"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Senin, 17 Juli 2017

Festival Kuliner Marandang 2017 Sambut Makanan Terlezat Versi CNN




PADANG – Siapa yang tak kenal rendang? Kuliner ini sudah dua kali dinobatkan sebagai makanan terenak di dunia versi CNN. Festival Kuliner Marandang yang digelar 16-17 Juli 2017 mengamplifikasi citarasa rendang yang sudah diakui dunia. 

"Festival Kuliner Marandang ini bagian dari kegiatan Silaturahmi Minang Dunia. Ada 12 kegiatan tambahan selain acara dakwah," kata Hermen Peri,Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesra Kota Padang, Minggu (16/7).

Hermen Peri, menambahkan Festival Marandang diikuti 104 Kelurahan se-Kota Padang. Dan event ini digelar dalam rangka menyukseskan Pertemuan Dai dan Ulama Dunia yang dihadiri sekitar 500 ulama Asia, Afrika, Eropa dan Amerika dan 200 ulama indonesia.

"Melalui kegiatan ini pengusaha UMKM kuliner rendang diharapkan saling bersinergi agar rendang semakin dikenal dunia sehingga menjadi produk ekspor unggulan Kota Padang," ujarnya.

Di sini pengunjung bisa melihat langsung cara memasak dan mengolah makanan terlezat dunia 2011 dan 2017 itu. Dari mulai proses pembuatan yang dinamakan marandang, dan filosofi dari setiap unsurnya seperti daging yang mencerminkan prosperity (kesejahteraan), rempah-rempah mencerminkan enhancement (peningkatan), santan kelapa untuk integrator dan cabe merah untuk good lesson (pelajaran baik), semua bisa dilihat dari dekat. 

"Itu sebabnya kita support Festival Kuliner Marandang ini. Konsepnya halal dan hygienis. Kita tampilkan yang bagus. Orang datang berwisata itu orang yang punya uang, mau membelanjakan, jadi daya tarik ini yang harus dipenuhi. Mereka cari makanan tradisional yang bisa dibawa pulang. Kalau soal rasa dan memasak, ya pasti Sumbar jagonya. Tinggal bagaimana mengemasnya," kata Ketua Tim Percepatan Wisata Sumatera Barat, Raseno Arya didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Alam Hendry Noviardi.

Hendry Noviardi menambahkan, untuk memasak rendang masal dengan melibatkan ratusan pemasak ini, proses masak nya harus di lokasi. Itu akan membuat pengunjung bisa menyaksikan proses memasak randang dan aneka makanan nusantara lainnya. 

"Ini nikmatnya, hasil memasak randang dan aneka makanan nusantara lainnya bisa dinikmati sekitar 5000 pengunjung yang hadir secara gratis,” tukasnya.

Ada panggung hiburan, untuk menampilkan yang khas di Sumbar. "Selain tari-tarian khas tradisional, juga ada permainan tradisional seperti gasing, terompah panjang, silat, dan gambus,” terangnya.

Bagi Menpar Arief Yahya, Indonesia punya potensi besar menjadi wisata kuliner terkaya di dunia dengan 17% flora dan fauna ada di Indonesia. "Festival kuliner ini wajib didukung. Para dai, ulama dan pendakwah yang hadir di acara ini pasti saat kembali ke negaranya akan ngomong, bicara kepada teman dan saudaranya soal kelezatan kuliner Indonesia, khususnya Sumatera Barat," kata Menpar Arief Yahya. (*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!