"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Senin, 17 April 2017

Rayakan Hari Jadi Ke-200, Kebun Raya Bogor Gelar International Flower Show

 

BOGOR - Memperingati hari jadinya Ke-200, Kebun Raya Bogor menggelar International Flower Show yang pertama di Indonesia pada 18-20 Mei 2017. Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) akan mengekspose hasil penelitian yang sudah dilakukan selama ini. 

"Kebun Raya Bogor bukan hanya sebagai tempat wisata, melainkan juga memiliki peran sebagai pusat konservasi, edukasi dan penelitian. Selama dua abad, peneliti di Kebun Raya Bogor terus melakukan penelitian yang berkaitan dengan flora, dan mencari solusi bagi Indonesia dalam upaya konservasi tumbuhan," kata Kepala Kebun Raya Bogor Didik Widyatmoko. 

Sementara, Koordinator Perayaan 200 Tahun Kebun Raya Bogor, Arief Muchris mengungkapkan, juga akan ada Konferensi Internasional tentang Konservasi Tanaman Tropis dan Pemanfaatannya yang bertajuk “Plants and People in Harmony”. 

“Keynote Speakernya nanti Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir, Kepala LIPI Iskandar Zulkarnain, serta Anggota DPR RI komisi VII Gus Irawan Pasaribu,” papar Arief. 

"Kami juga mengundang berbagai kalangan mulai dari pemerintahan, pebisnis, ilmuan dan aktivis lingkungan tingkat nasional dan internasional. Dan bakal ada pertunjukkan spektakuler," tambah Arief. 

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti mengatakan,  pihaknya akan terus mempromosikan tempat wisata yang dibangun sejak tahun 1817 ini. Bentuk dukungan Kemenpar berupa promosi dan publikasi melalui beberapa bidang media di Indonesia dan luar negeri. 

Kemenpar yang dipimpin Menpar Arief Yahya ini memiliki jurus ‘Go Digital’ di semua lini. Termasuk di media untuk mempromosikan setiap kegiatannya diberbagai platform. "Kami sudah mulai membiasakan diri masuk ke iklim digital. Manfaat dari teknologi informasi sekarang ini sangat besar. Dari smartphone yang ukurannya kecil ini kita bisa memanfaatkannya untuk berbagai macam hal salah satunya promosi," jelas Esthy.

Ucapan Esthy ini bukan tanpa alasan. Dalam data US Census Bureau serves America, penyedia layanan data tingkat dunia menyebutkan, penduduk Indonesia mencapai 259,1 juta, 88,1 juta di antaranya pengguna aktif internet.

"Sebanyak 79 juta pengguna aktif media sosial. Sementara 66 juta aktif di media sosial ponsel. Angka penduduk yang melek digital jumlahnya sudah sepertiga penduduk Indonesia, sangat tinggi. Dengan begitu mau tidak mau, Divisi Pemasaran Nusantara Kementerian Pariwisata juga harus bertransformasi ke digital. Semua lini dituntut harus bisa mengukur dan menghitung posisi saat ini. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk mengelola seluruh kebutuhan wisatawan," jelas Esthy. 

Hingga kini, pengelola Kebun Raya Bogor mencatat jumlah pengunjung Kebun Raya Bogor di hari kerja rata-rata mencapai 1.500 hingga 2.000 orang. Jumlah tersebut seringkali meningkat di akhir pekan, hingga mencapai 6.000 orang. (*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!