"Sepenggal hati mungkin tak bisa bercerita, tapi sepotong cerita bisa membuat hati bicara" - Andre OPA ********* "Music is everybody’s possession. It’s only publishers who think that people own it.” - John Lennon

Jumat, 07 Juli 2017

Travelista Milenial India Makin Betah Liburan ke Indonesia




JAKARTA - Destinasi-destinasi wisata Indonesia makin mendapat tempat di hati travelista asal India. Hal itu terbukti dari tingkat kunjungan wisatawan India ke Indonesia yang terus meningkat setiap tahun. 

Pada musim panas ini, wisatawan asal India diyakini bakal menyerbu berbagai tempat eksotis di penjuru Indonesia.

Kepala Pemasaran Expedia India Manmeet Ahluwalia mengatakan, sebanyak 36 persen pasangan menghabiskan waktu di tempat yang menawarkan pengalaman budaya. Hal yang sama juga dilakukan 34 persen travelista milenial asal India.

“Warga India kini memilih destinasi yang lebih eksotis seperti Chiyoda, Pulau Honshu di Jepang, Pulau Jeju, Busan dan Suncheon di Korea Selatan, serta Pulau Sumba di Indonesia,” ujar  Ahluwalia sebagaimana dilansir laman India Today beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan, destinasi-destinasi eksotis itu menawarkan pengalaman yang berbeda.

Selain itu, tempat-tempat wisata tersebut juga memungkinkan pasangan muda maupun sejoli yang sudah bekerja tetapi belum memiliki anak (dual income no kids/Dinks) menikmati petualangan serta kebudayaan lokal.

Sementara itu, Country Manager Visit Indonesia Tourism Office (VITO) Mumbai Shelly Chandhok mengatakan, bertumbuhnya minat warga India ke Indonesia disebabkan beberapa hal. Salah satunya regulasi visa.

“Kini, Indonesia adalah destinasi populer bagi pelancong India, terutama dengan regulasi visa yang makin mudah,” ujar Shelly sebagaimana dilansir laman Voyagers World pada 21 Juni lalu.

Dia menambahkan, wisatawan India yang berlibur ke Indonesia terus menunjukkan peningkatan. Pada 2015 lalu, sebanyak 271.252 travelista asal India menghabiskan waktu di Indonesia.

Jumlah turis India yang tamasya ke Indonesia meningkat menjadi 376.802 pada 2016 lalu. Tahun ini, Shelly memprediksi jumlah pelancong asal India yang pelesiran ke Indonesia mencapai 550 ribu.

Berbagai event yang digelar di Indonesia juga membuat travelista asal India makin betah.

Menurut Shelly, wisatawan kini merencanakan liburannya berdasarkan event. Setelah itu, para travelista memperpanjang masa liburannya untuk mengeksplorasi berbagai kota yang indah di Indonesia.

“Mayoritas warga India pelesiran untuk jangka waktu yang pendek maupun panjang di Indonesia selama enam hingga tujuh hari. Mereka ingin merasakan berbagai destinasi dan pengalaman yang berbeda,” imbuh Shelly.

Selain regulasi visa yang makin mudah dan event nan bejibun, wisatawan asal India juga kian dimanjakan saat hendak ke Indonesia.

Sebab, beberapa maskapai sudah membuka rute penerbangan langsung alias direct flight dari Indonesia ke India.

Salah satunya adalah AirAsia X Indonesia yang melakukan direct flight perdana dengan pesawat XT852 dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali menuju Mumbai via Kuala Lumpur.

Pesawat tersebut mendarat dengan sukses di Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji, Mumbai, India pada 19 Mei lalu.

Selain itu, Batik Air juga akan membuka penerbangan langsung ke India. Maskapai milik Lion Air Group itu segera membuka rute ke Chennai, Delhi, dan Mumbai. 

Menpar Arief Yahya melihat potensi travellers India sangat besar. Karena itu dia selalu meminta kepada semua maskapai penerbangan untuk terbang dari dan ke India. "Dalam posisi tidak ada direct flight saja, sudah hampir 300 ribu wisman India ke Indonesia. Itu artinya hampir 1000 orang tiap hari yg datang," jelas Arief Yahya. 

Karena itu jika ada penerbangan langsung, pasti jumlahnya dengan cepat akan bertumbuh. "Karena yang dikehendaki wisman adalah direct flight," ungkapnya.(*)
by Facebook Comment

Create your own banner at mybannermaker.com!