1 meter. Ruas badannya pun tergolong tak biasa. Ada 50 ruas yang menopang naga lampion terpanjang se-Indonesia itu. Dengan ukuran super jumbo itu, naga raksasa itu dibuat dalam jangka waktu yang sangat lama. Sejak 1 Oktober 2016, naga lampion itu sudah mulai start dibuat di Sungai Pinyuh. “Hasilnya seperti yang bisa disaksikan di Grand Mall Singkawang sekarang. Silakan selfie dan share foto-fotonya di Instagram, FaceBook dan Twitter,” tambah Andy.

Nah, bagi yang belum puas melihat naga raksasa, masih ada atraksi Tatung yang bisa disaksikan saat perayaan Cap Go Meh di Singkawang. Ratusan tatung dipastikan siap tampil. Atraksi ini diyakini akan menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang datang ke Singkawang. “Tahun ini 20 Duta Besar dari negara sahabat juga ikut hadir di Festival Cap Go Meh Singkawang. Karenanya semua atraksi kita kemas dalam bentuk festival supaya ada hiburan keren untuk para Duta Besar dan wisatawan,” papar Andy.

Kegiatan tahunan yang selalu ramai di Singkawang kali ini akan semakin ramai. Sebab, para Duta Besar Negara Sahabat itu akan hadir menyaksikan suasana kegiatan berbasis budaya di sana. Karya budaya itu sudah lama berakulturasi di Singkawang, yang menjadikan kota itu dikenal.    

Mengenai rute pawai tatung, telah disepakati bahwa start pawai akan dimulai dari Jl Syafiudin (depan Sekretariat panitia Imlek dan Cap Go Meh). Kemudian tatung berjalan menuju ke jalan Alianyang, Jalan Firdaus (panggung kehormatan) tepatnya di Kantor Wali Kota Singkawang, menuju ke jalan Pangeran Diponegoro, ke jalan Sejahtera via Vihara Tri Dharma Bumi Raya Singkawang dan finis di Altar yang berada di sekitar perempatan Patung Naga. (*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!