"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Selasa, 06 Juni 2017

Pasa Harau Art & Culture Festival 2017 Ajak Wisatawan Mengenal Masyarakat Minangkabau

 

LIMAPULUH KOTA – Apa top of mind Sumatera Barat? Ikon Pariwisata apa yang membuat provinsi ini dikenal public? Masakan Padang sebagai ikon kuliner? Jam Gadang di Bukittinggi ikon heritage? Ternyata Sumbar juga punya bentang alam yang mempesona dan atraksi wisata yang oke seperti Pasa Harau Art & Culture Festival 25-26 Agustus 2017 nanti. 

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi menjelaskan, festival yang diselenggarakan Komunitas Harau ini, dilaksanakan di objek Wisata Lembah Harau. Festival ini merupakan perpaduan pasar seni dan budaya yang menampilkan beragam pertunjukan seni. Artinya, dalam acara ini akan ada event perayaan seni dan budaya yang menampilkan pertunjukan seni dan budaya Kabupaten Limapuluh Kota.

“Bukan itu saja, Pasa Harau Art & Culture Festival juga akan menampilkan permainan rakyat, olahraga tradisional, kuliner lokal, benda-benda kerajinan hingga yang paling ditunggu-tunggu dan khas adalah pagelaran upacara tradisional," ujar Irfendi Arbi.

Festival ini, lanjut Irfendi, berbeda dengan kegiatan serupa di Indonesia, karena wisatawan yang menjadi peserta Pasa Harau Art & Culture Festival 2017, akan terlibat langsung dengan kegiatan kebudayaan di masyarakat sekitar Lembah Harau. Wisatawan akan menginap di rumah penduduk dan melakukan aktivitas keseharian masyarakat setempat.

“Nantinya wisatawan akan live in di rumah-rumah penduduk, mereka akan berinteraksi dan saling terlibat dalam ragam workshop seni pertunjukan yang akan digelar di tengah festival berlangsung. Tetapi tergantung paket yang mereka ambil untuk mengunjungi event tersebut,” ujarnya.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Sumbar Kementerian Pariwisata, Raseno Arya mengapresiasi gelaran Pasa Harau Art & Culture Festival 2017. Mengambil ‘pasa’ yakni kata Minangkabau untuk ‘pasar’ sebagai konsep dasar, yang juga dapat berarti keramaian. Festival ini dapat menjadi pasar seni dan budaya, dimana berbagai potensi yang dimiliki oleh masyarakat Lembah Harau dan Limapuluh Kota secara umum dapat ditampilkan secara massif.

“Kami mengapresiasi kreativitas anak nagari dan komunitas serta para seniman untuk mempromosikan Lembah Harau hingga ke luar negeri. Kami juga optimis, ini akan mempromosikan Lembah Harau ke dunia luar, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kami berharap acara ini bisa menjadi agenda bagi anak nagari sehingga Harau ke depan semakin mengorbit hingga ke luar negeri,” ujar Raseno. 

Menteri Pariwisata Arief Yahya ikut senang dengan Pasa Harau Art & Culture Festival 2017. Pesertanya juga berasal dari berbagai wisatawan mancanegara. Hal itu tentunya akan mengangkat dan bisa mempublikasikan bahwa Lembah Harau siap menjadi lokasi wisata dunia.

“Dengan adanya Festival Pasa Harau  2017, pesona objek wisata di Lembah Harau nantinya lebih dikenal wisatawan hingga ke seluruh penjuru dunia. Selamat dan sukses, selamat datang di Tanah Minang, Salam Pesona Indonesia," ucap  Menpar Arief Yahya.(*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!