"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Senin, 17 Juli 2017

Penggemar Sport and Adventure Tourism Harus ke Festival Tanjung Lesung 2017






BANTEN - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung, yang merupakan salah satu 10 destinasi prioritas akan menggelar Festival Tanjung Lesung 2017 yang akan  berlangsung 22 - 24 September 2017. Festival yang mengusung tema "Sport and Adventure Tourism" ini akan diisi kegiatan Cross Triathlon Paramotor Championship, Mountain Bike, berlayar, hingga Panjat Tebing dan Wall Climbing.

"Festival ini merupakan kolaborasi Pemerintah Daerah dengan Kementerian Pariwisata dengan tujuan agar Tanjung Lesung bisa lebih dikenal sebagai wisata bahari paling dekat dengan Jakarta. Masyarakat sekitar juga dipastikan mendapatkan akses ekonomi dari kegiatan tersebut, penggemar sport dan Adventrue pasti akan bahagia ikut event ini," ungkap Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati yang juga diamini Ketua Persatuan Hotel Seluruh Indonesia (PHRI) Pandeglang Widi Widiasmanto.

Widi menambahkan, Tanjung Lesung 2017 Festival ini juga akan didukung dengan berbagai kegiatan seperti Lomba Fotografi, Seminar Sumber Daya Manusia Pariwisata, Kuliner dan Kerajinan Bazaar dan akan diadakan kegiatan  forum bisnis yang bertujuan menarik investor untuk lebih mengembangkan pariwisata di destinasi prioritas ini. 

”Jadi silahkan datang ke Tanjung Lesung,”ujar pria yang juga General Manager Tanjung Lesung itu.

Kemenpar mengapresiasi Kegiatan Festival di destinasi wisata yang dekat dengan Jakarta ini. Apalagi, ini merupakan kegiatan pertama kali dilaksanakan.

"Festival Tanjung Lesung ini oke banget, Destinasi wisatanya ada Taman Nasional di bawah laut, Gunung Krakatau dan anak Gunung Krakatu, Taman Nasional Ujung Kulon, pasir putih, laut yang bagus, semuanya komplit ada di Tanjung Lesung," kata Esthy Reko Astuti, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata.

Esthy menambahkan, Tanjung Lesung juga memiliki  beragam makanan seafood yang enak. Ada ikan kuwe, bisa digoreng atau dibakar sesuai selera, juga ada udang, cumi hingga kepiting. "Yang tidak suka seafood, ada  pilihan lain khas Tanjung Lesung yaitu nasi sum-sum, Rabeg Banten, dan sate bandeng khas Banten," ungkap Esthy.

Mengenal Tanjung Lesung yang Terletak di ujung barat Pulau Jawa, melintasi Kepulauan Volkanik Krakatau yang agung di Selat Sunda, Resort Tanjung Lesung di Provinsi Banten. Lesung sesuai dengan namanya adalah alat seperti mortir tradisional yang biasa digunakan oleh sekelompok wanita untuk menumbuk padi yang telah ditempatkan di wadah panjang yang dikenal sebagai 'Alu'. 

Penggunaan Lesung untuk mengolah padi biasa terjadi pada budaya pertanian Banten dan juga di banyak tempat lain di seluruh Nusantara. Sementara Tanjung Lesung sendiri diambil dari Tanjung tersebut yang menyerupai bentuk lesung.

Tanjung Lesung juga bisa dijadikan sebagai titik untuk memulai menjelajah pulau vulkanik Krakatau, atau mengunjungi Taman Nasional Ujung Kulon yang merupakan habitat terakhir dari badak Jawa bertanduk satu-satunya yang langka.

Aksesnya? Dari ibu kota Jakarta, jarak ke tanjung Tanjung Lesung sekitar 160 km dan dapat ditempuh dengan mobil sewaan atau bus umum di sekitar 3-4 jam perjalanan. Jalan dalam kondisi relatif baik dengan pemandangan yang indah di beberapa tempat. Dari Jakarta, Anda dapat mengambil Jalan Tol Jakarta-Merak, dan ambil pintu keluar dari Serang Timur. Setelah melewati Serang, jalan akan membawa Anda ke kota Pandeglang, Labuan, dan akhirnya tiba di Tanjung Lesung.

Atau bisa melalui pintu keluar Cilegon, kemudian mengambil jalan sebelah selatan dari pantai utara Banten, melewati Anyer dan Pantai Carita ke arah Labuan. Jika Anda lebih memilih transportasi umum, dari Jakarta Anda dapat mengambil bus ke Stasiun Bus Labuan, kemudian melanjutkan perjalanan Anda dengan ojek ke Tanjung Lesung

Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai infrastruktur jalan adalah critical success factor untuk menghidupkan pariwisata Tanjung Lesung, Banten. Karena itu saat ini sedang dikebut tol darat dari Serang ke Tanjung Lesung. "Begitu tol selesai, Jakarta-Tanjung Lesung tak lebih dari 2,5 jam. Itu baru akan ngebut pertumbuhan pariwisata ke arah Banten. Presiden Jokowi sudah meninjau dan memantau perkembangan tol itu," kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menambahkan, sudah sejarusnya Tanjung Lesung mulai dipromosikan keluar sambil menunggu infrastruktur aksesibilitas yang sebentar lagi selesai. "Aksesibilitas sudah diperbaiki, sekarang saatnya mempersiapkan atraksi-atraksi kelas dunia dan menambah amenitasnya," tukas Menpar Arief Yahya.(*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!