"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Senin, 13 Maret 2017

Kenalkan Kuliner Nusantara, Wonderful Indonesia Diserbu Warga Perth

 
 
JAKARTA - Pemandangan mengharukan terlihat di perhelatan Araluens Chili and Avocado Festival 2017. Bertempat di Mc Callum Park, empat stand yang berisi kuliner khas  Indonesia dan materi promosi Kementerian Pariwisata (kemenpar) Wonderful Indonesia diserbu masyarakat Perth, Australia, pada hari, Sabtu, 11 Maret 2017.
 
Para pengunjung yang memadati acara kuliner di Australia itu tumplek blek mendatangi empat stand Wonderful Indonesia yang telah disiapkan oleh Kemenpar. ”Beginilah uniknya masakan Indonesia, dengan bumbunya yang sangat terasa, harumnya pun menggoda. Ini membuat orang ingin merasakan nikmatnya masakan Indonesia,” ujar Chef International asal Perth, Rene Enjolras yang hari itu dipercaya menjadi koki yang memperagakan masakan di depan panggung utama acara tersebut.
 
Empat Stand yang disewa Kementerian di bawah Menpar Arief Yahya itu memang tampil  beda. Di stand yang terbuka dan dibalut dengan bendera merah putih itu dikelilingi oleh branding Wonderful Indonesia. Lokasinya juga  berada paling depan di dekat pintu masuk. Jika para penggila makanan itu masuk di pintu utama, stand yang paling terdekat dari pintu adalah milik Kemenpar yang menyediakan puluhan makanan khas Indonesia dengan bumbu asli tanah air.
 
Kemenpar memberikan ruang untuk tebar pesona kepada ketiga restaurant asal Indonesia yang eksis di Perth yakni Bintang, Fluffy Lamb dan Dapoer Van Java serta satu lagi stand yang berdiri sebagai materi promosi 10 destinasi prioritas dan dikombinasikan dengan destinasi-destinasi unggulan lainnya terutama Bali. Semua masyarakat Perth antusias, setalah menghampiri stand masakan Indonesia, mereka terdiam, tersenyum dan langsung menikmati masakan-masakan Indonesia yang disediakan oleh ketiga restaurant kuliner Indonesia tersebut.
 
”Masakan Indonesia itu masaknya sangat mudah, rasanya fantastis, mereka mengagumi bumbu yang kuat dari masakan Indonesia. Banyak dari masyarakat Perth yang juga terkejut mendengar selera orang Indonesia terhadap rasa pedas. Jadi masakan Indonesia itu sangat lengkap,” ujar Koki yang tinggal di Perth namun asal Perancis tersebut. Saat mendemo masakan Indonesia di depan panggung, Rene didampingi oleh nara sumber yang adalah Managing Director Good Indonesia Food Astrid Maharani Prajogo.   

Dalam presentasinya di depan pengunjung, Astrid mengatakan, Indonesia memiliki jumlah berlimpah makanan otentik, dengan lebih dari 5350 resep asli tradisional yang telah menjadi warisan bangsa Indonesia.
 
Kata dia, dalam setiap piring makanan, mengandung sejarah yang kaya karena Indonesia adalah tempat pertemuan antara banyak budaya kuno. Masakan Indonesia adalah salah satu masakan terbaik di dunia, dengan sangat meriah, penuh warna dan cita rasa bumbu yang kuat. Sebagai rumah selama lebih dari tiga ratus etnis, masakan Indonesia memiliki rentang yang sangat luas dari berbagai karakter.
 
”Di beberapa daerah karakter masakannya sangat dipengaruhi oleh Cina, yang lain dipengaruhi oleh Timur Tengah serta India dan di oleh berbagai masakan Eropa seperti: Belanda, Portugis dan Spanyol. Namun kesamaan antara satu sama lain adalah rasa cinta yang sangat besar terhadap campuran rempah-rempah sebagai racikan bumbu untuk memperkaya rasa terhadap bahan-bahan yang kita gunakan. Jadi datanglah ke Indonesia dan nikmatilah makanan kami,” ujar Astrid di depan para pengunjung masyarakat Perth.

Karena tema acara di Perth tersebut adalah Cabai, Astrid juga kembali memaparkan bahwa tanah air Indonesia juga berbicara tentang rasa, memiliki cinta yang besar kepada cabai. Untuk sebagian besar orang Indonesia, memerlukan cabai seperti membutuhkan garam untuk memberikan rasa pada makanan Indonesia. 
”Jadi bagi anda semua penggemar cabai, di Indonesia lah tempatnya, nikmati masakan kami, dan juga nikmati keindahan alam kami yang tidak ada bandingannya,” kata Astrid berpromosi disambut tepuk tangan meriah.
 
Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar Profesor I Gde Pitana mengatakan, berpromosi dengan mengedepankan masakan atau kuliner Indonesia adalah cara yang efektif untuk Pariwisata Indonesia. ”Kuliner itu adalah sebagai kultur diplomasi bangsa kita, ini cara yang sangat baik dan efektif,” ujar Profesor Pitana. 
Pria asli Bali itu menambahkan, masakan Indonesia itu tidak sembarangan hanya dengan rasa yang nikmat saja. Namun masakan Indonesia itu ada sejarahnya, ada teorinya ada filosofinya.
Kata Pitana, setiap negara mengedepankan kuliner sebagai pintu masuk ke negaranya, untuk memperkenalkan negaranya, meningkatkan country image negaranya, dan branding sebagai ciri khas setiap negara. Sejauh ini, menurut Pitana, ada tiga makanan khas Indonesia yang sudah menjadi country image di mata internasional yakni Nasi Goreng, Rendang dan Soto.
”Semakin banyak unggulan di makanan kita, semakin banyak pintu masuk ke negara kita, semakin banyak makanan yang dikenal oleh wisatawan, country image ke negara kita semakin baik. Kita harapkan kita bisa memperkenalan Indonesia melalui kuliner kita,” kata pria yang biasa disapa Prof Pit itu.
Kegiatan kuliner di Perth Australia adalah bagian dari perjuangan mendatangkan wisatawan. Kemenpar berjuang menggoda selera penduduk kota yang lebih dari 1,5 juta orang itu dengan kuliner khas Indonesia. Apa yang dilakukan Kemenpar adalah usaha untuk menjaga kecintaan dan kerinduan Australia terhadap Indonesia yang memiliki kebiasaan makan bersama di luar bersama keluarga dan kerabatnya.
”Untuk itu jika sudah mencintai kuliner kita, maka nantinya mereka akan terus lebih sering ke Indonesia,” ujar pria yang pernah menimba ilmu di Australia selama 6 tahun tersebut.(*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!