"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Rabu, 22 Maret 2017

Menpar Arief Yahya Bakal Serahkan Hadiah Sayembara Desain Toilet Bersih

JAKARTA - Toilet selalu dikeluhkan di sebagian besar destinasi wisata di tanah air. Menpar Arief Yahya selalu "diteror" oleh keluhan masyarakat tentang toilet yang jauh dari sebutan layak. "Komplainnya selalu, toiletnya bau, jorok, dan Mushala nya apek! Ini yang membuat kami ingin semua destinasi punya toilet yang standar bintang 4-5, seperti di hotel," kata Menpar Arief Yahya, di Jakarta.

Agar toilet bersih dan sanitasi sehat segera direalisasi, maka Kemenpar menggandeng Kementerian Perhubungan dan Kementerian LHK untuk membuat sayembara desain. Sasarannya, semua toilet di ruang publik, harus standar bagus, baik fisik maupun manajemen pengelolaannya. Maka pihaknya menggandeng Asosiasi Toilet Indonesia (ATI), untuk menggelar kompetisinya.

Kamis Malam, 23 Mare 2017 nanti, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MenLHK) Siti Nurbaya Bakar, dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bakal memberikan hadiah kepada para pemenang Sayembara Desain Toilet Umum di Destinasi Pariwisata di Swiss Bell Hotel Jakarta, Kamis malam (23/3).

Penyelenggaraan sayembara tersebut dimaksudkan untuk memberi tantangan baru bagi para desainer dalam membuat desain toilet yang efisien, nyaman, higienis, dan ramah lingkungan serta sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya toilet umum bagi kehidupan dan kesehatan yang lebih baik,  serta mendukung terciptanya iklim pariwisata yang kondusif.

Menpar Arief cukup senang, sayembara ini mendapat sambutan antusias masyarakat. Sebanyak 231 desain kreatif masuk ke tim juri, kemudian diseleksi menjadi 60 desain dan selanjutnya ditetapkan masing-masing satu pemenang untuk 6 kategori Yakni:  "Toilet Umum Destinasi Wisata Kawasan Pegunungan; Toilet Umum Destinasi Wisata Kawasan Pantai;  Toilet Apung pada Homestay/Penginapan; Toilet Umum di Kawasan Konservasi Alam; Toilet Umum di Pasar Rakyat/Tradisional, dan Toilet Umum UPT Bandara," katanya.

Menpar Arief Yahya mengapresiasi penyelenggaraan Sayembara Desain Toilet Umum Sayembara di Destinasi Pariwisata yang diinisiasi oleh Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) yang didukung Kemenpar, KemenLHK, dan Kemenhub dalam upaya meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia yang mentargetkan berada di ranking 30 dunia serta mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 275 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air pada 2019 mendatang.

 “Daya saing pariwisata Indonesia saat ini berada di ranking 50, dari semula ranking 70. Salah satu kelemahan yang harus terus diperbaiki adalah masalah kesehatan dan higienitas. Menurut data World Economic Forum (WEF, 2015) untuk unsur kesehatan dan higienitas kita masih berada di posisi 109, ini menjadi perhatian kita bersama,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya mengatakan, meningkatnya kunjungan wisatawan selain memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan juga memberikan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, melalui sayembara seperti ini diharapkan akan mendorong keterlibatan para pemangku pekentingan di lingkungan pariwisata dan masyarakat luas untuk menyediakan toilet umum yang bersih, higienis, ramah lingkungan, ramah bagi semua. “Dengan demikian pariwisata Indonesia akan menjadi pariwisata bagi semua (tourism for all), daya saing kepariwisataan Indonesia meningkat, dan tujuan pembangunan berkelanjutan tercapai,” kata Arief Yahya.

Menurut laporan  panitia penyelenggara,  peluncuran sayembara dilakukan pada 5 Desember 2016, sementara  untuk pendaftaran berlangsung pada  1 Januari  hinggga  28  Februari 2017 (batas akhir penerimaan karya)  sedangkan batas akhir kirim materi para finalis  berlangsung pada  8 Maret 2017, kemudian   dilanjutkan dengan proses penjurian oleh tim juri pada 14-15 Maret 2017.

Tim juri terdiri; Oneng Setya Harini (Kemenpar), Noer Adi Wardojo (KemenLHK), Yudhi Sari Sitompul (Kemenhub), Nani Sumaryati (ATI), Prasetyoadi  (Green Building Council Indonesia), dan Agus Sujatno (YLKI) akhirnya menetapkan masing-masing satu orang pemenang untuk 6 kategori. Para pemenang mendapat hadiah uang sebesar Rp 50 juta untuk masing-masing ketegori, yang penyerahannya dilaksanaan pada acara welcome dinner  menjamu pada peserta  South East Asia Toilet Conference yang berlangsung hari ini (23/3).

Pada saat yang sama, Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) bersama organizer EXPO CLEAN 2017 serta didukung Kemenpar, KemenLHK, dan Kemenhub menggelar South East Asia Toilet (SEAT) Conference serta pameran EXPO CLEAN & EXPO LAUNDRY 2017 di JI Expo Kemayoran Jakarta  pada 23-25 Maret 2017.

SEAT Conference menghadirkan sejumlah nara sumber yang akan menyampaikan kiat dan kisah sukses dalam mengelola sanitasi dan toilet umum di negara mereka antara lain; Jack Sim (pendiri World Toilet Organization bermarkas di Singapura);  Wantanee Wattana,  Deputy Permanent Secretary for the Bangkok Metropolitan Administration membagi kisahnya untuk mewujudkan toilet bersih di Kota Bangkok; serta Dato James Chan Khay Syn,  Walikota Kuching South akan berbagi pengalaman tentang Kota Kuching  dalam mendapatkan  penghargaan Tourist City Award dari World Cities Scientific Development Forum serta WHO Recognition for Healthy Cities Best Practice under the Public Sanitary Convenience.

Sementara itu pameran EXPO CLEAN & EXPO LAUNDRY 2017 merupakan pameran dagang (EXPO CLEAN)  yang menampilkan berbagai produk dan teknologi kebersihan, mulai dari kebersihan komersil, kebersihan industri, kebersihan publik, hingga kebersihan rumah dan pribadi,  sedangkan EXPO LAUNDRY pameran dagang untuk berbagai produk dan mesin laundry. “EXPO CLEAN & EXPO LAUNDRY selalu menampilkan produk dan jasa industri kebersihan dan laundry yang efisien dan terbaru. Kami mengundang para pelaku industri dan pemerintah daerah untuk mengunjungi EXPO CLEAN & EXPO LAUNDRY 2017 sebagai bagian dari usaha menciptakan lingkungan dan sanitasi Indonesia yang bersih dan layak,” kata Teddy Halim, Direktur PT Media Artha Sentosa.

Pameran EXPO CLEAN & EXPO LAUNDRY 2017 yang diikuti sekitar  250 pengusaha industri cleaning dan laundry dari dalam dan luar negeri ini mentargetkan  10.000 pengunjung dari kalangan pebisnis dan masyarakat umum.  (*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!