"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Senin, 17 Juli 2017

Lomba Masak Ikan Nusantara #Menujuistana Mulai Digas di Batam #PesonaKulinerIkan #IkanituEnak




BATAM – Di tangan juru masak non profesional, ikan ternyata bisa disulap jadi makanan yang lezat. Hal itu terlihat pada Audisi Lomba
Masak Ikan Nusantara #Menujuistana di Taman Engku Putri, Batam, Minggu (16/7). Dari ikan kuah asam pedas sebagai menu wajib yang dilombakan hingga makanan pendamping ikan kreasi ikan masing-masing peserta, semuanya terlihat sangat yummie untuk disantap.

Citarasa lokalnya pun ada. Bahan-bahan lokal seperti lontong singkong, nasi sagu, menjadi daya tarik sendiri. Dan semua, dikemas dengan
sangat baik oleh seluruh peserta. Netizen pun meramaikan dengan hastag #PesonaKulinerIkan dan #MenujuIstana 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Pebrialinmmengatakan lomba ini tidak terbatas untuk masyarakat Batam atau
Provinsi Kepulauan Riau saja. Warga dari daerah lain juga bisa ikut berkompetisi mengignat lokasi audisi ada di 9 kota. Pendaftaran pun dilakukan secara daring (online).

“Roadshow lomba masak ikan menuju istana ini berlangsung di sembilannkota. Dimulai hari ini di Batam. Setelah itu selanjutnya Gorontalo,
Biak, Pontianak, Jakarta dan kota-kota lainnya. Pemenang Lomba Masak Ikan Nusantara ini akan memasak untuk Presiden dan tamu negara di Istana 27 Agustus nanti,” ucap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Kota Batam, Pebrialin, Minggu (16/7).

Sejumlah tokoh penting terlihat hadir di tengah acara. Selain Kadispar Kota Batam, Kadirpar Pemprov Kepri Boer Alimar,l Ketua Tim Percepatan Wisata Belanja dan Kuliner
Kemenpar Vita Datau Mesakh serta Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti,di tengah kerumunan peserta. 

Mereka turun langsung di bawah kordinator Kantor Staff Presiden (KSP) yang diwakili Chrisma Albandjar. Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kemenkes, juga Femina Group, juga ikut dilibatkan untuk mengawal agenda audisi tadi. 

“Ini namanya Indonesia Incorporated.
Semua lini berkolaboraso menggali kearifan lokal produk khususnya ikan,” terang Ketua Tim Percepatan Wisata Belanja dan Kuliner Kemenpar Vita Datau Mesakh

Potensinya diyakini sangat besar. Maklum, Indonesia punya sekitar 2500 ikan laut dan 2480 ikan air tawar. Jika ikan sudah dimasak, dioleskan bumbu lokal yang telah dihaluskan, hasilnya sangat yummie. Tekstur dagingnya pun terasa lembut dan empuk. “Makan ikan itu sehat. Sangat kaya protein dan salah satu nutrisi penting bagi otak,” papar penyuka
motor gede itu.

Dan sebagai negara maritim dan bahari, Indonesia punya segalanya. Dari 2500 ikan air laut dan 2148 ikan air tawar, 60% -nya bisa dimakan. Ini menjadikan resep kuliner ikan Indonesia variatif. “Ini menjadi kekuatan promosi kuliner kita karena turis kuliner selalu mencari lokal produk dengan rasa yang otentik,” ucapnya.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuty juga seirama.  Dari paparannya, di samping menghasilkan juru masak menuju Istana, audisi di Batam itu juga bisa menghasilkan
tambahan resep kuliner ikan Nusantara.”Kuliner menjadi daya tarik wisata. Spending wisatawan nomor dua terbesar ya kuliner,” ungkapnya.

Menpar Arief Yahya juga ikut bersemangat. Dia makin yakin, kuliner ikan Nusantara  bisa segera tampil di pentas dunia. Menyusul rendang dan nasi goreng yang baru saja dinobatkan CNN sebagai kuliner terlezat
nomor satu dan dua dunia di 2017 ini. “Ini bisa mendukung pengembangan Wisata Kuliner Indonesia. Dorong daerah-daerah jadi destinasi wisata kuliner ikan Nusantara," tutur Menpar Arief Yahya, yang asli Banyuwangi itu.

Dan hal ini sangat matching dengan plesiran. Bila suatu kawasan memiliki alam yang sangat indah, hal lain yang dicari wisatawan baik
domestik maupun asing adalah kuliner. "60% pariwisata ditunjang oleh industri kreatif. Jadi kuliner sangat berpengaruh bagi pariwisata,"
katanya. (*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!