"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Kamis, 06 April 2017

Yuk, Luangkan Waktu Menikmati Keseruan Pesta Laut Mappanretasi 2017

 

TANAHBUMBU - Bila ada waktu luang pada 28-30 April 2017, ada baiknya berkunjung ke pantai Pegatan Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan. Puncak acara Pesta Laut Mappanretasi 2017 akan digelar dengan menyajikan kebudayaan yang unik dan beragam.

Akan ada Lomba Dayung, Masukkiri, Balogo, Habsyian dan berbagai kegiatan tradisonal lainnya. Sebelum upacara Larung Sesajen tanda Puncak Mappanretasi, juga ada Malibu Kampung atau Pawai Budaya yang nantinya akan melibatkan suku-suku yang ada di Tanahbumbu.

"Mappanretasi berasal dari Bahasa Bugis, mappanre dan tasi, yang berarti memberikan makan laut. Belakangan Mappanretasi lebih dikenal sebagai pesta laut. Meski tradisi ini ditemurunkan oleh nelayan keturunan Bugis, Mappanretasi kini sudah dianggap sebagai budaya bagi semua suku yang tinggal di sini," jelas Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Tanahbumbu, Nahrul Fajeri, Rabu (5/4).

Nahrul mengungkapkan, selama pesta laut ini dihelat, biasanya dipadati warga yang datang dari berbagai Kecamatan di Tanahbumbu, bahkan dari luar daerah. Bahkan ada juga wisatawan mancanegara meski belum banyak.

"Aneka hiburan pasar malam juga tersedia di sini. Juga ada wahana mainan anak-anak, panggung-panggung hiburan hingga aneka kuliner khas pantai nelayan," tambah Nahrul.

Nahrul melanjutkan, Pesta Adat Mappanretasi diselenggarakan masyarakat Bugis sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas rezeki yang dilimpahkan ke pantai Pegatan. Penyelenggaranya selain melibatkan Pemerintah Kabupaten setempat dan unsur Muspida, juga lembaga-lembaga adat dari beragam suku yang ada di Tanahbumbu.

"Puncak acara Mappanretasi dipimpin oleh seorang Sanro, tokoh Bugis pegatan yang gelarnya diperoleh secara turun temurun, didampingi oleh 12 dayang-dayang yang terdiri 6 laki-laki dan 6 orang perempuan," papar Nahrul.

Pelaksanaan Mappanretasi ini dilakukan dengan melarungkan atau menghanyutkan beberapa jenis makanan tertentu semacam sajen. Sajen dan ini dinaikkan di atas kapal nelayan yang sudah disiapkan, disambut oleh dayang-dayang Sanro. Sementara Sanro memberi aba-aba agar kapal bertolak dari pantai menuju ke titik tengah pantai.

Selain Mappanretasi, banyak potensi wisata di Tanahbambu yang juga tidak kalah menarik untuk dilestarikan. Seperti Pantai Angsana di Kecamatan Angsa, Pantai Rindu Alam di Kecamatan Sungai Loban, dan Goa Liang Bangkai di Kecamatan Kusan Hilir yang semuanya juga cukup menarik untuk di kunjungi wisatawan.

Untuk mencapai Tanahbumbu, bisa melalui Kota Banjarmasin. Kemudian dilanjutkan dengan kendaraan darat yang dapat ditempuh dalam waktu 5 jam dengan jarak 240,2 Km melalui jalur Lintas Kalimantan Poros Selatan. Bila ingin menyewa mobil pribadi, tarifnya rata-rata Rp 500 ribu per hari.

Bagaimana soal penginapannya? Jangan khawatir. Di Pegatan ada tiga hotel bintang 4 di dekat pantai Pagatan, yaitu Putri Duyung Hotel and Resort, Dewi Fortuna Hotel danHotel Rindu Alam.

"Selain hotel bintang 4, ada puluhan hotel lainnya, kelas melati hingga bintang tiga yang tersebar di sekitar Pantai Pegatan," imbuh Nahrul.

Nahrul menambahkan, pada puncak acaranya nanti, diupayakan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi). Panitia secara resmi telah mengundang Presiden Jokowi yang surat undangannya sudah diantar langsung ke Sekretariat Negara.

“Insya Allah, puncak acara Bapak Presiden Joko Widodo berkenan hadir. Undangan permohonan sudah dilayangkan ke Sekretariat Negara belum lama ini,” pungkas Nahrul.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyatakan, acara Mappanretasi sudah masuk dalam ruang Budaya Maritim yang bertaraf Event Nasional dan masuk Calender of Event Kemenpar.

Ekspektasi publik begitu besar dari acara ini. Latar belakang kultur yang kuat dan beragam di Tanahbunbu, menurutnya, bisa mengangkat  branding image Kalimantan Selatan di lingkup nasional hingga internasional. ''Ini tidak hanya mempromosikan pariwisata, namun dapat pula mempromosikan potensi Tanahbumbu yang meliputi seni dan budaya, kekayaan alam hingga kreativitas masyarakat,'' ungkapnya.

Hadirnya even ini, menurutnya, bisa membuat Tanahbumbu mendapatkan manfaat positif. "Di satu sisi festival budaya menjadi penjaga kultur
dan keaslian tradisi Tanahbumbu. Pada lingkup yang lain, Tanahbumbu menjadi daerah yang menarik bagi wisatawan untuk berkunjung dan
menikmati segala sajian budaya yang dihadirkan," paparnya. (*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!