"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Kamis, 06 April 2017

Kenang Keperkasaan Armada Sultan Nuku, Kesultanan Tidore Gelar Parade Juanga

 

JAKARTA-Sejarah Indonesia penuh dengan riwayat perjuangan para leluhur melawan penjajahan asing. Perlawanan itu tersebar di seluruh kepulauan nusantara, termasuk Kepulauan Tidore, Maluku Utara.

Hingga kini, masyarakat dan Kesultanan Tidore masih mengenang perjuangan Kesultanan dalam melawan kesewenang-wenangan VOC (Belanda) melalui sebuah gelaran parade perahu yang bernama Parade Juanga. Pada tahun ini, parade itu akan digelar pada 10 April 2017.

"Parade ini digelar untuk memperingati keperkasaan armada Juanga Kesultanan Tidore yang kala itu dipimpin Sultan Nuku dalam melawan penjajah asing, parade ini akan sangat menarik untuk wisatawan, " kata Sultan Tidore Husain Sjah selepas launching Festival Tidore 2017 di Gedung Kementerian Pariwisata Jakarta, Rabu (5/4).

Dalam sejarah Tidore, tercatat perjuangan Kesultanan melawan VOC (Belanda) yang ingin memonopoli perdagangan cengkeh di daerah itu pada abad 16. Upaya monopoli oleh Belanda itu dikenal dengan ekspedisi Hongi, yang memicu perlawanan hebat dari Kesultanan Tidore.

Lebih lanjut Sultan menerangkan, acara itu akan diikuti sekitar 100 perahu juanga. Seluruh armada itu akan mengelilingi wilayah teritorial Kesultanan Tidore dan Ternate."Seluruh Juanga itu milik masyarakat Tidore," ujar Sultan.Tak sekedar berkeliling, rombongan armada juanga itu sejatinya melakukan napak tilas perjuangan armada perang Tidore di masa lalu. Napak tilas itu dikenal dengan ritual yang bernama Lufu Kie.

"Melalui parade ini, kami ingin menghidupkan semangat perjuangan kesultanan Tidore dalam konteks kekinian, tentunya juga menjadi daya tarik pariwisata," papar Sultan.Parade Juanga ini akan menjadi bagian dari Festival Tidore 2017, yang acara puncaknya akan dilangsungkan pada 10-11 April mendatang. Kali ini Festival Tidore 2017 mengangkat tema “Merawat Tradisi, Mempertegas Jati Diri Bangsa Maritim”.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik penyelenggaraan Festival Tidore ini. Ia berpesan agar culture values yang kental dalam acara ini harus diiringi juga oleh economic values."Jadi kebudayaan itu juga harus menyejahterakan rakyat, " ujar mantan Direktur Utama PT Telkom itu.

Sebagai informasi, pemerintah Kota Tidore Kepulauan tahun ini menargetkan kunjungan wisatawan sebesar 20.500 orang. Target ini menunjukkan peningkatan dari pencapaian jumlah kunjungan wisatawan tahun 2016 yang sebesar 15.800  orang.(*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!