"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Selasa, 20 Juni 2017

Jelang Asian Games 2018, Palembang Luncurkan Branding Pariwisata dan Hulubalang. #MudikPenuhPesona

 

PALEMBANG –Demi Asian Games 2018, Palembang akhirnya meluncurkan branding destinasi pariwisata baru. Bahkan, sekarang juga ada Hulubalang yang hadir untuk meningkatkan kenyamanan turis.

Ya, Asian Games 2018 benar-benar dijadikan momentun untuk menggaet wisatawan mancanegara. Karenanya, Palembang berani meluncurkan branding destinasi pariwisata baru. Branding ini sekaligus dalam rangka memperingati hari jadi Kota Palembang ke 1.334 yang jatuh pada 14 Juni lalu. 

"Palembang The City Where Culture and River meet in Harmony, menjadi tema branding bagi Kota Palembang. Dengan peluncuran branding ini diharapkan bisa meningkat wisatawan bersamaan dengan momentum Asian Games 2018 mendatang," ujar Wali Kota Palembang Harnojoyo, Senin (19/6).

Harnojoyo menjelaskan, jika peluncuran branding destinasi ini merupakan langkah pemerintah untuk mengembangkan sektor pariwisata. Sehingga dengan branding ini nantinya wisatawan lebih ingat dengan Palembang saat berkunjung. Dengan branding ini wisatawan akan lebih ingat dengan Palembang. 

"Palembang The City Where Culture and River meet in Harmony, di mana Palembang menjadi kota dengan berjuta budaya, Palembang juga identik dengan kota sungai terbelah oleh Sungai Musi dan menjadi denyut nadi masyarakat. Intinya, kita memadukan river dan culture menjadi suatu keselarasan dalam mempromosikan wisata, sehingga wisatawan akan memiliki kesan mendalam saat berada di Palembang," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani menuturkan, konsep branding ini telah matangkan saat Forim Group Discussion (FDG) beberapa waktu lalu dengan Kementerian Pariwisata. dengan mengundang seluruh stakeholder yang terkait dengan pariwisata.

"Dari hasil FGD bersama stakeholder pariwisata yang menganut konsep pentahelix. Semua itu sejalan, akhirnya kita membuat konsep dengan mengundang semua seperti pihak seperti dari akademisi, pelaku usaha pariwisata termasuk komunitas," ujarnya. 

Tidak hanya melibatkan stakeholder pariwisata, pihaknya juga melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, agar semuanya dapat memberikan support. Dari hasil diskusi yang dilakukan, keluarlah 10 branding dan mengerucut pada logo dan tagline yang dipilih langsung oleh Wali Kota Palembang dan Wakil Wali Kota Palembang.

Dalam kesempatan yang sama, Isnaini Madani juga meluncurkan Hulubalang atau Polisi Desa untuk menjaga keamanan dan ketertiban pariwisata di Kota Palembang. 

"Jika di Bali ada Pecalang, di tempat kita ada hulubalang yang akan memberikan rasa aman bagi wisatawan yang sedang berkunjung ke beberapa destinasi wisata kita," sambungnya.

Hulubalang sendiri, merupakan upaya merangkul pengangguran agar dapat menjaga destinasi pariwisata. Dengan tetap memberikan pembinaan khusus dan pemahaman tentang wisata. Serta untuk meningkatkan kenyamanan turis.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik peluncuran Branding Palembang The City Where Culture and River meet in Harmony. Menurutnya kesiapan destinasi pariwisata harus memenuhi unsur 3A (Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas). 

"Palembang harus membranding dirinya sendiri, karena akan menjadi salah satu Host Asian Games 2018, sehingga akan mempermudah diingat oleh wisatawan. Branding itu juga dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia yang tahun ini ditargetkan sebesar 15 juta dan ditingkatkan menjadi 20 juta pada 2019,” jelas Menpar Arief Yahya. (*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!