"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Minggu, 18 Juni 2017

Program Go Digital Menpar Arief Yahya Mengguncang Sumbar dengan “Padang City Guide”. #MudikWisataKemana

 

PADANG – Lagi-lagi, gelombang “Go Digital” yang didrive oleh Menpar Arief Yahya membuat terobosan. Kini berwisata di Kota Padang jauh lebih mudah. Sebab, tersedia aplikasi berbasis android dalam gawai atau telepon genggam pintar tentang Petunjuk Kota Padang. Aplikasi ini bisa diunduh secara gratis di perangkat Android dan iOS.

Usai diunduh dan disimpan, masyarakat sudah langsung mengetahui beragam informasi tentang kota yang dahulunya merupakan daerah rantau orang luhak atau nenek moyang orang Minangkabau. "Tinggal unduh dan semua tempat yang ada di Padang tersaji di aplikasi tersebut," kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah yang didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi, Rabu (14/6).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi menjelaskan, aplikasi ini sudah ada sejak awal tahun. Namun, saat itu masih fokus ke destinasi wisata, hiburan, hotel, dan restoran.

Momen liburan Lebaran dinilai sangat tepat untuk mengenalkan aplikasi ini ke masyarakat dan tentunya warga padang yang sedang merantau di luar daerah, sekaligus bagian dari pengembangan pariwisata.

"Hadirnya aplikasi ini diharapkan bisa memudahkan perantau dan wisatawan yang akan berlibur ke Padang. Sehinga wisatawan tidak ragu dan bertanya-tanya lagi ketika ingin berwisata ke Padang. Semuanya sudah lengkap di aplikasi itu. Untuk informasi pariwisata sudah 70% ada di sana, nanti bertahap kami perbarui,” ucap Medi.

Aplikasi yang belum lama diluncurkan itu sudah diunduh 1.000 lebih pengguna. Aplikasi itu memuat informasi mengenai objek wisata, kuliner dan rumah makan, transportasi, ATM, perkantoran, tempat ibadah, hotel, tempat hiburan, perbankan, dan informasi lainnya.

“Kebutuhan informasi wisatawan yang semakin kompleks, aplikasi itu dikembangkan dengan menambah ribuan informasi mengenai Kota Padang. Ke depannya aplikasi ini dan terhubung dengan transportasi online, juga pemesanan hotel, jadi sangat gampang,” kata Medi.

Mengenai hal ini, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengucapkan selamat atas diluncurkannya aplikasi Padang City Guide. Dirinya semakin yakin dengan aksi transformasi digital bakal membawa gerbong Kementerian Pariwisata RI melompat jauh menuju target menjaring 20 juta wisatawan di 2019.

“Jika tidak ikut Go Digital, saya jamin destinasi wisata yang dimiliki daerah itu tidak akan maju. Karena itu no return point, harus familiar dengan digital," kata Menpar Arief Yahya.

Lanjutnya lagi, itulah mengapa ada istilah More Digital More Personal, karena marketing sudah langsung masuk ke smartphone ke customers dan komunikasi data ke pelanggannya sudah detail sampai ke personal. Dengan digital itu semua informasi bisa diupload, dipromosikan secara global, dan semua orang yang memiliki aplikasi yang sama bisa langsung connect.

“Kalau tak segera mengubah pola pikir ke digital, kita pasti ketinggalan. Sulit mengejar rival-rival utama kita,” tukas Menteri yang juga mantan Dirut Telkom itu. (*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!